Old
Jebakan pantai satu hari untuk puluhan tahun kehidupan: uraian lengkap alur cerita keluarga Cappa, dari berlibur, menua dengan cepat, hingga mengungkap kebenaran eksperimen manusia.
Judul
Old
Tahun / Durasi
2021 · 108 menit
Genre
Drama / Misteri / Thriller / Horor
Sutradara
M. Night Shyamalan
Penulis
M. Night Shyamalan
Rating
Pemeran
Gael García Bernal (sebagai Guy), Vicky Krieps (sebagai Prisca), Thomasin McKenzie / Embeth Davidtz (sebagai Maddox), Alex Wolff / Emun Elliott (sebagai Trent), Rufus Sewell (sebagai Charles)
Karya asli
Novel grafis Sandcastle karya Pierre-Oscar Lévy dan Frederik Peeters
Old adalah film thriller misteri Amerika Serikat yang ditulis, disutradarai, dan diproduseri oleh M. Night Shyamalan, diadaptasi dari novel grafis berbahasa Prancis Sandcastle karya Pierre-Oscar Lévy dan Frederik Peeters. Gael García Bernal dan Vicky Krieps berperan sebagai Guy dan Prisca, sementara Thomasin McKenzie, Alex Wolff, dan pemeran lainnya memerankan anak-anak yang terpaksa tumbuh dewasa dengan cepat di berbagai tahap usia. Film ini tayang di Amerika Serikat pada Juli 2021, dengan durasi 108 menit.
Hingga artikel ini disusun, film ini mendapat skor 5,8 di IMDb. Respons kritik terpecah: banyak ulasan mengapresiasi konsep “menjalani satu hidup dalam sehari” dan keindahan visual pantainya, tetapi ada juga yang mengkritik dialog, penokohan, dan plot twist penjelas di akhir cerita. Halaman Rotten Tomatoes sedang dalam pemeliharaan saat verifikasi kali ini, sehingga artikel ini tidak memakai data real-time yang tidak bisa dipastikan langsung.
Liburan Terakhir Sebelum Bercerai
Guy dan Prisca Cappa membawa putri mereka Maddox dan putra mereka Trent ke sebuah resor tropis. Pasangan ini sudah memutuskan untuk berpisah, dan ingin memberi anak-anak mereka satu liburan keluarga yang utuh sebelum itu. Prisca juga mengidap tumor ovarium yang tumbuh lambat, tetapi tidak memberi tahu anak-anak soal kondisi pernikahan maupun penyakitnya secara lengkap.

Di hotel, Trent berkenalan dengan Idlib, keponakan manajer resor, dan keduanya saling bertukar catatan berkode menggunakan simbol. Keesokan harinya, manajer resor menawarkan untuk mengajak keluarga Cappa ke sebuah pantai yang tidak dibuka untuk tamu biasa, dan menyuruh sopirnya mengantar mereka ke jalan setapak di luar tebing. Ikut dalam rombongan itu ada dokter bedah Charles, istrinya Chrystal, putrinya Kara, serta Agnes, ibu Charles yang sudah lanjut usia. Setelah melewati lorong sempit, mereka tiba di teluk yang dikelilingi tebing curam.

Mayat, Kematian, dan Anak-Anak yang Tiba-Tiba Tumbuh Dewasa
Di pantai itu sudah ada rapper Brendan dan seorang wanita yang datang bersamanya. Tak lama kemudian, Trent menemukan mayat wanita itu di tepi air; Brendan membantah telah menyakitinya, dan menjelaskan bahwa hidungnya sering berdarah karena hemofilia yang dideritanya. Perawat Jarin dan psikolog Patricia, yang tiba belakangan, juga tertahan di pantai itu. Patricia mengidap epilepsi, sementara keluarga Charles maupun keluarga Cappa sama-sama punya anggota dengan riwayat penyakit tertentu.

Agnes tiba-tiba meninggal, sementara tubuh anak-anak tumbuh besar secara nyata dalam waktu singkat. Mereka kemudian menyadari bahwa mayat terurai menjadi tulang belulang hanya dalam hitungan jam, dan luka pun sembuh dengan sangat cepat. Berdasarkan itu, mereka memperkirakan bahwa setengah jam di pantai ini setara dengan sekitar satu tahun kehidupan normal. Orang dewasa berubah lebih lambat, sedangkan anak-anak cepat memasuki masa pubertas.

Operasi Tumor dan Kehidupan Baru yang Dipercepat
Tumor Prisca yang tadinya tumbuh lambat ikut dipercepat oleh waktu di pantai ini, membesar dengan cepat di dalam perutnya dan mengancam nyawanya. Charles memutuskan untuk melakukan operasi di tempat, sementara yang lain harus terus-menerus melebarkan sayatan yang baru dibuat agar kulitnya tidak langsung menutup kembali. Ia akhirnya berhasil mengangkat tumor tersebut, sayatan langsung menutup, dan Prisca untuk sementara lolos dari bahaya.

Tubuh Trent dan Kara terus tumbuh hingga usia belasan tahun. Tanpa pemahaman sebagaimana orang dewasa, keduanya berhubungan intim, dan Kara pun segera menunjukkan tanda-tanda kehamilan sebelum memasuki proses melahirkan hanya beberapa menit kemudian. Bayi mereka lahir dengan selamat, tetapi karena laju waktu di tempat ini membuat jeda antarwaktu menyusui menjadi sangat panjang, bayi itu cepat meninggal. Trent dan Kara bahkan belum sempat memahami peran mereka sebagai orang tua ketika mereka sudah kehilangan anak itu.


Semua Jalan Keluar Selalu Membawa Mereka Kembali ke Tempat Semula
Beberapa kali mereka mencoba menembus celah batu lewat jalan masuk tadi, tetapi perubahan tekanan yang drastis membuat mereka pusing dan kehilangan kesadaran, lalu terbangun kembali di pantai. Jarin menduga tubuh mungkin perlu beradaptasi dengan lebih perlahan terhadap lingkungan ini, sehingga ia berenang menjauh mencari jalan keluar lewat laut; Kara sendiri mencoba memanjat tebing. Mereka yang tinggal di pantai terus mengamati garis pantai dan dinding tebing, berharap menemukan jalur yang tidak memicu pingsan.

Jarin pingsan dan tenggelam di air. Kara juga kehilangan kesadaran setelah memanjat tinggi, lalu jatuh dari tebing. Patricia mengalami serangan epilepsi setelah mengetahui suaminya meninggal, dan ia pun tidak selamat. Maddox dan Trent kemudian menemukan sebuah catatan peninggalan orang-orang sebelumnya, yang berisi nama dan riwayat penyakit beberapa kelompok korban; mereka juga menyadari bahwa sepertinya selalu ada orang yang mengawasi pantai ini dari atas tebing.

Penyakit dan Kematian di Kegelapan Malam
Skizofrenia Charles semakin memburuk. Ia lebih dulu menikam Brendan hingga tewas, lalu setelah malam tiba menyerang Guy dan Prisca. Penglihatan Guy semakin kabur, sementara pendengaran Prisca juga menurun. Chrystal, yang menderita hipokalsemia, mengalami patah tulang berulang kali yang menyambung kembali secara salah saat penyembuhan cepat terjadi, hingga akhirnya ia meninggal di dalam gua. Prisca melukai Charles dengan pisau kecil yang berkarat; meski lukanya menutup, infeksi akibat karat itu menyebar dengan cepat karena proses fisiologis yang dipercepat, dan Charles pun segera meninggal.

Setelah hanya tersisa keluarga Cappa, Guy dan Prisca berhenti memperdebatkan perceraian maupun perselingkuhan Prisca. Di ujung hidup mereka, keduanya kembali mengenang perasaan satu sama lain, lalu meninggal secara alami di pantai itu, satu demi satu. Maddox dan Trent, yang kini sudah memasuki usia paruh baya, menunggui kedua orang tua mereka hingga pagi berikutnya.

Terowongan Karang dan Catatan Para Korban Hilang
Trent kembali memeriksa catatan berkode yang diberikan Idlib, dan berhasil memecahkan pesan “pamanku tidak suka karang”. Dari situ, ia dan Maddox menyimpulkan bahwa terowongan air di bawah terumbu karang mungkin memberi tubuh mereka cukup waktu untuk beradaptasi dengan perubahan tekanan. Keduanya menyelam masuk ke terowongan karang; pakaian Maddox sempat tersangkut, tetapi akhirnya mereka berhasil melepaskan diri dan berenang keluar dari teluk itu.

Pengamat di atas tebing tidak kunjung melihat keduanya muncul ke permukaan, sehingga menyimpulkan bahwa seluruh rombongan wisatawan ini sudah tewas, lalu melaporkan ke resor bahwa “Eksperimen ke-73” telah selesai. Maddox dan Trent, sambil menghindari pengawasan, kembali ke resor dengan membawa catatan berisi nama dan riwayat penyakit para korban dari eksperimen-eksperimen sebelumnya.
Ending
Pantai itu bukan lokasi berbahaya yang ditemukan resor secara kebetulan, melainkan tempat yang dipakai perusahaan farmasi Warren & Warren untuk menjalankan eksperimen manusia secara diam-diam. Staf resor sudah menyaring tamu yang mengidap penyakit tertentu, mencampurkan obat uji coba ke dalam koktail yang diminum para tamu saat tiba, lalu memanfaatkan efek percepatan waktu di pantai ini: satu hari di dunia nyata sudah cukup untuk mengamati efek obat itu terhadap tubuh subjek selama puluhan tahun kehidupan. Karena Patricia tidak kambuh selama beberapa jam setelah meminum obatnya, para peneliti pun mengonversi jangka waktu itu menjadi khasiat bertahun-tahun, dan bersiap memancing rombongan tamu berikutnya.


Trent menemui Greg, seorang polisi yang sebelumnya dikenalnya di hotel, dan menyerahkan catatan para korban hilang itu kepadanya. Setelah diperiksa, pihak kepolisian memastikan bahwa semua nama dalam catatan itu memang orang hilang. Eksperimen ini pun terbongkar, staf resor ditangkap, dan penyelidikan terhadap anggota Warren & Warren lainnya pun dimulai. Greg akhirnya membawa Maddox dan Trent naik helikopter meninggalkan pulau itu, untuk mempertemukan kakak-beradik yang kini sudah berusia paruh baya itu dengan bibi mereka.