Some Like It Hot
Gejolak paruh baya berkembang menjadi rentetan kesalahpahaman: alur lengkap Some Like It Hot, dari pertemuan Xiao Han dengan wanita berbaju merah di tempat parkir, kebohongannya kepada istri dan teman-temannya, hingga ia terbangun dari mimpi dan pulang
Judul
Some Like It Hot
Tahun / Durasi
2016 · 116 menit
Genre
Komedi
Sutradara
Xiaofei Song, Dong Xu
Penulis
Xiao Li / Miao Yu
Rating
Pemeran
Yang Xiao (sebagai Xiao Han), Ni Yan (sebagai Ma Lilian), Shenyang Xiao (sebagai Liu Lei), Shan Qiao (sebagai Tang Huai), Lun Ai (sebagai Ai Mu), Lele Dai (sebagai Shen Hong), Clara Lee (sebagai Yoyo)
Karya asli
Remake dari film Amerika Serikat tahun 1984 The Woman in Red
Some Like It Hot adalah film komedi asal Tiongkok daratan yang disutradarai bersama oleh Xiaofei Song dan Dong Xu serta ditulis oleh Xiao Li dan Miao Yu. Film ini merupakan remake dari film Amerika Serikat tahun 1984, The Woman in Red. Yang Xiao memerankan Xiao Han, sedangkan Ni Yan, Shenyang Xiao, Shan Qiao, Lun Ai, Lele Dai, dan Clara Lee masing-masing memerankan Ma Lilian, Liu Lei, Tang Huai, Ai Mu, Shen Hong, dan Yoyo. Film ini tayang di Tiongkok daratan pada 30 Desember 2016 dengan durasi 116 menit.
Film ini mendapat nilai 5,7 di IMDb dari sekitar 1.000 suara. Nilainya berada di sekitar enam.
Kematian Sahabat Lama Memicu Krisis Paruh Baya
Xiao Han sudah bertahun-tahun menikah dengan Shen Hong dan mereka memiliki seorang putri. Pekerjaan serta keluarganya stabil, tetapi kesehariannya sudah kehilangan kesegaran. Sahabat lamanya, Wang Kun, tiba-tiba meninggal ketika sedang mengejar hubungan baru. Xiao Han, Liu Lei, Tang Huai, Ai Mu, dan teman-teman lainnya menghadiri pemakaman itu. Untuk pertama kalinya, mereka berhadapan langsung dengan kenyataan bahwa hidup seseorang seusia mereka bisa berakhir mendadak.


Setelah itu, Liu Lei mengajak teman-temannya menonton sebuah pertunjukan. Mereka membicarakan pernikahan, hasrat, dan pentingnya menikmati hidup selagi sempat. Xiao Han tidak langsung mengubah hidupnya, tetapi kematian Wang Kun dan dorongan teman-temannya membuatnya mulai menganggap kehidupan yang datar sebagai sebuah krisis. Ia pun ingin kembali merasakan gejolak masa muda.
Wanita Berbaju Merah di Tempat Parkir
Suatu hari saat berangkat bekerja, Xiao Han melihat Yoyo yang mengenakan gaun merah di tempat parkir bawah tanah kantornya. Aliran udara dari ventilasi mengangkat roknya, sebuah gambaran yang merujuk pada adegan klasik dari film yang menjadi sumber remake ini. Xiao Han tertarik kepadanya. Setelah mengetahui bahwa Yoyo akan terlibat dalam proyek produksi perusahaannya, ia mulai mencari kesempatan untuk mendekatinya.


Xiao Han mencoba menelepon Yoyo untuk mengajaknya bertemu. Namun, karena kekeliruan posisi tempat duduk dan telepon, ia justru menyampaikan ajakan itu kepada atasannya, Ma Lilian. Ma Lilian mengira Xiao Han sedang mengajaknya berkencan, sedangkan Xiao Han mengira orang di ujung telepon yang bersedia bertemu dengannya adalah Yoyo. Kesalahpahaman ini menjadi awal dari berbagai hubungan yang kemudian ikut tertukar.
Satu Ajakan Menimbulkan Banyak Kesalahpahaman
Ketika Xiao Han bersiap pergi untuk memenuhi janji, Shen Hong pulang lebih awal. Ia spontan meminta bantuan teman-temannya untuk menciptakan alasan yang mengharuskannya keluar rumah. Namun, upaya mereka menutupinya justru bertabrakan dengan masalah asmara Liu Lei sendiri. Kecurigaan para istri, kekeliruan mengenali orang di hotel, dan usaha para sahabat untuk saling menutupi membentuk satu rentetan kejadian, sementara Ma Lilian menunggu Xiao Han dengan sia-sia di tempat yang mereka sepakati.

Keesokan harinya, Xiao Han menghadapi kemarahan Ma Lilian di kantor, tetapi masih belum sepenuhnya memahami penyebabnya. Demi mendekati Yoyo, ia terus mendatangi studio yoga dan kelas bahasa Mandarin yang diikuti Yoyo. Di kelas, ia mengerjai pengajar, lalu tertangkap oleh pengajar itu.
Ma Lilian Mengira Perasaan Ai Mu Berasal dari Xiao Han
Ai Mu sudah lama menyukai Ma Lilian, tetapi tidak berani mengungkapkannya secara langsung. Mula-mula ia mengirim satu pot putri malu, tetapi tidak mencantumkan dengan jelas siapa pelamar yang sebenarnya. Akibat kesalahpahaman tentang ajakan sebelumnya, Ma Lilian mengira perhatian itu berasal dari Xiao Han. Ia membalas dengan memberikan tiket bioskop. Setelah datang untuk menemuinya, Xiao Han baru menyadari bahwa orang yang akan dijumpainya bukan Yoyo, sehingga ia hanya bisa melarikan diri lagi.

Setelah kencan di bioskop itu gagal, Ma Lilian membalas Xiao Han di tempat parkir. Baru setelah itu Ai Mu meminta Xiao Han menuliskan surat cinta untuknya. Surat itu tetap tidak menjelaskan siapa pelamar yang sebenarnya, sehingga Ma Lilian pergi ke hotel untuk menemui Xiao Han berdasarkan pemahamannya sendiri. Ai Mu dan teman-teman lain juga ikut terseret ke dalam situasi itu, dan kesalahpahaman tersebut baru perlahan terungkap setelah beberapa orang bertemu di sana.

Xiao Han terus menutupi kebohongannya sambil harus mengurus anting Shen Hong. Anting itu mula-mula hilang saat ia mendekati Yoyo, lalu ia membuangnya begitu saja. Ia kemudian mengambil kembali anting itu dari saluran pembuangan air di tengah hujan. Shen Hong memegang wajahnya di tengah hujan.

Rencana Perjalanan untuk Mengikuti Yoyo
Ketika Yoyo menghubungi Xiao Han atas kemauannya sendiri, jadwal kerjanya terus berubah. Demi menyusulnya, Xiao Han mengarang alasan perjalanan dinas kepada Shen Hong dan terbang ke Thailand, tetapi kemudian mendapat kabar bahwa Yoyo bersiap berangkat ke Paris. Setelah upaya menyusulnya ini gagal, keduanya kembali ke Tiongkok dan membuat janji untuk bertemu lagi.
Xiao Han kemudian bertemu Yoyo di sebuah yacht, dan keduanya berciuman di bawah air. Adegan itu segera beralih ke kipas plafon di rumah; Xiao Han terbangun di ranjang dan mendengar putrinya merengek meminta jus jeruk, seolah-olah ia baru tersentak bangun dari pengejaran sebelumnya. Namun, alur cerita tidak berhenti pada momen ia terbangun itu dan terus mempertemukan Yoyo dengannya. Setelah keduanya menonton pertunjukan sirkus besar, Xiao Han membawa Yoyo ke rumah bibinya dan tanpa diduga mendapati pesta ulang tahun yang disiapkan Shen Hong, putri mereka, serta keluarga dan teman-temannya untuk dirinya. Tang Huai buru-buru memperkenalkan Yoyo sebagai pacarnya sendiri. Teman-teman lain pun datang membantu, sehingga untuk sementara mereka mencegah kedua pihak membongkar keadaan sebenarnya saat itu juga.


Fantasi di Hotel Berlanjut hingga ke Luar Jendela
Teman-temannya berhasil membawa Xiao Han keluar dari pesta, dan ia tiba di kamar hotel tempat Yoyo berada. Yoyo mendekatinya lebih dulu, tetapi pasangannya tiba-tiba kembali. Dalam kepanikan, Xiao Han yang mengenakan jubah mandi bersembunyi di luar jendela lantai atas.

Xiao Han bersembunyi di luar jendela dan akhirnya melompat dari ketinggian. Adegan ini juga tersambung kembali dengan adegan di luar jendela pada awal film.
Ending
Setelah bahaya di luar jendela itu, gambar untuk kedua kalinya beralih ke kamar tidur yang sama: kipas plafon yang sama masih berputar, dan putrinya kembali merengek meminta jus jeruk. Saat pertama kali terbangun setelah ciuman di yacht, mimpi ini belum berakhir. Baru setelah pertunjukan sirkus besar, pesta ulang tahun, hotel, dan krisis di ambang jendela, ia kembali terbangun di ranjang. Shen Hong masih berbaring di sisinya.

Xiao Han kembali ke tempat parkir bawah tanah tempat ia pertama kali melihat Yoyo dan tidak lagi mengejar sosok berbaju merah itu. Ia menelepon Shen Hong dan memutuskan untuk tidak masuk kerja hari itu agar bisa mengajak istri dan putrinya menonton sirkus. Shen Hong kemudian mengeluarkan tiket bioskop, yang mengingatkan pada tiket dalam rentetan kesalahpahaman sebelumnya. Film ini tidak menjelaskan lebih lanjut mengapa tiket-tiket itu sampai ke tangannya.

Adegan singkat di akhir film menunjukkan kelanjutan hidup teman-temannya: Ai Mu dan Ma Lilian menjadi pasangan, sedangkan Liu Lei, Tang Huai, dan yang lain juga mendapat adegan masing-masing. Dalam penerbangan menuju Bangkok, Xiao Han kembali bermimpi tentang godaan, tetapi pesawat dialihkan untuk mendarat di Kunming.