← Kembali ke beranda

Things Heard & Seen

Sebuah rumah pertanian tua mencerminkan kebohongan dan kekerasan dalam sebuah pernikahan: Catherine menyadari bahwa arwah di rumah itu bukan ancaman yang sebenarnya, justru suaminya, George, yang menjadi bahaya yang terus mendekat.

Judul

Things Heard & Seen

Tahun / Durasi

2021 · 121 menit

Genre

Drama / Thriller / Horor

Sutradara

Shari Springer Berman, Robert Pulcini

Penulis

Shari Springer Berman, Robert Pulcini

Rating

Pemeran

Amanda Seyfried (sebagai Catherine Claire), James Norton (sebagai George Claire), Rhea Seehorn (sebagai Justine Sokolov), Natalia Dyer (sebagai Willis), F. Murray Abraham (sebagai Floyd DeBeers)

Karya asli

diadaptasi dari novel All Things Cease to Appear karya Elizabeth Brundage

Things Heard & Seen
Mobil dan trailer pindahan terparkir di depan rumah pedesaan Eddie berdiri di luar rumah sambil berbicara dengan George Seorang gadis duduk di tempat tidur dalam kamar yang remang-remang Catherine duduk di dekat perapian dengan wajah gelisah Floyd dan Catherine berdiri di dalam ruangan sambil menatap ke luar bingkai gambar Catherine dan Floyd duduk di meja yang diterangi cahaya lilin
Peringatan spoiler: Bagian berikut menceritakan alur lengkap, titik balik penting, dan endingnya. Kamu bisa langsung lompat ke bab yang ingin kamu ingat.

Things Heard & Seen adalah film Amerika Serikat tahun 2021 yang ditulis dan disutradarai bersama oleh Shari Springer Berman dan Robert Pulcini, diadaptasi dari novel All Things Cease to Appear karya Elizabeth Brundage. Amanda Seyfried berperan sebagai Catherine, seorang ahli restorasi seni, sementara James Norton berperan sebagai George, suaminya. Film ini berdurasi 121 menit dan saat ini mendapat skor 5,3 di IMDb; dari 88 ulasan yang dikumpulkan Rotten Tomatoes, 39% di antaranya positif, dengan skor Popcornmeter penonton sebesar 23%, sehingga responsnya secara keseluruhan cenderung rendah.

Pindah ke rumah pertanian tua di Lembah Hudson

Pada tahun 1980, Catherine dan George tinggal di Manhattan bersama putri kecil mereka, Franny. George mendapatkan posisi mengajar sejarah seni di sebuah universitas, sehingga Catherine menghentikan sementara pekerjaannya sebagai ahli restorasi seni, dan keluarga itu pindah ke sebuah rumah pertanian tua yang terpencil di bagian utara New York. Lingkungan baru yang asing dan kesibukan George dengan pekerjaan barunya membuat Catherine semakin terisolasi, sementara gangguan makan yang sudah lama dideritanya pun terus berlanjut.

Mobil dan trailer pindahan terparkir di depan rumah pedesaan

Catherine meminta bantuan Eddie, remaja setempat, dan adiknya Cole untuk memperbaiki rumah serta menjaga anaknya, tanpa menyadari bahwa kedua bersaudara itu punya hubungan langsung dengan masa lalu rumah tersebut. Sementara itu, George dengan cepat menjalin hubungan gelap dengan Willis, sepupu Eddie.

Eddie berdiri di luar rumah sambil berbicara dengan George

Sosok perempuan di dalam rumah

Keanehan mulai muncul segera setelah keluarga itu menempati rumah. Catherine menemukan sebuah Alkitab tua yang mencatat para penghuni rumah dari masa ke masa; nama beberapa perempuan di dalamnya telah dicoret dan ditandai sebagai terkutuk. Ia juga menemukan sebuah cincin tua setelah mengikuti cahaya aneh, lalu mengenakannya. Franny mulai melihat sosok perempuan di kamarnya dan menjadi takut untuk tidur sendirian.

Seorang gadis duduk di tempat tidur dalam kamar yang remang-remang

Catherine duduk di dekat perapian dengan wajah gelisah

Floyd, ketua jurusan tempat George mengajar, percaya bahwa arwah bisa tetap berada di dunia ini. Setelah datang ke rumah pertanian itu, ia merasakan kehadiran sebuah arwah, tetapi meyakini arwah itu tidak berniat jahat. Catherine pun perlahan menyadari bahwa sosok perempuan yang muncul di rumah itu lebih terasa seperti peringatan dan perlindungan baginya, bukan ancaman.

Masa lalu rumah dan sesi pemanggilan arwah

Saat George dan Catherine mengadakan pesta di rumah, Catherine akhirnya mengetahui bahwa pemilik rumah sebelumnya adalah orang tua Eddie dan Cole. Ayah kedua bersaudara itu membunuh ibu mereka, Ella, lalu bunuh diri, dan cincin yang dikenakan Catherine dulunya milik Ella. George sudah tahu kisah ini sebelum membeli rumah, tetapi tidak pernah memberitahu istrinya. Ketika mereka bertengkar karenanya, radio menyala sendiri, dan George baru berhenti setelah menghancurkan alat itu.

Catherine kemudian meminta George membawa Franny ke rumah kakek-neneknya, sementara ia sendiri mengadakan sesi pemanggilan arwah bersama Floyd di rumah pertanian itu. Setelah arwah Ella muncul, Floyd memastikan bahwa masih ada satu arwah laki-laki lain yang berbahaya di dalam rumah, dan memperingatkan Catherine untuk tetap waspada.

Floyd dan Catherine berdiri di dalam ruangan sambil menatap ke luar bingkai gambar

Catherine dan Floyd duduk di meja yang diterangi cahaya lilin

Kebohongan George terbongkar satu per satu

Justine Sokolov, rekan kerja George sekaligus teman yang dikenal Catherine di kota itu, mengetahui hubungan gelap George dengan Willis. Ia juga mendengar, dalam sebuah acara di luar kampus, pembimbing disertasi doktoral George mempertanyakan bagaimana George bisa mendapatkan posisi mengajar tanpa surat rekomendasi. Floyd kemudian mendesak George, dan George mengaku telah memalsukan surat rekomendasinya.

Willis berdiri di ambang pintu

Justine berdiri di kantor yang dipenuhi buku

Catherine juga mengetahui dari keluarga George bahwa lukisan yang selama ini diakui George sebagai karyanya sendiri sebenarnya dibuat oleh sepupunya yang kemudian tewas tenggelam. Setelah sejarah rumah, perselingkuhan, riwayat kerja, dan lukisan itu terbongkar satu per satu, Catherine tak lagi memercayai suaminya, dan ia pun menjalin hubungan dengan Eddie.

George menyingkirkan orang-orang yang tahu

Floyd memutuskan untuk melaporkan kecurangan akademik George. George mengajaknya berlayar dengan perahu, lalu kembali sendirian ke kampus dalam keadaan basah kuyup, sementara Floyd dinyatakan hilang dan kemudian ditemukan tewas. Justine menghadapi George secara langsung soal hubungannya dengan Willis lalu pergi mengendarai mobilnya; George mengejarnya dengan mobil dan memaksanya keluar jalan, membuat Justine terluka parah dan koma.

George dengan pakaian basah kuyup dan mengenakan jas berdiri di luar gedung pada malam hari

Setelah kematian Floyd, saat George sedang mengajar, layar proyektor tiba-tiba menampilkan lukisan dari buku yang menggambarkan kapal, adegan kematian, dan salib. George tidak bisa mematikannya dan akhirnya meninggalkan kelas dengan marah. Setelah mengetahui kematian Floyd dan kecelakaan yang menimpa Justine, Catherine mulai mengemasi barang-barangnya dan memutuskan untuk pergi bersama Franny.

Ending

George lebih dulu membius Catherine. Setelah obatnya bereaksi, ia membunuh Catherine dengan kapak saat Catherine masih berbaring di tempat tidur. Keesokan harinya, Cole datang untuk menjaga Franny dan hanya menemukan catatan dari George yang mengatakan Catherine sedang tidak enak badan dan tidak boleh diganggu. George pergi ke kampus untuk mengambil alih ruang kerja dan jabatan yang ditinggalkan Floyd, lalu pulang dan berpura-pura baru menemukan jasad istrinya. Polisi mencurigainya, tetapi untuk sementara tidak menemukan bukti yang cukup untuk menangkapnya; George kemudian mengirim Franny ke rumah orang tuanya sendiri.

Catherine menutup mulutnya dengan kedua tangan di ruangan yang remang-remang

Setelah kematiannya, arwah Catherine bersama arwah Ella membangunkan Justine dari koma dan memperlihatkan kepadanya apa yang telah dilakukan George. Setelah siuman, Justine memberi kesaksian yang sebenarnya kepada polisi. Mengetahui polisi akan segera mengusutnya, George naik ke kapal peninggalan sepupunya yang telah meninggal dan melarikan diri.

Badai menyelimuti permukaan air, dan kapal George berlayar menuju langit merah yang seperti terbakar, hingga akhirnya menghilang dalam kobaran cahaya. Adegan ini menyerupai lukisan karya Thomas Cole yang sebelumnya dijelaskan oleh Floyd, sementara salib yang muncul di akhir film tampak terbalik.