← Kembali ke beranda

The Tortured

Orang tua yang kehilangan anak membajak mobil tahanan untuk menghukum sendiri sang pembunuh, tanpa pernah tahu bahwa korban siksaan mereka adalah narapidana lain: penjelasan lengkap alur cerita The Tortured, mulai dari kasus penculikan, kesepakatan pembelaan, rencana pembajakan tahanan, hingga salah identitas

Judul

The Tortured

Tahun / Durasi

2010 · 79 menit

Genre

Thriller / Horor

Sutradara

Robert Lieberman

Penulis

Marek Posival

Rating

Pemeran

Erika Christensen (sebagai Elise Landry), Jesse Metcalfe (sebagai Craig Landry), Bill Moseley (sebagai John Kozlowski), Bill Lippincott (sebagai Patrick Galligan), Fulvio Cecere (sebagai Detektif Berger)

The Tortured
Seorang laki-laki dan seorang perempuan berpelukan sambil berciuman Seorang laki-laki menggendong seorang anak laki-laki melintasi halaman belakang Seorang laki-laki dan seorang perempuan menunduk menatap anak laki-laki yang terbaring di atas meja, dengan seorang laki-laki berdiri di sampingnya Seorang laki-laki berseragam tahanan oranye menunduk sambil berdiri di antara dua petugas polisi Seorang perempuan berdiri di depan sebuah rumah sambil menatap laki-laki yang menundukkan kepala Seorang perempuan menuangkan cairan dari botol ke dalam gelas kertas, dengan seorang laki-laki berdiri di sampingnya
Peringatan spoiler: Bagian berikut menceritakan alur lengkap, titik balik penting, dan endingnya. Kamu bisa langsung lompat ke bab yang ingin kamu ingat.

The Tortured adalah film thriller horor produksi bersama Amerika Serikat dan Kanada yang disutradarai oleh Robert Lieberman dan ditulis oleh Marek Posival, dibintangi oleh Erika Christensen, Jesse Metcalfe, Bill Moseley, dan Bill Lippincott. Film ini tayang perdana pada 28 Agustus 2010 di festival Film4 FrightFest di Inggris, dengan durasi 79 menit.

Per 11 September 2026, film ini memperoleh skor IMDb 5,4 dari 8.712 pengguna; dari 17 ulasan kritikus yang dikumpulkan Rotten Tomatoes, hanya 6% yang memberikan penilaian positif, sementara skor penonton berada di 34%. Baik penilaian kritikus maupun angka dari penonton sama-sama rendah, sehingga tanggapan terhadap film ini secara keseluruhan cenderung negatif.

Penculikan di Halaman Depan

Craig Landry adalah seorang dokter, sementara istrinya, Elise, bekerja di bidang properti. Mereka tinggal di kawasan pinggiran kota bersama Benjamin, putra mereka yang berusia enam tahun. Sebelum penculikan itu terjadi, keseharian keluarga ini berjalan tenang dan penuh kehangatan.

Seorang laki-laki dan seorang perempuan berpelukan sambil berciuman

Suatu hari, Craig yang sedang berada di dalam rumah mendengar suara mencurigakan. Dia berlari ke halaman depan dan melihat seorang laki-laki membawa pergi Benjamin dalam gendongannya. Craig mengejar mobil orang itu sambil berlari, tetapi tidak berhasil mencegah penculikan tersebut. Polisi kemudian memastikan bahwa pembunuh berantai John Kozlowski-lah yang menculik, menyiksa, dan membunuh anak itu.

Seorang laki-laki menggendong seorang anak laki-laki melintasi halaman belakang

Craig merasa sangat bersalah karena saat itu tidak mampu mengejar mobil tersebut, dan Elise pun menyalahkannya karena tidak menjaga anak mereka dengan baik. Duka serta saling menyalahkan perlahan-lahan merusak hubungan keduanya.

Autopsi, Kesepakatan Pembelaan, dan Vonis

Pasangan Landry dipanggil untuk mengidentifikasi jenazah Benjamin. Kematian anak itu menjadi titik awal dari semua keputusan yang mereka ambil setelahnya, dan mereka menaruh harapan pada persidangan Kozlowski.

Seorang laki-laki dan seorang perempuan menunduk menatap anak laki-laki yang terbaring di atas meja, dengan seorang laki-laki berdiri di sampingnya

Demi mendapatkan keterangan Kozlowski tentang kasus pembunuhan lain, pihak jaksa mencapai kesepakatan pembelaan dengan pihak pembela. Pengadilan akhirnya menjatuhkan hukuman dua puluh lima tahun sampai seumur hidup kepadanya, bukan hukuman mati seperti yang diharapkan pasangan Landry.

Seorang laki-laki berseragam tahanan oranye menunduk sambil berdiri di antara dua petugas polisi

Hasil itu membuat pasangan tersebut semakin murka. Elise meminta Craig mencarikan sepucuk senjata api untuknya, dan setelah Craig menolak, dia pindah dari rumah mereka. Craig yang ditinggal sendirian sempat terpikir untuk bunuh diri, tetapi setelah itu dia mencari Elise dan mengusulkan bahwa Kozlowski tidak boleh dibiarkan mati begitu cepat.

Rencana Balas Dendam setelah Keretakan

Craig dan Elise memutuskan untuk membajak Kozlowski di tengah perjalanan pemindahannya ke penjara, lalu membuatnya menanggung penderitaan yang panjang. Keduanya kembali bersatu, bukan lagi untuk memperbaiki rumah tangga mereka, melainkan untuk bersama-sama menjalankan hukuman main hakim sendiri.

Seorang perempuan berdiri di depan sebuah rumah sambil menatap laki-laki yang menundukkan kepala

Craig memanfaatkan posisinya sebagai pekerja rumah sakit untuk mengambil obat-obatan dan perlengkapan medis dari sebuah ambulans yang terparkir di luar rumah sakit. Mereka mencari tahu rute pemindahan tahanan itu, lalu mendekati meja kasir ketika para petugas pengawal berhenti untuk membeli kopi, dan memasukkan obat yang memicu reaksi hebat pada saluran pencernaan ke dalam minuman tersebut.

Seorang perempuan menuangkan cairan dari botol ke dalam gelas kertas, dengan seorang laki-laki berdiri di sampingnya

Tidak lama setelah kedua petugas pengawal itu melanjutkan perjalanan, mereka terpaksa berhenti. Craig memanfaatkan saat keduanya meninggalkan kendaraan untuk masuk ke mobil tahanan yang mesinnya masih menyala dan membawanya pergi, sementara Elise mengikuti di belakang dengan mobilnya.

Pembajakan Mobil Tahanan dan Kecelakaan di Jembatan

Di dalam mobil tahanan itu tidak hanya ada satu penumpang berseragam tahanan, tetapi Craig dan Elise memusatkan seluruh perhatian mereka pada orang yang mereka yakini sebagai Kozlowski. Setelah kendaraan itu keluar dari rute normalnya, polisi pun dengan cepat mulai melacak tahanan yang hilang.

Seorang laki-laki berseragam tahanan oranye berdiri di balik pagar kawat

Di tengah jalan, seekor rusa tiba-tiba muncul. Craig membanting setir untuk menghindarinya, sehingga mobil tahanan itu keluar dari jalan dan terguling ke lereng jembatan. Dia merangkak keluar dari kendaraan yang rusak parah itu dan menemukan seorang laki-laki berlumuran darah di wajahnya, yang juga mengenakan seragam tahanan oranye, di dekat situ. Setelah Elise tiba, keduanya tidak memeriksa identitas orang itu dan langsung menyimpulkan bahwa korban luka tersebut adalah Kozlowski.

Detektif Berger kemudian menelepon Elise dan mengabarkan bahwa Kozlowski membajak mobil tahanan lalu melarikan diri. Elise berpura-pura baru mengetahui kabar itu, sehingga sang detektif tidak menyadari keterlibatan pasangan tersebut.

Seorang laki-laki berkepala botak menempelkan gagang telepon ke telinganya

Penyiksaan di Ruang Bawah Tanah Kabin Kayu

Elise membawa korban luka itu ke sebuah kabin kayu terpencil. Pasangan itu mengunci tubuhnya di atas meja panjang di ruang bawah tanah dan menyumbat mulutnya, tanpa memberinya kesempatan untuk menjelaskan diri. Mereka memberitahukan siapa diri mereka dan menudingnya sebagai pembunuh Benjamin.

Seorang laki-laki dan seorang perempuan berdiri di samping orang yang terbaring di meja panjang dalam ruang bawah tanah yang remang-remang

Craig mengandalkan pengetahuan medisnya untuk mengendalikan kondisi fisik korban. Keduanya bergantian menyiksanya dengan cara membakar, menyayat, dan menjepit tubuhnya; ketika salah satu dari mereka sempat ragu sejenak, yang lain akan mendorong agar rencana itu terus berjalan. Craig bahkan menggantungkan kunci borgol di atas korban, pada jarak yang nyaris bisa dijangkaunya.

Seorang laki-laki berseragam tahanan oranye terikat di meja panjang di ruang bawah tanah

Beberapa hari kemudian, korban mengaku sama sekali tidak bisa mengingat apa pun yang terjadi sebelum kecelakaan, dan juga tidak percaya bahwa dirinya bisa menjadi pembunuh seorang anak. Craig menganggap hilangnya ingatan itu mungkin saja nyata, sementara Elise yakin orang tersebut hanya berbohong. Mereka menjepit salah satu kaki korban dengan ragum untuk memaksanya menyebutkan nama anak itu. Akhirnya korban menyebut “Benjamin”, sehingga pasangan itu tetap percaya bahwa mereka sudah menangkap orang yang benar.

Ending

Craig dan Elise berencana memperberat penyiksaan keesokan harinya, sehingga untuk sementara mereka meninggalkan korban sendirian di ruang bawah tanah. Sambil menahan rasa sakit, korban berhasil meraih kunci yang digantungkan Craig dan melepaskan borgolnya. Ketika naik ke lantai atas, dia bentrok dengan pasangan itu, mendorong Craig hingga jatuh dari tangga, lalu kabur ke dalam lumbung di samping kabin.

Seorang laki-laki dan seorang perempuan berdiri di bawah lampu, di samping orang yang terbaring di meja panjang

Pada saat yang sama, perburuan polisi juga sudah mendekati kawasan tempat kabin itu berada. Film kemudian mengungkap kebenarannya lewat potongan adegan setelah kecelakaan: mobil tahanan itu ternyata mengangkut dua narapidana. Kozlowski yang sebenarnya hanya mengalami luka ringan setelah mobil terguling; setelah meninggalkan bangkai kendaraan, dia sempat melewati kabin tersebut dan melihat dari balik jendela bagaimana pasangan itu menyiksa narapidana yang lain. Pada akhirnya polisi berhasil menangkap kembali Kozlowski.

Seorang laki-laki bertumpu pada bebatuan sambil memanjat naik dari samping kendaraan yang terguling

Orang yang dibawa pergi oleh pasangan Landry sebenarnya adalah Patrick Galligan. Dia dijatuhi hukuman delapan belas bulan karena menggelapkan pajak, dan luka akibat kecelakaan itu membuatnya kehilangan seluruh ingatan sebelumnya. Tubuhnya yang bersimbah darah membuat pasangan itu tidak menyadari bahwa dia bukan Kozlowski; mereka berulang kali menudingnya membunuh Benjamin, lalu terus menyiksanya setelah dia kehilangan ingatan, sampai akhirnya dia percaya bahwa dirinya mungkin memang orang jahat seperti yang mereka katakan.

Galligan menulis sepucuk surat perpisahan di dalam lumbung. Dia menyatakan bahwa dirinya memang pantas dihukum, tetapi tidak sanggup lagi menanggung siksaan itu, lalu menggantung diri tepat sebelum pasangan itu menemukannya. Setelah membaca surat tersebut, Craig dan Elise mengira balas dendam mereka sudah tuntas dan pergi meninggalkan kabin dengan mobil. Di tengah jalan, mereka berpapasan dengan mobil polisi yang membawa Kozlowski yang sebenarnya, tanpa menyadari bahwa mereka telah menyiksa dan mendorong orang lain hingga mati. Film berakhir saat pasangan itu masih belum mengetahui kebenarannya.