← Kembali ke beranda

These Final Hours

Dua belas jam sebelum badai api mencapai Perth: alur cerita lengkap dan ending These Final Hours, saat James menyelamatkan Rose, melintasi kota yang kacau untuk mencari ayahnya, lalu kembali kepada Zoe.

Judul

These Final Hours

Tahun / Durasi

2013 · 87 menit

Genre

Drama / Fiksi ilmiah / Thriller

Sutradara

Zak Hilditch

Penulis

Zak Hilditch

Rating

Pemeran

Nathan Phillips (sebagai James), Angourie Rice (sebagai Rose), Jessica De Gouw (sebagai Zoe), Kathryn Beck (sebagai Vicky), Daniel Henshall (sebagai Freddy), Lynette Curran (sebagai ibu James)

These Final Hours
Seorang perempuan berambut hitam menatap ke depan dengan ekspresi muram di dalam ruangan redup Seorang anak perempuan berdiri di halaman yang berantakan sementara seorang pria berkaus tanpa lengan membungkuk ke arahnya dari balik mobil Di dalam mobil, seorang pria berkaus tanpa lengan menoleh ke arah anak perempuan di sebelahnya yang memegang pakaian merah muda Sepasang tangan memegang foto kusut seorang pria dan perempuan Kerumunan berkumpul di depan beberapa bendera Australia sementara seorang pria bertelanjang dada berdiri di atas mereka Seorang perempuan berenang maju di bawah permukaan kolam yang penuh sesak
Peringatan spoiler: Bagian berikut menceritakan alur lengkap, titik balik penting, dan endingnya. Kamu bisa langsung lompat ke bab yang ingin kamu ingat.

These Final Hours adalah film kiamat Australia yang ditulis dan disutradarai oleh Zak Hilditch, serta dibintangi Nathan Phillips, Angourie Rice, dan Jessica De Gouw. Film ini tayang perdana di Melbourne International Film Festival pada 2 Agustus 2013, kemudian dirilis di Australia pada 31 Juli 2014, dengan durasi 87 menit.

Per 12 Oktober 2026, film ini mendapat rating 6,6 di IMDb dari 20.624 suara; dari 56 ulasan kritikus yang dihimpun Rotten Tomatoes, 84% memberikan penilaian positif, sedangkan skor penontonnya mencapai 64% berdasarkan lebih dari 5.000 penilaian. Tanggapan kritikus secara umum cenderung positif, sementara penilaian penonton biasa lebih moderat.

Hitung mundur dua belas jam dan perpisahan di tepi laut

Sebuah asteroid menghantam Atlantik Utara, memicu badai api global yang menyebar di sepanjang permukaan bumi. Perth, Australia Barat, hanya memiliki waktu sekitar dua belas jam lagi. James berada di rumah tepi laut bersama Zoe, kekasih gelapnya, ketika Zoe memberitahunya bahwa ia sedang hamil dan berharap mereka dapat melewati saat-saat terakhir bersama. James tidak sanggup menghadapi kabar itu dan tidak ingin menunggu kematian dalam keadaan sadar, sehingga ia tetap memutuskan pergi ke pesta akhir dunia yang diadakan temannya, Freddy.

Seorang perempuan berambut hitam menatap ke depan dengan ekspresi muram di dalam ruangan redup

Setelah meninggalkan Zoe, James berkendara seorang diri. Ketertiban kota telah runtuh, siaran radio terus melaporkan badai api yang semakin dekat, sementara orang-orang yang bunuh diri, bentrokan penuh kekerasan, dan kendaraan terbengkalai terlihat di tepi jalan. Awalnya ia hanya ingin segera tiba di pesta untuk membius dirinya dengan alkohol dan narkoba, tetapi tak lama kemudian ia terpaksa berhenti.

Menyelamatkan Rose di tepi jalan

Setelah mobilnya dirampas, James berjalan melewati sebuah rumah dan melihat dua pria menyekap seorang anak perempuan. Ia menerobos masuk, membunuh keduanya, lalu membawa anak itu keluar. Anak itu bernama Rose. Ia terpisah dari ayahnya di dekat Malaga; sang ayah tadinya hendak membawanya ke rumah bibinya di Roleystone.

Seorang anak perempuan berdiri di halaman yang berantakan sementara seorang pria berkaus tanpa lengan membungkuk ke arahnya dari balik mobil

Setelah mendapatkan mobil lain, James berjanji akan lebih dahulu membantu Rose mencari tempat yang aman. Ia masih memikirkan pesta itu dan tidak berniat memikul tanggung jawab untuk menjaga Rose sampai akhir; sementara itu, Rose terus meminta agar mereka mencari ayahnya. Di dalam mobil, keduanya memastikan rute lalu melintasi jalanan yang semakin sepi dan panas.

Di dalam mobil, seorang pria berkaus tanpa lengan menoleh ke arah anak perempuan di sebelahnya yang memegang pakaian merah muda

Tak ada lagi yang dapat dititipi Rose di rumah kakaknya

James pertama-tama berpikir untuk menitipkan Rose kepada kakak perempuannya. Sesampainya di rumah sang kakak, ia menemukan kakak dan kakak iparnya telah meninggal di kamar mandi, sementara di halaman terdapat tiga makam kecil. Keluarga itu memilih mengakhiri hidup bersama sebelum badai api tiba, sehingga rencana James untuk menitipkan Rose pun gagal.

Sepasang tangan memegang foto kusut seorang pria dan perempuan

Setelah itu, James mencoba mencari orang lain yang dapat mengambil alih tanggung jawab menjaga Rose, tetapi orang-orang yang mereka temui di perjalanan sudah meninggal atau hanya sibuk dengan rencana terakhir mereka sendiri. Tidak ada yang dapat mengantarkan Rose kembali kepada ayahnya. Pada akhirnya James tetap membawa Rose ke rumah Freddy, berharap setidaknya dapat mencapai tujuan awalnya terlebih dahulu.

Pesta, kolam renang, dan bunker yang tak berguna

Pesta Freddy dipadati orang. Ada yang mabuk dan memakai narkoba, ada yang berkelahi, dan ada pula yang bermain rolet Rusia; rumah dan halaman dipenuhi pesta pora yang tak terkendali. Rose tetap berada di sisi James dan merasa gelisah melihat segala sesuatu di sekelilingnya. James bertemu Vicky, adik Freddy yang merupakan pacar resminya, lalu untuk sementara meninggalkan Rose di dekat kolam renang.

Kerumunan berkumpul di depan beberapa bendera Australia sementara seorang pria bertelanjang dada berdiri di atas mereka

Seorang perempuan berenang maju di bawah permukaan kolam yang penuh sesak

Vicky mengajak James melihat bunker di bawah garasi dan yakin tempat itu dapat melindungi mereka dari bencana. Setelah melihat ruang dan persediaan yang terbatas, James dengan tegas mengatakan bahwa bunker itu tidak akan membuat siapa pun bertahan hidup. Reaksi Freddy menyadarkan Vicky bahwa kakaknya sudah lama mengetahui rencana berlindung itu tidak berguna. James pun akhirnya mengakui bahwa pesta maupun bunker tidak dapat mengubah akhir yang akan datang.

Di bawah cahaya biru kehijauan, seorang pria berkaus tanpa lengan menghadap perempuan yang berdiri di antara ranjang susun

Membawa Rose kabur dari pesta

Ketika kembali ke kolam renang, James mendapati seorang perempuan yang berada di bawah pengaruh narkoba mengira Rose adalah putrinya, Mandy, dan membujuknya menelan pil ekstasi. Rose sudah berhalusinasi dan mulai muntah. James hendak membawanya pergi, tetapi perempuan itu menuduhnya menculik anak, sementara Freddy juga menghadangnya dengan pistol.

Seorang perempuan berambut panjang membuka mulut dan berbicara dengan emosional ke arah kanan gambar di dalam ruangan

Vicky mengambil pistol itu dan menembak mati perempuan yang terus mengganggu Rose, lalu menyuruh James segera membawa anak tersebut pergi. James tidak kembali lagi ke pesta. Ia membawa Rose yang sedang sakit ke rumah ibunya. Di sana, untuk pertama kalinya ia menenangkan diri dan menghadapi keluarganya serta kematian yang semakin dekat.

Berpamitan kepada ibunya dan menemukan ayah Rose

James dan ibunya telah lama terasing. Ketika sang ibu bertanya tentang kakak perempuan James beserta keluarganya, James menyembunyikan fakta bahwa mereka telah meninggal dan berbohong dengan mengatakan bahwa mereka sudah melarikan diri dari kota. Sang ibu memutuskan tetap berada di rumahnya untuk menunggu saat terakhir, menyerahkan bensin kepada putranya, dan mencari pakaian bersih untuk Rose. Keduanya berpelukan saat berpisah, lalu James melanjutkan perjalanan bersama Rose menuju Roleystone.

Seorang perempuan tua berambut putih tersenyum sambil berbicara di dalam ruangan yang berantakan

Rumah sang bibi tampak kosong, tetapi di luar rumah James menemukan semua kerabat Rose telah meninggal, termasuk ayahnya. Keluarga itu juga memilih bunuh diri bersama. Awalnya James ingin melindungi Rose agar tidak melihat jenazah mereka; Rose bersikeras ingin bertemu ayahnya, jadi James mengangkat sang ayah ke tepi kolam agar Rose dapat berada di sisinya.

Seorang anak perempuan berbaju merah muda menangis sambil menelungkup di dada pria yang memejamkan mata

Rose mengelilingi ayahnya dengan bunga dan memutuskan tetap tinggal bersamanya untuk menunggu badai api. James juga menceritakan Zoe dan anak mereka yang belum lahir. Rose mendesaknya untuk kembali mencari Zoe selagi masih ada waktu, lalu keduanya berpisah di tepi hutan.

Seorang anak perempuan berbaju merah muda bergambar burung hantu berdiri sendirian di depan hutan

Ending

James berkendara menuju pantai, tetapi mobilnya mogok di tengah jalan karena panas. Ia meninggalkan mobil dan terus berlari, hingga akhirnya kembali ke rumah Zoe sebelum badai api tiba. Pada awalnya Zoe masih marah karena James telah meninggalkannya, tetapi mereka segera berhenti bertengkar dan mengakui bahwa mereka masih saling mencintai.

Ujung cakrawala di atas laut telah tertutup dinding api merah. James dan Zoe berdiri berpelukan di tepi pantai sambil menatap badai api yang mendekat. Mereka tidak lagi mencari cara untuk menyelamatkan diri; api menelan pesisir, lalu film berakhir saat mereka bersama-sama menyambut momen terakhir.

Dua sosok berpelukan erat di depan dinding api merah