← Kembali ke beranda

Leo

Hewan peliharaan kelas yang mengira usianya tinggal setahun lagi menjadi pendengar diam-diam bagi murid kelas lima sebelum berencana kabur ke alam liar; artikel ini merangkum alur cerita Leo secara kronologis, dari perubahan yang dialami Leo dan anak-anak, saat ia dibawa pergi oleh gurunya, hingga penyelamatan di rawa.

Judul

Leo

Tahun / Durasi

2023 · 102 menit

Genre

Komedi / Animasi / Musikal

Sutradara

Robert Marianetti, Robert Smigel, David Wachtenheim

Penulis

Robert Smigel, Adam Sandler, Paul Sado

Rating

Pemeran

Adam Sandler (pengisi suara Leo), Bill Burr (pengisi suara Squirtle), Cecily Strong (pengisi suara Ms. Malkin), Sunny Sandler (pengisi suara Summer), Sadie Sandler (pengisi suara Jayda), Jason Alexander (pengisi suara ayah Jayda)

Leo
Leo dan Squirtle berdesakan di dalam kandang kelas Ms. Malkin berdiri di depan papan tulis mengajar murid-murid Gadis berkacamata ungu berbicara dengan Leo di tepi tempat tidur kamarnya Gadis berkacamata ungu duduk di meja kelas sambil berbicara Squirtle mengenakan helm menempel di drone, dua anak laki-laki duduk di belakangnya Perempuan berambut merah berkacamata memegang ponsel sambil berbicara dengan orang di seberang meja makan
Peringatan spoiler: Bagian berikut menceritakan alur lengkap, titik balik penting, dan endingnya. Kamu bisa langsung lompat ke bab yang ingin kamu ingat.

Leo adalah film komedi musikal animasi yang dirilis Netflix pada tahun 2023, disutradarai bersama oleh Robert Marianetti, Robert Smigel, dan David Wachtenheim, dengan naskah oleh Smigel, Adam Sandler, dan Paul Sado. Sandler mengisi suara Leo, hewan peliharaan kelas; Bill Burr mengisi suara Squirtle, kura-kura kotak yang tinggal bersamanya; sementara Cecily Strong berperan sebagai Ms. Malkin, guru pengganti yang tegas.

Per 23 Juli 2026, film ini mendapat nilai 7,0 di IMDb; Rotten Tomatoes mencatat tingkat kesegaran ulasan kritikus 84% dan skor penonton (popcornmeter) 89%. Konsensus kritikus umumnya memuji kelancaran animasi, lagu-lagu, dan penampilan pengisi suara, meski juga mencatat bahwa perpaduan antara sindiran dan kehangatan emosional dalam film ini tidak selalu terasa mulus.

Leo yang Berusia Tujuh Puluh Empat Tahun di Kelas

Leo dan Squirtle sudah lama tinggal di dalam kandang kaca di ruang kelas lima sebuah sekolah dasar di Florida. Kedua hewan itu bisa bicara, tetapi selalu menyembunyikan kemampuan itu dari manusia. Ketika Mrs. Salinas bersiap cuti melahirkan karena hamil, Leo mendengar dari salah satu orang tua murid yang datang ke pertemuan wali kelas bahwa kadal berduri biasanya hidup sampai tujuh puluh lima tahun. Dengan menghitung usianya sendiri, ia menyimpulkan bahwa di usia tujuh puluh empat tahun, hidupnya tinggal setahun lagi, padahal ia belum pernah pergi ke Everglades yang selama ini ingin dikunjunginya.

Leo dan Squirtle berdesakan di dalam kandang kelas

Pengganti Mrs. Salinas adalah Ms. Malkin, guru yang bersikap keras. Ia membatalkan jadwal kelas yang santai dan mewajibkan murid-murid bergiliran membawa pulang seekor hewan peliharaan kelas setiap akhir pekan untuk belajar tanggung jawab. Murid-murid tidak menyukainya, tetapi Leo melihat masa titip akhir pekan itu sebagai kesempatan untuk kabur dari kelas menuju alam liar.

Ms. Malkin berdiri di depan papan tulis mengajar murid-murid

Summer Mengetahui Leo Bisa Bicara

Orang pertama yang membawa Leo pulang adalah Summer, anak yang banyak bicara. Pada malam hari, Leo keluar dari kandangnya untuk kabur dari rumah Summer, tetapi dalam kekacauan itu ia justru ketahuan bisa bicara. Summer tidak memperlakukannya seperti hewan peliharaan biasa; ia malah curhat kepada Leo tentang kesulitannya berhenti bicara, yang membuatnya sulit berbaur dengan teman-teman sekelas.

Gadis berkacamata ungu berbicara dengan Leo di tepi tempat tidur kamarnya

Leo menyarankan agar Summer lebih sedikit bicara tentang dirinya sendiri saat mengobrol, lebih banyak bertanya kepada orang lain, dan mendengarkan jawabannya sampai selesai. Sekembalinya ke sekolah, Summer mengikuti saran itu dan mulai lebih mudah bergabung dalam obrolan teman-temannya. Leo sebenarnya bisa saja melanjutkan rencana kaburnya, tetapi ia memilih tinggal karena merasa puas bisa membantu Summer; ia juga meminta Summer merahasiakan kemampuannya bicara dari orang lain.

Gadis berkacamata ungu duduk di meja kelas sambil berbicara

Titip Akhir Pekan Berubah Menjadi Bimbingan Rahasia

Setelah itu, murid-murid lain bergiliran membawa Leo pulang. Eli, yang orang tuanya sangat protektif, selalu diikuti drone pengawas; Leo mendorongnya untuk mengungkapkan perasaan tidak nyamannya, sehingga Eli akhirnya mendapat lebih banyak ruang untuk beraktivitas sendiri. Squirtle kemudian ikut menumpang drone itu, dan berkat drone itu pula ia bisa mengejar bus sekolah pada saat genting.

Squirtle mengenakan helm menempel di drone, dua anak laki-laki duduk di belakangnya

Perempuan berambut merah berkacamata memegang ponsel sambil berbicara dengan orang di seberang meja makan

Anak-anak lain juga menceritakan kekhawatiran mereka masing-masing kepada Leo. Jayda, yang terbiasa menjadi pusat perhatian, menanggung tekanan untuk terus tampil unggul; Mia, yang orang tuanya telah bercerai, mendambakan teman; sebagian anak cemas dengan perubahan suara dan tubuh mereka, sebagian lagi resah karena pindah sekolah, ekspektasi keluarga, atau hubungan dengan teman sebaya. Leo tidak menyelesaikan semua masalah mereka; ia hanya mendengarkan sampai mereka selesai bercerita, lalu menyarankan perubahan kecil yang bisa langsung dicoba.

Seorang anak laki-laki duduk di kamarnya sambil makan dan melihat ponsel

Anak-anak itu berangsur-angsur menjadi lebih terbuka untuk berbicara dan mulai saling bekerja sama. Namun demi mempertahankan hubungan khusus dengan setiap anak, Leo tidak memberi tahu bahwa teman-teman lain juga mengetahui rahasianya; ia membiarkan setiap anak percaya bahwa dirinyalah satu-satunya yang pernah mendengar Leo bicara. Hal ini kelak menjadi penyebab kekecewaan teman-temannya.

Squirtle Membongkar Rahasia

Leo semakin banyak menghabiskan waktu untuk anak-anak, sehingga Squirtle merasa terabaikan. Ia pun membongkar rahasia Leo di depan seluruh kelas, mengungkapkan bahwa setiap murid yang pernah membawa Leo pulang sebenarnya sudah pernah mendengarnya bicara. Anak-anak menyadari bahwa mereka bukan satu-satunya yang tahu, dan merasa Leo telah memakai cerita yang sama untuk mendapatkan kepercayaan semua orang, sehingga mereka pun mulai mengabaikannya.

Tiga murid menundukkan kepala dengan raut kecewa

Ms. Malkin kemudian mengetahui bahwa Leo bisa bicara, dan menyadari bahwa perubahan pada murid-muridnya berkaitan dengannya. Ia pun membawa Leo pulang ke tempat tinggalnya. Dari cerita Ms. Malkin, Leo mengetahui bahwa ia sebenarnya ingin menjadi guru tetap, tetapi selama ini hanya bisa menjadi guru pengganti; kekecewaan dalam kariernya itulah yang ia bawa ke dalam kelas. Leo membujuknya untuk mengubah cara memperlakukan murid-murid, dan Ms. Malkin pun mulai bersikap lebih lembut.

Leo berdiri di dalam ruangan menghadap Ms. Malkin yang membungkuk sambil berbicara

Kebohongan Setelah Kemenangan di Pameran Sejarah

Murid-murid mempersiapkan proyek reka ulang tokoh sejarah untuk pameran sejarah sekolah, dan berkat kerja sama mereka berhasil menang, memenangkan tur karyawisata ke taman hiburan Magic Kingdom. Melihat kemajuan anak-anak mereka, para orang tua memberikan pujian kepada Ms. Malkin. Ms. Malkin, yang ingin mendapatkan pengakuan itu sekaligus khawatir Leo akan membongkar kejadian yang sebenarnya, membawa Leo ke Everglades sebelum keberangkatan dan meninggalkannya sendirian di alam liar.

Seorang murid mengenakan baju zirah memerankan Joan of Arc di pameran sejarah

Anak-anak sebenarnya ingin meminta maaf kepada Leo, tetapi Ms. Malkin memberi tahu mereka bahwa Leo sudah pergi dengan sendirinya. Sementara itu, Squirtle menyesali telah membongkar rahasia Leo, dan juga tahu bahwa Leo keliru mengira waktunya hampir habis. Ia menggunakan drone milik Eli untuk mengejar bus sekolah yang menuju taman hiburan, lalu memberi tahu seluruh kelas bahwa Ms. Malkin telah berbohong. Didesak pertanyaan murid-murid, Ms. Malkin akhirnya mengakui bahwa ia meninggalkan Leo di Everglades.

Bus Sekolah Berbelok Menuju Everglades

Ms. Malkin meminta bus sekolah berbelok arah, tetapi sopirnya tetap mengantar semua orang ke Magic Kingdom. Setibanya di sana, murid-murid tidak masuk ke taman, melainkan berlari kembali ke bus untuk mencari Leo; Ms. Malkin dan guru olahraga mengejar bus itu, sementara Kabir, murid asal New York, mengambil alih kemudi dan membawa seluruh kelas menuju Everglades.

Seorang dewasa memegang setir bus sekolah, murid-murid berkumpul di bagian depan kabin

Di sisi lain, Leo bertemu dengan sesama kadal berduri yang hidup di alam liar dan baru mengetahui bahwa spesiesnya bisa hidup sampai sekitar seratus sepuluh tahun. Perhitungannya soal batas waktu hidupnya ternyata tidak akurat, sehingga ia kembali punya harapan untuk terus hidup dan memutuskan untuk kembali mencari anak-anak itu.

Leo kemudian dikepung buaya. Ms. Malkin dan murid-murid yang tiba ikut membantu penyelamatan: Ms. Malkin melemparkan lencana pelanggaran logam yang dibawanya ke arah buaya yang mendekat, Summer terus bicara untuk mengalihkan perhatian buaya lainnya, sementara Squirtle dan drone mendekat dari udara. Setelah berhasil melewati kawanan buaya, mereka menemukan sehelai kulit bekas ganti kulit Leo dan sempat mengira ia sudah mati; tak lama kemudian Leo muncul dari dekat situ dan menjelaskan bahwa kulit itu hanya bekas ganti kulitnya karena gugup.

Ms. Malkin memiringkan tubuh sambil mengulurkan kotak di tangannya ke arah buaya yang membuka mulut

Leo memandang dari samping batang pohon ke arah guru dan murid-murid yang berbaris di hutan

Ending

Di Everglades, anak-anak mengetahui bahwa Leo tidak mati, dan bahwa ia tidak akan mati di usia tujuh puluh lima tahun; Leo berdamai dengan mereka atas kebohongan dan kesalahpahaman sebelumnya. Sekembalinya ke sekolah, tahun ajaran pun berakhir dan murid-murid kelas lima akan naik ke sekolah menengah pertama; Leo mengingatkan mereka untuk terus saling memperhatikan dan tidak memendam kekhawatiran sendirian. Anak-anak kini telah belajar untuk saling mendengarkan secara aktif, dan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada seekor hewan peliharaan kelas untuk menyelesaikan semua masalah mereka.

Anak-anak berkumpul sambil menggendong Leo

Mrs. Salinas kembali ke sekolah bersama bayinya yang baru lahir, dan Ms. Malkin akhirnya mendapatkan posisi guru tetap. Kepala sekolah kemudian menugaskannya mengajar taman kanak-kanak, dan menjadikan Leo serta Squirtle sebagai hewan peliharaan baru di kelas itu. Kedua hewan itu semula mengira akhirnya telah melewati murid-murid paling sulit diatur, tetapi kini justru harus menghadapi sekelompok anak taman kanak-kanak yang penuh energi; film ini ditutup dengan situasi mereka tepat sebelum memasuki kelas baru.

Sekelompok besar murid berkumpul di depan gedung sekolah mendengarkan seorang dewasa berbicara