The Cellar
Sepuluh anak tangga menuju dimensi lain yang menelan jiwa: alur cerita lengkap film The Cellar, mulai dari hilangnya sang putri, persamaan di rumah tua, hingga ending keluarga Woods yang tidak bisa melarikan diri
Judul
The Cellar
Tahun / Durasi
2022 · 94 menit
Genre
Horor / Misteri
Sutradara
Brendan Muldowney
Penulis
Brendan Muldowney
Rating
Pemeran
Elisha Cuthbert (sebagai Keira Woods), Eoin Macken (sebagai Brian Woods), Abby Fitz (sebagai Ellie Woods), Dylan Fitzmaurice Brady (sebagai Steven Woods)
The Cellar adalah film horor supernatural produksi bersama Irlandia dan Belgia yang tayang pada 2022, ditulis sekaligus disutradarai oleh Brendan Muldowney, dengan Elisha Cuthbert, Eoin Macken, Abby Fitz, dan Dylan Fitzmaurice Brady sebagai pemeran utama. Film ini pertama kali diputar di Festival Film South by Southwest pada 12 Maret 2022, lalu tayang terbatas di bioskop sekaligus masuk layanan streaming pada 15 April 2022, dengan durasi 94 menit.
Per 14 September 2026, film ini mendapat nilai 5,3 di IMDb dari 9.524 suara; Rotten Tomatoes mencatat tingkat kesegaran kritikus 31% dari 61 ulasan, dengan skor penonton 32%. Nilai maupun proporsi tanggapan positif di kedua platform itu sama-sama rendah, sehingga respons keseluruhan cenderung negatif.
Pindah ke Rumah Tua Berukir Simbol
Keira Woods dan suaminya, Brian, pindah ke sebuah rumah tua di pedesaan yang mereka menangkan murah lewat lelang, bersama putri mereka, Ellie, dan putra mereka, Steven. Steven senang dengan kamar dan mainan barunya, sementara Ellie kesal karena orang tuanya membuat dia meninggalkan kehidupan lamanya. Di kusen pintu rumah itu terukir simbol-simbol dengan bentuk berbeda-beda, di dinding tergantung potret pemilik rumah terdahulu, dan pintu menuju ruang bawah tanah pernah tiba-tiba menutup sehingga Ellie sempat terjebak di tangga.


Steven menemukan sebuah pintu kecil tersembunyi di ruang bermain, dan di dalamnya tersimpan tengkorak kambing, sempoa, serta gramofon. Kakak beradik itu memutar piringan hitamnya dan mendengar seorang pria membacakan serangkaian persamaan, lalu menghitung satu per satu mulai dari angka satu. Sebelum angkanya terus bertambah, Ellie mematikan gramofon itu dan menyuruh adiknya tidur.
Hilang Setelah Anak Tangga Kesepuluh
Malam itu, Keira dan Brian pergi karena urusan pekerjaan dan meninggalkan Ellie untuk menjaga Steven. Setelah listrik di rumah padam lantai demi lantai, Ellie menelepon minta bantuan. Keira menyuruhnya turun ke ruang bawah tanah untuk memeriksa kotak sekring sambil menemaninya menghitung sepuluh anak tangga yang memang ada di sana. Namun setelah sampai di angka sepuluh, Ellie tidak berhenti; suaranya berubah mekanis dan ia terus menyebutkan angka-angka yang makin besar. Keira dan Brian langsung pulang, tetapi Ellie sudah menghilang.


Polisi dan tim pencari tidak menemukan Ellie, dan rekaman CCTV stasiun juga tidak memperlihatkan jejak kepergiannya. Karena Ellie pernah kabur dari rumah, polisi menduga ia kembali melakukan hal yang sama. Keira menolak kesimpulan itu; ia mengetahui bahwa putrinya pernah menjadi korban perundungan daring, lalu mulai memeriksa ulang ruangan dan benda-benda yang sempat disentuh Ellie sebelum menghilang.
Keira Menelusuri Ruang Bawah Tanah dan Simbol di Kusen Pintu
Keira menemukan angka-angka yang terukir berurutan di sisi anak tangga ruang bawah tanah, sementara anak tangga terakhir penuh dengan persamaan rumit. Pada malam hari, ia mendengar suara seorang gadis menghitung dari lubang saluran air; ketika sebuah bola menggelinding menuruni tangga yang gelap, bunyi benturannya berlangsung jauh lebih lama daripada jarak sepuluh anak tangga. Ia memotret simbol di atas setiap pintu kamar dan meminta rekan kerjanya, Erica, mengidentifikasinya, lalu mengetahui bahwa gabungan simbol itu mengeja nama Leviathan.


Di dinding juga masih tersisa gambar wajah yang dibuat dengan pewarna dari tumbuhan, sementara arsip menunjukkan bahwa rumah tua itu pernah dimiliki matematikawan John Fetherston. Fetherston dan keluarganya menghilang bersama-sama bertahun-tahun lalu, dan hanya putrinya, Rose, yang tertinggal. Keira kemudian mendengar Steven berteriak minta tolong dari ruang bawah tanah, tetapi yang ia lihat di balik pintu adalah sebuah mata raksasa; Steven yang sebenarnya justru muncul dari belakangnya. Pintu ruang bawah tanah mengurung Keira dalam kegelapan, dan ia baru bisa keluar setelah Brian datang tepat waktu.

Persamaan yang Menunjuk ke Dimensi Lain
Keira membawa persamaan dari anak tangga itu kepada profesor matematika Remy Fournet. Sang profesor mengenali bahwa isi rekaman piringan hitam tersebut memang persamaan yang sama, dan menjelaskan bahwa Fetherston dulu meneliti teori penyatuan; struktur persamaan itu menunjuk ke banyak dimensi, sekaligus berbentuk mirip mantra yang belum selesai peninggalan para alkemis abad pertengahan. Ukiran serupa juga pernah muncul di sebuah rumah di Belgia, dan seluruh penghuninya ikut menghilang.

Brian semula mengira Keira berhalusinasi karena cemas. Ia mencoba menghancurkan anak tangga terakhir yang berukir persamaan, tetapi bunyi hantamannya justru membuat gramofon berputar sendiri. Steven mengikuti angka-angka itu menuju ruangan tersembunyi dan melihat bayangan Ellie dengan ukiran di wajahnya. Setelah pasangan itu menariknya kembali, mereka menemukan ponsel Ellie di ruangan tersebut. Brian pun mulai menyelidiki simbol di kusen pintu dan mendapati bahwa simbol-simbol itu, bersama nama Leviathan, menunjuk ke Baphomet, iblis bertanduk.

Rose Menceritakan Masa Lalu Keluarga Fetherston
Keira menemukan Rose yang sudah lanjut usia di sebuah panti jompo. Rose menceritakan bahwa setelah adiknya, Jack, jatuh sakit parah, sang ayah berusaha menyelamatkan Jack dengan penelitiannya sendiri, tetapi justru membuat kekuatan jahat kuno masuk ke dunia nyata. Fetherston tidak mendapatkan kesembuhan yang ia cari; seluruh rumah malah berubah menjadi gerbang yang dikuasai iblis, dan anggota keluarga yang hilang saat itu semuanya terperangkap di sisi seberang.


Cerita Rose membuat Keira yakin bahwa ancamannya tidak hanya ada di ruang bawah tanah, karena rumah itu sendirilah jebakannya. Ia buru-buru pulang untuk membawa Brian dan Steven pergi.
Baphomet Merebut Steven
Drone mainan yang dikendalikan Steven terbang masuk ke ruangan tersembunyi, dan ia mengikutinya menuju pintu masuk yang gelap. Listrik di seluruh rumah kembali padam, dan saat Keira dan Brian menemukan Steven, di dadanya sudah muncul ukiran. Setelah pasangan itu membawanya kembali ke kamar, Steven mulai menghitung mundur dari empat puluh delapan, dan Brian pun ikut dikuasai irama yang sama.

Ketika hitungan mencapai nol, Baphomet muncul di dalam rumah. Keira menghindari kejaran makhluk bertanduk itu dan kembali masuk ke ruang bawah tanah; tangga yang semula hanya sepuluh anak tangga kini memanjang tanpa ujung yang terlihat, dan di ujungnya muncul sebuah pintu.

Ending
Keira melewati pintu itu dan masuk ke sebuah ruang kelabu. Orang-orang dengan raut wajah hampa berbaris panjang dan terus bergerak maju, masing-masing mengulang-ulang angka yang berbeda. Ia mencari putrinya di antara kerumunan itu, dan akhirnya mengenali Ellie dari tato di kakinya, lalu menariknya keluar dari barisan. Saat Baphomet mengejar, Keira membawa Ellie kembali ke rumah lewat lorong dan tangga panjang tersebut.


Ellie perlahan sadar kembali, sementara Brian dan Steven untuk sementara berhenti menghitung mundur. Setelah berkumpul kembali, keluarga itu langsung menuju pintu depan untuk mencoba meninggalkan rumah tua tersebut.

Keira membuka pintu, tetapi yang ada di luar bukan halaman, melainkan tangga panjang di tengah kehampaan kelabu, dengan titik terang di kejauhan yang bentuknya menyerupai pintu masuk ruang bawah tanah lain. Brian, Ellie, dan Steven berbalik lalu mulai menghitung lagi, dan pada akhirnya Keira ikut bergabung dengan mereka. Gambar luar di penutup film memperlihatkan rumah itu sudah jatuh ke dalam ruang suram tersebut; keluarga Woods tidak benar-benar lolos dari dimensi yang dikuasai iblis.
