The Menu
Jamuan makan malam di restoran mewah berubah menjadi menu kematian yang telah dirancang sebelumnya: Uraian lengkap tentang Margot yang menyadari para tamu dan staf terjebak di pulau, lalu memperjuangkan kesempatan untuk lolos dengan memesan cheeseburger
Judul
The Menu
Tahun / Durasi
2022 · 107 menit
Genre
Komedi / Thriller / Horor
Sutradara
Mark Mylod
Penulis
Seth Reiss / Will Tracy
Rating
Pemeran
Ralph Fiennes (sebagai Julian Slowik), Anya Taylor-Joy (sebagai Margot / Erin), Nicholas Hoult (sebagai Tyler), Hong Chau (sebagai Elsa), Janet McTeer (sebagai Lillian), John Leguizamo (sebagai George)
The Menu adalah film thriller komedi hitam Amerika Serikat yang disutradarai Mark Mylod dan ditulis Seth Reiss bersama Will Tracy. Ralph Fiennes memerankan koki ternama Julian Slowik, sedangkan Anya Taylor-Joy memerankan Margot, tamu pengganti yang diajak menghadiri jamuan. Nicholas Hoult, Hong Chau, Janet McTeer, dan John Leguizamo turut berperan sebagai tamu semeja dan staf restoran. Film ini tayang perdana di Festival Film Internasional Toronto pada 10 September 2022, lalu dirilis di Amerika Serikat pada 18 November pada tahun yang sama, dengan durasi 107 menit.
Per 26 September 2026, film ini mendapat rating 7,1 di IMDb berdasarkan 516.298 penilaian. Di Rotten Tomatoes, tingkat kesegaran dari kritikus profesional mencapai 88% berdasarkan 338 ulasan, sedangkan skor penonton terverifikasi mencapai 76%. Proporsi tanggapan positif dari kritikus profesional maupun penonton terverifikasi sama-sama melampaui tiga perempat, sehingga respons keseluruhannya cenderung positif.
Pengganti Dadakan Tiba di Pulau Pribadi
Penggemar kuliner Tyler membawa Margot naik kapal menuju sebuah pulau pribadi untuk menghadiri satu-satunya jamuan menu degustasi malam itu di restoran mewah bernama Hawthorn, yang berarti tanaman hawthorn. Tyler sangat mengagumi Chef Slowik dan cara memasaknya, tetapi Margot tidak menunjukkan kekaguman yang sama. Setelah tiba di pulau, mereka bergabung dengan para tamu lain, termasuk kritikus makanan Lillian dan editornya, Ted; pelanggan tetap yang kaya, Richard dan Anne; aktor yang kariernya meredup, George, bersama asistennya, Felicity; serta Soren, Dave, dan Bryce, yang bekerja untuk investor restoran, Doug Verrick. Ibu Slowik yang kecanduan alkohol juga duduk sendirian di dalam restoran.

Kepala pelayan Elsa mengajak para tamu melihat kebun, rumah pengasapan, dan asrama staf di pulau itu. Ia menjelaskan bahwa restoran menggunakan bahan yang dipanen atau diternakkan di pulau, sementara para staf tinggal bersama di sebuah rumah tanpa ruang pribadi. Saat memeriksa daftar tamu, Elsa mengetahui bahwa Margot bukan pendamping yang semula didaftarkan Tyler. Pergantian mendadak itu menghadirkan seseorang yang tidak termasuk dalam rencana jamuan yang telah disusun dengan sangat cermat.

Rangkaian Hidangan Perlahan Menjadi Pertunjukan yang Menyasar Para Tamu
Setelah para tamu duduk, Slowik bertepuk tangan untuk meminta semua orang diam, lalu memperkenalkan setiap hidangan sendiri. Hidangan pembuka menonjolkan pulau dan laut, kemudian mereka disuguhi “piring roti tanpa roti” yang hanya berisi saus pelengkap tanpa roti. Margot menolak makan seperti yang diminta, dan Slowik menyadari bahwa ia berada di luar lingkaran para tamu lain. Sementara itu, Tyler terus memotret, mengenali bahan-bahan, dan memperlakukan setiap pengaturan sang koki sebagai ritual yang wajib dipatuhi.


Hidangan ketiga disajikan dengan tortilla bercetak gambar yang, di setiap meja, membongkar hal-hal yang tidak ingin diungkapkan para tamu. Perselingkuhan Richard, kegagalan karier George, dan catatan penggelapan dana oleh ketiga pebisnis itu terpampang di atas meja. Para tamu mulai menyadari bahwa restoran memiliki informasi pribadi mereka, tetapi sebagian besar masih menganggap kejanggalan itu sebagai bagian dari pertunjukan jamuan.
Hidangan Keempat Mengungkap Rencana Kematian
Sebelum hidangan keempat dimulai, Slowik meminta sous-chef Jeremy berdiri di hadapan semua orang dan menjelaskan tekanan pekerjaan yang telah lama ia tanggung serta ambisi yang gagal diwujudkannya. Slowik mendekati Jeremy di depan mata semua orang, lalu Jeremy menembak dirinya sendiri. Setelah jenazahnya diseret pergi, staf tetap menyajikan makanan. Para tamu akhirnya menyadari bahwa kematian di depan mereka bukanlah efek teatrikal.

Richard mencoba meninggalkan restoran, tetapi para staf menahannya dan memotong salah satu jarinya. Slowik memanggil Margot ke dapur dan memintanya memilih apakah ia termasuk pihak yang melayani atau konsumen. Ia menegaskan bahwa apa pun pilihannya, Margot tidak akan keluar hidup-hidup malam itu. Setelah itu, ia mengumumkan rencana kematian kepada seluruh tamu, menuduh ulasan Lillian menghancurkan mata pencaharian para koki lain, Ted selalu menyetujui pendapatnya, serta Richard dan Anne tidak mampu mengingat hidangan yang pernah mereka makan meski telah berkunjung berkali-kali.
Ketika ketiga pebisnis menggunakan kedudukan investor Verrick untuk menekannya, Slowik memperlihatkan Verrick yang tergantung di atas laut. Ia menuduh Verrick mencampuri menu, lalu memerintahkan staf menurunkannya ke laut hingga tewas tenggelam. Restoran tetap berada di bawah kendali ketat para staf. Kapal pun telah pergi, sehingga para tamu tidak dapat kembali ke daratan sendiri.
Slowik kembali berbicara empat mata dengan Margot dan menempatkannya di pihak staf karena sama-sama bekerja melayani orang lain. Margot menjelaskan bahwa Richard pernah membayarnya untuk berpura-pura menjadi putrinya. Hal ini semakin meyakinkan sang koki bahwa Margot bukan konsumen seperti para tamu lainnya. Namun, ditempatkan di pihak staf tidak berarti ia akan terhindar dari kematian.
Kesempatan Melarikan Diri Tetap Menjadi Bagian dari Menu
Saat hidangan berikutnya dimulai, seorang staf perempuan bernama Katherine menikam Slowik di depan semua orang dan menjelaskan bahwa ia pernah mengalami pelecehan seksual darinya. Slowik menerima tusukan itu, lalu menyuruh para tamu perempuan mengikuti Katherine untuk makan di tempat lain, sementara para tamu pria diberi waktu singkat untuk melarikan diri. Para pria berlari ke hutan dalam kegelapan malam. Staf kemudian berpencar mengejar dan membawa mereka semua kembali ke restoran. Ted, yang tertangkap paling akhir, hanya mendapat seporsi kecil makanan tambahan karena mampu bertahan paling lama.


Para tamu perempuan berusaha membujuk Katherine untuk meninggalkan sang koki dan mencari pekerjaan lain, tetapi ia tidak berniat mundur. Ia menjelaskan bahwa dirinya sendirilah yang mengusulkan akhir berupa kematian semua orang bersama-sama. Para staf bukan orang-orang yang menunggu diselamatkan, melainkan telah menerima rencana untuk menuntaskan menu bersama sang koki.
Identitas Margot dan Pengkhianatan Tyler
Nama asli Margot adalah Erin, dan ia mencari nafkah sebagai pendamping berbayar. Ia bukan pasangan tetap Tyler, melainkan seseorang yang disewa pada saat terakhir untuk menemaninya menghadiri jamuan.
Slowik kemudian mengungkapkan bahwa Tyler sudah mengetahui sejak awal bahwa jamuan malam itu akan berakhir dengan kematian semua orang. Setelah pasangan semulanya membatalkan keikutsertaan, Tyler menyewa Margot pada saat terakhir agar tidak kehilangan kesempatan bersantap itu, meskipun berarti membawa seseorang yang sama sekali tidak tahu apa-apa ke pulau. Slowik menyuruh Tyler mengenakan seragam koki dan memasak di depan semua orang. Tyler mengolah bahan dengan panik, lalu hasil masakannya ditolak. Setelah Slowik mendekat dan membisikkan sesuatu kepadanya, Tyler meninggalkan restoran seorang diri.

Rumah Pengasapan, Kediaman Pribadi, dan Penyelamatan Palsu
Setelah meninggalkan restoran, Tyler tewas gantung diri. Slowik menyuruh Margot pergi ke rumah pengasapan untuk mengambil tong minuman keras yang dibutuhkan bagi hidangan penutup. Margot memanfaatkan kesempatan itu untuk masuk ke kediaman pribadi Slowik dan mencari jalan keluar. Elsa mengira Margot hendak menggantikan posisinya di sisi sang koki dan menyerangnya di dalam rumah. Keduanya berkelahi, dan dalam upaya membela diri, Margot menikam Elsa hingga tewas. Di ruangan itu, ia melihat foto Slowik ketika masih muda sedang membuat hamburger di sebuah restoran cepat saji dan menerima penghargaan karyawan terbaik bulan itu.

Selama Margot berada di luar, Slowik memberi tahu George bahwa salah satu film buruk yang dibintanginya telah merusak hari libur yang jarang bisa dinikmati Slowik. Itulah alasan George dipilih untuk menghadiri jamuan tersebut.
Margot menemukan radio untuk meminta pertolongan, lalu membawa tong minuman keras itu kembali ke restoran. Sebuah perahu kecil mendekati pulau, dan seorang pria yang mengaku sebagai petugas Penjaga Pantai memasuki restoran. Para tamu mengira mereka telah diselamatkan dan mencoba memberi isyarat tentang bahaya kepadanya. Namun, pria itu segera melepaskan penyamarannya dan menunjukkan bahwa ia adalah staf restoran. Penyelamatan tersebut juga merupakan bagian yang diatur Slowik, sedangkan tong minuman keras dibiarkan di dalam restoran untuk digunakan pada hidangan terakhir.

Ending
Dari foto lama itu, Margot menyimpulkan bahwa Slowik pernah merasakan kepuasan saat membuat makanan biasa. Setelah kembali ke meja, ia mengatakan bahwa dirinya masih lapar dan meminta Slowik membuatkan cheeseburger dan kentang goreng layaknya seorang koki restoran cepat saji. Slowik memasak patty, melelehkan keju, lalu merakit hamburger itu sendiri. Setelah menggigitnya, Margot meminta sisa makanannya dibungkus untuk dibawa pulang. Slowik menerima permintaan tersebut, menyerahkan kotak makanan kepadanya, dan mengizinkannya meninggalkan restoran seorang diri.

Margot menaiki perahu kecil itu dan berlayar menjauhi tepi pulau. Di dalam restoran, para staf menebarkan remah biskuit dan saus di lantai, memakaikan syal marshmallow serta topi cokelat kepada para tamu, lalu menata seluruh restoran menjadi hidangan penutup s’more manusia. Slowik membakar restoran dan meledakkan tong minuman keras, sehingga dirinya, para staf, dan semua tamu yang tertinggal tewas dilalap api. Dari laut, Margot memandangi bangunan yang terbakar di pulau, membuka kotak makanan untuk kembali menyantap hamburgernya, lalu menggunakan menu untuk menyeka mulut.
