The Good Neighbor
Sebuah tabrak lari mengubah tetangga baru menjadi sekutu yang berbahaya: Ulasan lengkap The Good Neighbor, dari bagaimana jurnalis David diseret Robert ke dalam penyembunyian, pembunuhan, dan penjebakan, hingga ending setelah Vanessa mengungkap kebenaran
Judul
The Good Neighbor
Tahun / Durasi
2022 · 106 menit
Genre
Misteri / Thriller / Kriminal
Sutradara
Stephan Rick
Penulis
Stephan Rick, Ross Partridge
Rating
Pemeran
Luke Kleintank (sebagai David Stevens), Jonathan Rhys Meyers (sebagai Robert Graetz), Eloise Smyth (sebagai Vanessa Rafael), Bruce Davison (sebagai Grant), Ieva Florence (sebagai Janine)
Karya asli
Diadaptasi dari film Jerman Unter Nachbarn (2011) beserta naskah aslinya karya Silja Clemens dan Stephan Rick
The Good Neighbor adalah film thriller kriminal produksi bersama Amerika Serikat dan Latvia yang disutradarai Stephan Rick serta ditulis olehnya bersama Ross Partridge, diadaptasi dari film Jerman Unter Nachbarn (2011) yang juga digarap Rick. Film ini dibintangi Luke Kleintank, Jonathan Rhys Meyers, Eloise Smyth, dan Bruce Davison, tayang terbatas di Amerika Utara sekaligus hadir di layanan video on demand pada 17 Juni 2022, dengan durasi sekitar 106 menit.
Hingga 20 Agustus 2026, The Good Neighbor mendapat nilai 6,0 di IMDb dari sekitar 17.000 suara. Dari 12 ulasan yang dihimpun Rotten Tomatoes, tingkat kesegarannya 25%, sementara skor popcorn penontonnya 67%. Tanggapan publik mengapresiasi suasana kota Riga, penampilan para pemain, dan ketegangan yang meningkat setahap demi setahap, tetapi umumnya mempertanyakan pilihan-pilihan yang diambil para tokoh serta kredibilitas sebagian plot twist-nya.
Bagian berikut memuat alur cerita lengkap beserta endingnya.
Kedatangan di Riga dan Tamu dari Rumah Sebelah
Setelah melewati titik terendah dalam urusan asmara maupun kariernya, jurnalis Amerika David Stevens berangkat ke Riga, Latvia, untuk bergabung dengan sebuah jaringan berita Eropa. Grant, editornya, meminjamkan sebuah rumah miliknya di pinggiran kota beserta satu BMW tua, sambil memberi tahu bahwa orang baru pada awalnya hanya kebagian liputan yang enggan ditangani rekan-rekannya. David berkenalan dengan para rekan kerja di kantor, tetapi ia belum berniat menjalin hubungan baru.

Ketika mobilnya tidak mau menyala, David meminta bantuan ke rumah sebelah dan dari situ ia mengenal Robert. Robert adalah seorang perawat keliling yang ramah, tetapi dalam percakapan ia tampak terlalu tertuju pada David. Setelah mobil itu diperbaiki, keduanya berkeliling Riga bersama. Baru tiba di negeri asing dan belum punya teman, David menjadikan tetangga yang hafal seluk-beluk kota itu sebagai kawan untuk mengisi waktu.

Perkenalan di Bar dan Tabrakan Larut Malam
Pada suatu Kamis malam, Grant menolak ajakan David untuk minum di luar, sehingga David mengajak Robert. Saat keduanya minum di sebuah bar, David berkenalan dengan Janine yang datang dari London. Janine menyebut bahwa ia biasa bersepeda, lalu menuliskan nomor teleponnya di lengan David. Robert terus mengamati dari samping. Setelah Janine pergi, David dan Robert melanjutkan minum, dan pada akhirnya David yang sudah mabuk itulah yang menyetir pulang.
Di tengah perjalanan keduanya merokok dan mengutak-atik musik di dalam mobil, sampai David lengah dan menabrak seorang perempuan yang sedang bersepeda. Setelah turun dari mobil, mereka mendapati korban itu ternyata Janine. David hendak memanggil ambulans dan melapor ke polisi, tetapi Robert memastikan bahwa perempuan itu sudah meninggal dan mendesaknya pergi dengan alasan mengemudi dalam keadaan mabuk akan membuat David masuk penjara. Akhirnya David menuruti bujukan itu; mereka meninggalkan Janine di jalan lalu kabur dengan mobil.

Keesokan harinya David kembali ke lokasi kejadian dan melihat polisi, tim forensik, serta petugas medis sedang menangani perkara itu. Ia ingin menyerahkan diri, tetapi Robert menegaskan bahwa mereka berdua sudah sama-sama terlibat dalam pelarian itu, sehingga pengakuan dari salah satu pihak pasti menyeret pihak yang lain. Dalam ketakutan dan rasa bersalah, David kembali mundur.

Keterangan Palsu dan Liputan yang Tak Terhindarkan
Robert menyusun cerita untuk mereka berdua: malam itu mereka pulang dari bar naik trem, lalu BMW tersebut dicuri setelahnya. Ia juga menenggelamkan mobil yang ringsek itu ke sebuah danau. David tahu betul semua keterangan itu palsu, tetapi ia tetap menyembunyikannya saat polisi mengajukan pertanyaan. Sebagai jurnalis, semestinya ia mengungkap fakta; kini ia justru ditugasi meliput kasus tabrak lari yang ia sendiri ikut menciptakannya, sehingga pekerjaan dan rahasianya mulai berbenturan secara langsung.

Seorang perempuan tua di dekat sana yang dirawat Robert ternyata ingat melihat dua sosok dan sebuah mobil pada malam kecelakaan itu. Robert berbohong kepada polisi bahwa perempuan tersebut tidak memberikan informasi apa pun, lalu membunuhnya lewat suntikan agar ia tidak menjadi saksi. Saat itu David belum tahu bahwa Robert sudah membunuh demi menjaga rahasia mereka.
Grant pun mulai mempertanyakan keberadaan BMW itu dan datang ke rumah tersebut untuk memastikan apakah mobilnya masih ada di garasi. Robert bertemu dengannya di sana, membunuhnya, lalu menenggelamkan jasadnya ke danau tempat mobil itu dibuang. Ketika pekerjaannya kacau dan ia tidak bisa menjelaskan ke mana mobil itu pergi, David hanya tahu bahwa Grant mendadak hilang kontak; ia belum merangkai semua kejadian tersebut menjadi satu.

Vanessa Menyelidiki Kematian Adiknya
Vanessa, kakak perempuan Janine, datang dari Inggris ke Riga dan menemui David selaku jurnalis yang meliput kasus itu dalam sebuah konferensi pers, dengan harapan David mau membantunya menelusuri penyebab kematian sang adik. Di satu sisi David merasa bersalah atas kematian Janine, di sisi lain ia sadar Vanessa mungkin mengetahui perkembangan penyelidikan polisi. Ia tidak mengakui bahwa dirinya pernah bertemu Janine dan hanya memberi janji yang samar, sementara kedekatannya dengan Vanessa tumbuh sedikit demi sedikit.

Hubungan keduanya berkembang dari penyelidikan bersama menjadi hubungan asmara. Robert, yang semula menganggap rahasia kecelakaan itu sebagai ikatan tak terpisahkan antara dirinya dan David, bersikap sangat memusuhi kehadiran Vanessa. Ia mengawasi tempat tinggal David, membuntuti Vanessa, bahkan merusak mobil yang kemudian dipakai David, sambil menuntut David mengakhiri hubungan tersebut. David menolak menurut dan mulai dengan sengaja menjauhi Robert.

Serangan di Danau dan Sifat Posesif Robert
Saat David dan Vanessa mendayung perahu, Robert tiba-tiba muncul di tepi danau. Ia mengejar Vanessa di atas air hingga perahunya terbalik dan perempuan itu nyaris tenggelam. Sekembalinya ke rumah, David bertengkar hebat dengan Robert dan menyatakan dengan tegas bahwa hubungan mereka berakhir. Namun Robert tetap menjelaskan kekerasan yang ia lakukan sebagai upaya melindungi rahasia bersama, sekaligus tidak mau menerima kenyataan bahwa David menempatkan Vanessa di atas dirinya.

Pada saat yang sama, polisi menemukan bahwa David sempat menelepon Janine pada malam kecelakaan, lalu mendatangi tempat tinggalnya untuk bertanya. Barulah Vanessa tahu bahwa David pernah bertemu adiknya di bar, dan ia juga mendengar David mengklaim BMW itu dicuri setelahnya. Ia tidak bisa menerima kenyataan bahwa David selama ini menyembunyikan semua fakta tersebut, lalu mengakhiri hubungan mereka. Untuk sementara polisi menerima kesaksian Robert bahwa mereka pulang naik trem, tetapi kebohongan David sudah mulai retak.

Jadwal Trem Membongkar Kebohongan
Vanessa memeriksa sendiri informasi operasional trem dan menemukan bahwa perjalanan larut malam yang diceritakan David dan Robert mustahil terjadi. Ia kembali ke tempat tinggal David untuk meminta penjelasan, tetapi yang ia temui hanya Robert. Menyadari perempuan itu sudah membongkar keterangan palsu mereka, Robert langsung menyerang dan menculiknya. Ketika David pulang, Robert dengan tenang memberinya sebuah tiket perjalanan agar ia sementara waktu meninggalkan Riga.

David mencoba menelepon Vanessa, tetapi ponsel itu sudah berada di tangan Robert. Setelah itu ia menemukan jejak kedatangan Robert di kantornya dan mengetahui bahwa Grant menghilang, hingga akhirnya ia merangkai mobil yang dirusak, hilangnya kontak dengan Vanessa, dan perbuatan Robert menjadi satu rangkaian. Robert menghubungi David memakai ponsel Vanessa lalu memancingnya ke tepi danau tempat mereka dulu memancing.

Ending
Di tepi danau, Robert mengakui di hadapan Vanessa yang ia sandera bahwa Janine sebenarnya masih hidup setelah kecelakaan itu. Ia sengaja memberi tahu David bahwa Janine sudah meninggal dan membujuknya kabur dari lokasi karena ia menganggap David sebagai saudara yang tidak pernah ia miliki, sehingga ia ingin mengikat mereka berdua selamanya lewat kejahatan bersama. Robert juga membeberkan apa saja yang telah ia lakukan demi menjaga rahasia itu, lalu menghantam Vanessa dengan dayung sampai perempuan itu tidak sadarkan diri.
David yang tiba kemudian mengira Vanessa sudah tewas dan menyerang Robert dengan penuh amarah. Robert tetap mengaku bahwa semua itu ia lakukan demi David. Polisi lalu muncul dan menangkap David yang sedang memukuli Robert; inilah situasi yang sudah diatur Robert dengan melapor lebih dulu, dan ia juga menyerahkan petunjuk tentang mobil di dasar danau serta jasad Grant kepada polisi, bersiap melimpahkan seluruh kecelakaan dan pembunuhan itu kepada David.

Setelah diperiksa, petugas medis memastikan denyut nadi Vanessa masih stabil. Mendengar kabar itu, David sadar bahwa begitu Vanessa siuman, ia bisa menjelaskan bagaimana Robert menyerang dan menculiknya. Robert pun paham keterangannya akan dipatahkan oleh korban yang selamat. Ia mengikat dirinya pada sebuah jangkar lalu tenggelam ke dasar danau, dan film ini pun kembali ke tubuh yang jatuh ke air pada adegan pembuka: Robert memilih untuk tidak lagi menghadapi penyelidikan, sementara David harus menanggung akibat dari mengemudi dalam keadaan mabuk, melarikan diri, dan terus berbohong.
