Aristocrats
Dua Tokyo bertemu di bawah langit yang sama: uraian lengkap tentang jalan hidup Hanako, Miki, dan Koichiro yang saling bersilangan dalam Aristocrats, serta pilihan yang diambil setelah sebuah pernikahan sampai di titik akhirnya
Judul
Aristocrats
あのこは貴族
Tahun / Durasi
2020 · 124 menit
Genre
Drama / Keluarga
Sutradara
Yukiko Sode
Penulis
Yukiko Sode
Rating
Pemeran
Mugi Kadowaki (sebagai Hanako Haibara), Kiko Mizuhara (sebagai Miki Tokioka), Kengo Kôra (sebagai Koichiro Aoki), Shizuka Ishibashi (sebagai Itsuko Soraku), Rio Yamashita (sebagai Rie Hirata)
Karya asli
Novel Ano Ko wa Kizoku karya Mariko Yamauchi
Penghargaan
TAMA Film Awards ke-13: Film Terbaik; Takasaki Film Festival ke-35: Aktris Pendukung Terbaik (Kiko Mizuhara)
Aristocrats (あのこは貴族) adalah film drama Jepang yang ditulis dan disutradarai oleh Yukiko Sode, diadaptasi dari novel berjudul sama karya Mariko Yamauchi, serta dibintangi oleh Mugi Kadowaki, Kiko Mizuhara, Kengo Kôra, Shizuka Ishibashi, dan Rio Yamashita. Film ini tayang perdana di Festival Film Internasional Tokyo pada 5 November 2020, lalu tayang di bioskop Jepang pada 26 Februari 2021, dengan durasi 124 menit.
Per 15 September 2026, film ini mendapat nilai 6,8 di IMDb dari sekitar 1.300 suara. Angka itu berada di atas garis rata-rata, sehingga tanggapan penonton terhadap film ini secara keseluruhan tergolong positif.
Putus di Akhir Tahun dan Rentetan Perjodohan
Hanako Haibara, perempuan berusia dua puluhan, lahir di sebuah keluarga dokter di Tokyo dan merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara perempuan. Pada malam pergantian tahun, ia sebenarnya berencana membawa kekasihnya ke acara makan bersama keluarga, tetapi pria itu justru mengajaknya putus sebelum sempat bertemu keluarganya. Setelah Hanako tiba sendirian di hotel, keluarganya dengan cepat mengalihkan pembicaraan ke soal usia dan pernikahannya, lalu mulai mengenalkannya kepada calon-calon pasangan.

Hanako berturut-turut bertemu beberapa pria dengan latar yang berbeda-beda: dokter muda yang dikenalkan keluarganya nyaris hanya sibuk mengutak-atik kamera, pria yang diatur temannya malah mengalihkan perhatian kepada perempuan lain saat pertemuan berlangsung, sedangkan pria yang dijodohkan penata kukunya membawanya masuk ke lingkungan pergaulan yang sama sekali asing. Satu demi satu pertemuan itu berlalu tanpa hasil, dan Hanako makin cemas bahwa ia tidak akan bisa menikah lewat jalur yang dikenal keluarganya.
Koichiro Muncul dan Cepat Melamar
Kakak iparnya kemudian mengenalkan temannya, Koichiro Aoki, kepada Hanako. Koichiro adalah seorang pengacara dari keluarga yang merintis usaha di bidang pelayaran dan sudah beberapa generasi berkiprah di dunia politik. Setelah pertemuan pertama mereka pada suatu malam yang hujan, keduanya terus berkencan, dan Hanako dengan cepat menilainya sebagai calon suami yang ideal. Saat pertama kali menemui Hanako secara resmi, kakek Koichiro terus terang mengatakan bahwa keluarga Aoki sudah menyelidiki latar belakang keluarga Hanako; bagi Koichiro sendiri, pemeriksaan semacam itu adalah kebiasaan yang memang selalu dijalankan keluarganya.


Setelah sekitar setengah tahun berpacaran, Koichiro melamar Hanako di Karuizawa dengan cincin peninggalan ibunya. Hanako menerima lamaran itu dan mulai menyiapkan pernikahan sesuai tata krama keluarga Aoki. Ia mengira akhirnya menemukan tempat berlabuh yang tenang, padahal ia belum tahu bahwa Koichiro menjalin hubungan bertahun-tahun dengan seorang perempuan lain.
Miki Datang ke Tokyo dari Toyama
Miki Tokioka tumbuh di sebuah kota kecil tepi laut di Toyama. Berkat ketekunannya belajar, ia diterima di Universitas Keio, dan baru setelah tiba di Tokyo ia menyadari bahwa mahasiswa berada yang naik jenjang di dalam satu sistem sekolah sejak kecil menjalani hidup yang sama sekali berbeda dari mahasiswa pendatang seperti dirinya. Miki sempat mencoba membaur ke lingkaran pergaulan teman-teman kuliahnya, dan di kampus itu pula ia mengenal Koichiro; Koichiro meminjam catatan kuliahnya, tetapi tidak pernah mengembalikannya.

Setelah ayahnya kehilangan pekerjaan, keluarganya tidak sanggup lagi membiayai kuliahnya. Miki bekerja di tempat hiburan malam, akhirnya berhenti kuliah, dan di sanalah ia kembali bertemu Koichiro. Selama bertahun-tahun sesudahnya, keduanya sesekali bertemu, tetapi tidak pernah menegaskan hubungan mereka sebagai pacaran ataupun pernikahan. Ketika cerita kembali ke masa kini, Miki sudah bekerja di Tokyo, akrab dengan Rie Hirata yang berasal dari kampung halaman yang sama, dan sedang mempertimbangkan untuk merintis usaha baru bersamanya.


Itsuko Mempertemukan Dua Dunia
Itsuko Soraku, sahabat Hanako, adalah seorang pemain biola. Pada sebuah acara pertunjukan, ia melihat Koichiro dan Miki bersikap akrab, lalu menghubungi keduanya secara terpisah dan mengatur pertemuan antara Hanako dan Miki. Itsuko tidak melemparkan kesalahan kepada salah satu dari kedua perempuan itu; ia hanya ingin mereka tahu bahwa yang lain ada, sehingga keduanya tidak lagi dibiarkan tidak tahu apa-apa tentang hubungan yang sama.

Miki menjelaskan kepada Hanako bahwa ia mengenal Koichiro semasa kuliah dan setelah itu menjalani hubungan tanpa komitmen apa pun. Begitu tahu Koichiro sudah bertunangan, Miki memutuskan untuk tidak lagi menemuinya. Hanako tidak berdebat dengannya, malah memberinya selembar tiket pameran yang sulit didapat. Untuk pertama kalinya, dua perempuan yang hidup di lapisan sosial berbeda di Tokyo itu melihat langsung dunia tempat masing-masing berada.

Setelah Miki mengakhiri hubungannya dengan Koichiro, Rie menemaninya berbincang di jalanan pada malam hari. Keduanya mengayuh sepeda menyusuri kota, lalu Miki mengembalikan perhatiannya kepada pekerjaan dan hidupnya sendiri.

Keluarga Aoki Setelah Pernikahan
Hanako tetap menikah dengan Koichiro. Pernikahan itu mempertemukan dua keluarga yang sama-sama menjunjung tata krama, dan sesudahnya Hanako masuk ke dalam tatanan hidup keluarga Aoki. Ibu mertuanya mendesaknya agar segera melahirkan penerus keluarga, sementara Koichiro kerap pulang larut karena urusan pekerjaan dan urusan keluarga, sehingga suami istri itu jarang punya waktu untuk benar-benar berbicara.

Setelah kakek Koichiro meninggal, Hanako menyambut para tamu dan mengurus anggota keluarga sepanjang prosesi pemakaman. Ketika para kerabat membicarakan warisan serta rencana Koichiro terjun ke dunia politik, barulah ia sadar bahwa keputusan-keputusan yang menyangkut suaminya itu tidak pernah diberitahukan kepadanya. Hanako ingin kembali bekerja, tetapi kakak iparnya justru memintanya lebih dulu meminta pendapat suami dan ibu mertuanya; ibu mertuanya bahkan menyuruhnya memeriksakan diri untuk mengetahui mengapa ia belum juga hamil. Pernikahan tidak membawa kehidupan bersama yang ia harapkan, dan malah membuat kedudukannya di dalam keluarga itu tinggal sebatas menjalankan kewajiban sebagai istri.

Ending
Dalam sebuah perjalanan dengan mobil, Hanako melihat Miki melintas dengan sepeda, lalu turun dan mengejarnya. Miki membawa Hanako ke apartemen kecilnya. Hanako memperhatikan bahwa meski ruangan itu tidak luas, seluruh isinya ditata sendiri oleh Miki, dan dari dekat jendelanya pemandangan Tokyo juga terlihat. Keduanya berbicara tentang asal-usul masing-masing dan jalan yang sudah mereka lalui; Miki juga bercerita bahwa ia bersiap mendirikan perusahaan bersama Rie untuk mempromosikan kampung halaman mereka.
Sepulangnya ke rumah, Hanako bertanya kepada Koichiro apakah ia sudah menonton film yang mereka bicarakan pada pertemuan pertama, dan Koichiro menjawab belum. Hanako memutuskan untuk mengakhiri pernikahan itu. Saat mengajukan perceraian, ia menerima sebuah tamparan, dan keluarganya sendiri pun meminta maaf kepada keluarga Aoki, tetapi ia tidak menarik kembali keputusannya.
Setahun kemudian, Hanako sudah mulai mengurus urusan pertunjukan Itsuko, sementara Miki dan Rie menjalankan perusahaan yang mempromosikan kampung halaman mereka. Ketika mengantar Itsuko ke sebuah lokasi pertunjukan, Hanako kembali berpapasan dengan Koichiro yang kini sudah terjun ke dunia politik. Setelah Itsuko naik ke panggung dan mulai bermain, Hanako dan Koichiro saling melihat dari dua sisi ruangan, keduanya bertukar senyum, dan cerita berakhir di tengah permainan biola itu.
