Pet
Pembalikan Relasi Predator-Mangsa di Ruang Bawah Tanah: ulasan lengkap alur cerita film Pet, tentang Seth, pegawai penampungan hewan yang menguntit dan mengurung Holly, lalu mengungkap rahasia pembunuhan yang disembunyikannya, termasuk spoiler ending.
Judul
Pet
Tahun / Durasi
2016 · 94 menit
Genre
Kriminal / Horor / Thriller
Sutradara
Carles Torrens
Penulis
Jeremy Slater
Rating
Pemeran
Dominic Monaghan (sebagai Seth), Ksenia Solo (sebagai Holly), Jennette McCurdy (sebagai Claire), Nathan Parsons (sebagai Eric), Da'Vone McDonald (sebagai Nate)
Pet adalah film thriller psikologis berbahasa Inggris yang disutradarai oleh Carles Torrens dan ditulis oleh Jeremy Slater, dibintangi oleh Dominic Monaghan, Ksenia Solo, Jennette McCurdy, Nathan Parsons, dan Da’Vone McDonald. Film ini pertama kali tayang di SXSW Film Festival pada 11 Maret 2016, lalu dirilis terbatas di bioskop dan platform on-demand di Amerika Serikat pada 2 Desember tahun yang sama, dengan durasi 94 menit.
Entri IMDb yang bisa diverifikasi saat ini adalah tt1183374 dengan rating 5,7; halaman Rotten Tomatoes menunjukkan skor kritikus sebesar 53% dan skor penonton (popcornmeter) sebesar 34%. Banyak ulasan film memberikan penilaian yang cukup terbelah terhadap film ini: sebagian memuji akting pemeran utama dan pembalikan relasi kekuasaan antar karakter, sementara sebagian lain menganggap babak kedua terlalu banyak twist sehingga kurang meyakinkan, sehingga secara keseluruhan reputasinya lebih condong ke arah mixed reviews.
Pertemuan Kembali di Restoran
Seth bekerja di penampungan hewan dan berkepribadian tertutup. Pekerjaan sehari-harinya termasuk merawat hewan-hewan di dalam kandang, sekaligus menyaksikan anjing-anjing sakit yang harus dieutanasia. Penghasilannya tidak besar, dan tempat tinggalnya tidak mengizinkan hewan peliharaan, jadi dia tidak bisa membawa pulang anjing yang disukainya.

Suatu hari, Seth bertemu Holly, teman semasa SMA, di dalam bus. Holly kini bekerja sebagai pelayan di sebuah restoran dan sering menulis jurnal saat dalam perjalanan. Seth tertarik padanya dan bertanya kepada Nate, rekan kerjanya yang menjadi petugas keamanan di penampungan, tentang cara mendekatinya. Nate menyarankan agar dia lebih berani mengambil langkah, sehingga Seth mulai mencari informasi tentang Holly secara daring dan mendatangi restoran tempat Holly bekerja untuk mengajaknya bicara.

Holly tidak menanggapi pendekatan Seth. Sepulang kerja, dia bercerita kepada Claire, teman serumahnya, tentang teman lama yang tiba-tiba muncul itu, lalu menerima telepon dari Eric, mantan kekasihnya yang sedang mabuk. Perhatian Seth terhadap Holly tidak berhenti; semakin dingin sikap Holly terhadapnya, semakin dia menafsirkan penolakan itu sebagai tanda bahwa usahanya belum cukup.
Jurnal yang Dicuri
Keesokan harinya, Holly menerima seikat bunga di restoran. Ia mengira bunga itu dikirim oleh Eric, sehingga pergi menemuinya di bar tempat Eric bekerja. Seth mengikutinya sampai ke luar bar dan menghadang Holly di sana. Holly menolaknya dengan tegas, terjadi cekcok fisik di antara mereka, dan Eric memukul Seth.

Dalam kekacauan itu, jurnal Holly jatuh ke tangan Seth. Seth membawa pergi jurnal itu dan membacanya selama beberapa hari berturut-turut. Yang awalnya hanya terobsesi pada sosok Holly, dia justru menemukan petunjuk yang lebih tersembunyi di dalam jurnal itu: hubungan Holly dengan Claire dan Eric ternyata tidak sesederhana yang terlihat, dan isi tulisannya juga menyinggung kekerasan serta kematian.

Seth menemukan pintu tersembunyi di penampungan yang menuju ke area yang sudah tidak terpakai. Dia mulai membeli bahan-bahan dan membangun sangkar logam yang cukup besar untuk mengurung manusia di ruang bawah tanah itu. Dia membingkai rencana ini sebagai upaya menyelamatkan Holly, dengan keyakinan bahwa mengisolasinya akan mencegahnya menyakiti orang lain.
Sangkar di Ruang Bawah Tanah
Seth menyusup ke tempat tinggal Holly dan menculiknya. Ketika sadar, Holly hanya mengenakan pakaian dalam dan terkurung di dalam sangkar logam di ruang bawah tanah penampungan. Seth memberitahunya bahwa dia melakukan ini untuk menyelamatkannya, bukan sekadar untuk menyakitinya. Pada awalnya, Holly memposisikan dirinya sebagai korban, mencoba membuat Seth membebaskannya dengan menunjukkan ketakutan, kemarahan, dan permohonan.


Di atas sangkar itu, penampungan hewan tetap beroperasi seperti biasa, sementara ruang bawah tanah nyaris terisolasi sepenuhnya dari dunia luar. Setiap hari Seth mengantarkan makanan dan air untuk Holly, membersihkan sangkarnya, serta terus-menerus menjelaskan logikanya kepada Holly. Sementara itu, Holly mengamati kelemahan Seth dan mencari celah yang bisa dimanfaatkan.
Kebenaran di Balik Kematian Claire
Seiring berlanjutnya kebuntuan di antara mereka, citra Holly mulai berbalik. Dari jurnal itu, Seth menyusun kembali sepotong masa lalu: Claire pernah menjalin hubungan dengan Eric, dan setelah Holly mengetahuinya, dalam sebuah pertengkaran di dalam mobil dia terus menambah kecepatan hingga akhirnya menabrak sebuah truk. Kecelakaan itu tidak langsung membunuh Claire; dia masih hidup meski terluka, lalu Holly menikamnya hingga tewas dengan pecahan kaca. Kematian Claire dianggap publik sebagai akibat kecelakaan mobil semata, tanpa ada yang mencurigai Holly.


Seth juga meyakini bahwa Holly terus membunuh setelah kejadian itu dan menuliskan semuanya di dalam jurnal. Dia menjelaskan tindakan mengurung Holly sebagai cara untuk mencegahnya membunuh lagi. Namun Holly tidak sepenuhnya mengakui motifnya sesuai penjelasan Seth; sedikit demi sedikit dia mengungkapkan bahwa dia membunuh bukan karena rasa bersalah, melainkan karena mendapatkan kepuasan dari perbuatannya. Seth mengira dia memegang kendali, tetapi Holly justru mulai mengubah alasan moral Seth menjadi alat untuk memanipulasinya.
Pembunuhan Setelah Nate Menyusup Masuk
Nate menyadari keanehan pada diri Seth, mengikutinya, dan menemukan Holly di ruang bawah tanah. Alih-alih langsung meminta tolong kepada Nate, Holly sengaja mengulur waktu sehingga Seth punya kesempatan untuk melumpuhkan Nate dari belakang. Dia melihat bahwa Seth sama-sama takut ketahuan dan ingin membuktikan bahwa dia sedang menyelamatkannya, sehingga dia mendorong Seth untuk melangkah lebih jauh lagi.

Di bawah arahan Holly, Seth membunuh Nate dan membuang jasadnya sesuai instruksinya. Setelah Nate menghilang, polisi mulai mencurigai Seth. Seth harus tetap menjalankan pekerjaannya sehari-hari sambil menutupi semua yang terjadi di ruang bawah tanah. Dia yang semula mengaku sedang mencegah kejahatan Holly kini justru sudah membunuh dengan tangannya sendiri, dan hal ini membuat Holly semakin yakin bahwa dia bisa mengendalikannya.
Bukti Cinta
Holly terus melancarkan perang psikologis. Dia memberi tahu Seth bahwa jika benar-benar ingin membuktikan cintanya, Seth harus memotong salah satu jarinya. Di bawah tekanan dan obsesinya, Seth melakukannya, dengan harapan hal itu akan membuat Holly percaya padanya. Saat Seth terluka, Holly merebut pisau itu dan balik mengancamnya: jika Seth tidak membebaskannya, dia akan bunuh diri.

Akhirnya Seth membuka pintu sangkar. Holly mendekatinya, berpura-pura bersedia mempercayainya, lalu menyayat lehernya. Setelah Seth roboh, Holly berhasil keluar dari sangkar. Dia mengubah posisinya dari tahanan menjadi pihak yang mengendalikan, sekaligus membuat Seth membayar atas penculikan, pembunuhan, dan penipuan dirinya sendiri.
Ending
Beberapa waktu kemudian, Holly kembali menjalin hubungan dengan Eric. Dia mengemas kejadian-kejadian dalam jurnalnya menjadi cerita fiksi dan menerbitkannya secara mandiri menjadi sebuah buku. Di permukaan, dia tampak sudah kembali menjalani kehidupan normal, dan tidak langsung membunuh Eric meski mengetahui kemungkinan dia akan berkhianat lagi.

Holly sebenarnya tidak benar-benar berhenti. Dia mendatangi sebuah gudang tempat Seth, yang masih hidup, dikurung. Seth telah disiksa dalam waktu lama dan kondisi fisiknya sangat buruk, menjadikannya sasaran untuk melampiaskan dorongan membunuh Holly. Holly berterima kasih kepada Seth karena telah menyelamatkannya, sebab setelah dikurung balik olehnya, Seth menjadi sasaran yang bisa terus disakitinya. Dengan begitu, hubungan di akhir film benar-benar terbalik: orang yang awalnya mengurung Holly seperti hewan peliharaan di dalam sangkar, pada akhirnya menjadi hewan peliharaan Holly di dalam sangkarnya sendiri.
Lebih Banyak Adegan
Adegan Lainnya
