← Kembali ke beranda

Monsters, Inc.

Seorang gadis kecil memasuki dunia monster yang menghasilkan listrik dari jeritan: alur cerita lengkap Monsters, Inc., dari Boo yang tersesat ke pabrik dan konspirasi mesin ekstraksi jeritan hingga pengejaran di gudang pintu serta tawa yang menggantikan ketakutan

Judul

Monsters, Inc.

Tahun / Durasi

2001 · 92 menit

Genre

Komedi / Animasi / Anak-anak / Fantasi / Petualangan

Sutradara

Pete Docter, David Silverman, Lee Unkrich

Penulis

Andrew Stanton, Daniel Gerson

Rating

Pemeran

John Goodman (suara James P. Sullivan), Billy Crystal (suara Mike Wazowski), Mary Gibbs (suara Boo), Steve Buscemi (suara Randall Boggs), James Coburn (suara Henry J. Waternoose III)

Penghargaan

Academy Awards ke-74: Lagu Orisinal Terbaik

Monsters, Inc.
Monster hijau bermata satu dan monster berbulu biru berdiri di samping peralatan stasiun pintu Monster berbulu biru mengangkat seorang gadis kecil berbaju merah dengan satu tangan di depan stasiun pintu Wahana terbang di langit malam menyorot jalan dengan lampu pencari Monster berbulu biru duduk di tepi ranjang saat gadis kecil berbaju merah mendekati lengannya Monster berbulu biru menggendong gadis kecil berkostum ungu, dengan monster hijau bermata satu berjalan di sampingnya Monster hijau bermata satu ditahan pipa logam di depan sebuah mesin
Peringatan spoiler: Bagian berikut menceritakan alur lengkap, titik balik penting, dan endingnya. Kamu bisa langsung lompat ke bab yang ingin kamu ingat.

Monsters, Inc. adalah film animasi Amerika Serikat tahun 2001 yang diproduksi Pixar Animation Studios dan didistribusikan Walt Disney Pictures. Film ini disutradarai Pete Docter, dengan David Silverman dan Lee Unkrich sebagai sutradara pendamping, serta ditulis Andrew Stanton dan Daniel Gerson. John Goodman, Billy Crystal, Mary Gibbs, Steve Buscemi, dan James Coburn mengisi suara karakter-karakter utamanya. Film berdurasi 92 menit ini tayang di Amerika Serikat pada 2 November 2001.

Hingga 29 September 2026, film ini memperoleh rating 8,1 di IMDb dari 1.093.051 penilaian. Di Rotten Tomatoes, 96% dari 191 ulasan kritikus memberikan penilaian positif, sedangkan Popcornmeter penonton mencapai 90% berdasarkan lebih dari 250.000 penilaian. Penilaian kritikus profesional maupun penonton sama-sama tergolong sangat tinggi, dengan tanggapan keseluruhan yang positif.

Dunia Monster yang Beroperasi dengan Tenaga Jeritan

Energi Monstropolis berasal dari jeritan anak-anak manusia. Para petugas penakut di Monsters, Inc. memasuki kamar tidur anak-anak melalui pintu-pintu khusus, lalu mengubah jeritan yang terkumpul menjadi listrik. Para monster percaya bahwa anak manusia memiliki racun mematikan sehingga setiap benda yang terbawa dari dunia manusia akan memicu prosedur dekontaminasi oleh Badan Deteksi Anak.

James P. Sullivan adalah petugas penakut dengan kinerja terbaik di perusahaan. Mike Wazowski adalah asistennya sekaligus sahabat yang tinggal bersamanya. Randall Boggs, yang dapat menghilang, terus bersaing dengan Sullivan. Pada saat yang sama, anak-anak makin sulit ditakuti dan produksi perusahaan terus menurun. Presiden perusahaan, Henry J. Waternoose III, juga menghadapi tekanan akibat krisis energi.

Monster hijau bermata satu dan monster berbulu biru berdiri di samping peralatan stasiun pintu

Boo Melewati Pintu dan Tiba di Monstropolis

Suatu malam setelah pulang kerja, Sullivan menemukan sebuah pintu yang masih aktif di stasiun kerja Randall. Ketika ia memeriksa kamar tidur manusia di balik pintu itu, seorang gadis kecil mengikutinya masuk ke pabrik. Sullivan beberapa kali mencoba mengembalikannya, tetapi selalu gagal karena Randall tiba-tiba kembali. Ia terpaksa menyembunyikan gadis itu di dalam tas dan membawanya pergi.

Monster berbulu biru mengangkat seorang gadis kecil berbaju merah dengan satu tangan di depan stasiun pintu

Saat itu, Mike sedang merayakan ulang tahun pacarnya, Celia, di sebuah restoran sushi. Sullivan datang membawa tas untuk meminta bantuan, tetapi gadis kecil itu justru muncul di restoran. Para pengunjung berhamburan karena ada anak manusia, lalu Badan Deteksi Anak segera menutup lokasi tersebut. Sullivan dan Mike memanfaatkan kekacauan untuk pergi dan membawa gadis itu ke apartemen mereka.

Wahana terbang di langit malam menyorot jalan dengan lampu pencari

Gadis Kecil yang Disembunyikan di Apartemen

Sullivan dan Mike segera menyadari bahwa gadis kecil itu tidak beracun dan sentuhan dengannya juga tidak mencelakai monster. Gadis itu menganggap Sullivan sebagai kucing besar, sementara Sullivan memberinya nama panggilan “Boo”. Tawa Boo juga membuat peralatan listrik di apartemen seketika memperoleh energi yang sangat besar, menunjukkan bahwa tawa dapat menghasilkan listrik jauh lebih banyak daripada jeritan.

Monster berbulu biru duduk di tepi ranjang saat gadis kecil berbaju merah mendekati lengannya

Keesokan harinya, kedua monster menyamarkan Boo sebagai monster dengan sarung kursi dan kap lampu, lalu membawanya masuk ke perusahaan. Mereka berniat menemukan pintunya dan mengantarnya pulang. Sullivan makin mengutamakan keselamatan Boo, sedangkan Mike khawatir terbongkarnya masalah ini akan membuat mereka kehilangan pekerjaan dan diburu.

Monster berbulu biru menggendong gadis kecil berkostum ungu, dengan monster hijau bermata satu berjalan di sampingnya

Mesin Ekstraksi Jeritan Milik Randall

Randall sudah menunggu di dekat pintu Boo untuk menculiknya, tetapi ia keliru membawa Mike yang bersembunyi di dalam sebuah kotak. Sullivan membuntuti Randall ke ruang bawah tanah dan menemukan mesin yang dapat mengambil jeritan dari anak-anak secara paksa. Randall berencana memakainya untuk meningkatkan produksi energi dan hendak mengujinya terlebih dahulu pada Mike.

Monster hijau bermata satu ditahan pipa logam di depan sebuah mesin

Sullivan menggagalkan pengujian itu dan menyelamatkan Mike. Mereka membawa Boo menemui Waternoose untuk mengungkap rencana Randall. Saat itu, mereka masih memandang presiden perusahaan sebagai orang yang dapat menghentikan konspirasi tersebut tanpa menyadari bahwa tindakan Randall didukung oleh pihak yang lebih tinggi.

Demonstrasi Menakut-nakuti dan Pengkhianatan Waternoose

Waternoose membawa Sullivan ke ruang pelatihan dan memintanya memperagakan cara menakut-nakuti kepada para pegawai baru. Sullivan mengaum sekuat tenaga di kamar tidur simulasi sehingga Boo, yang bersembunyi di dekatnya, ketakutan. Setelah melihat ketakutan Boo, untuk pertama kalinya Sullivan menghadapi secara langsung dampak pekerjaannya yang membuat anak-anak menangis ketakutan.

Sejumlah monitor menampilkan monster berbulu biru yang menganga untuk menakut-nakuti dan seorang anak di ranjang

Setelah Boo terlihat, Waternoose mengakui bahwa ia bekerja sama dengan Randall. Ia menganggap krisis energi tidak lagi memiliki jalan keluar lain dan bersiap memakai mesin ekstraksi jeritan untuk menculik lebih banyak anak. Waternoose merebut Boo, lalu mengasingkan Sullivan dan Mike melalui sebuah pintu ke Pegunungan Himalaya di dunia manusia.

Monster abu-abu berwajah bulat duduk di belakang meja sambil melihat dokumen, dengan monster merah bertubuh jangkung berdiri di sampingnya

Himalaya dan Penyelamatan Kembali ke Pabrik

Di tengah salju, Sullivan dan Mike bertemu monster salju lain yang juga diasingkan. Monster itu memberi tahu mereka bahwa ada desa di kaki gunung, tempat rumah-rumah memiliki pintu lemari yang dapat membawa mereka kembali ke dunia monster. Sullivan memutuskan segera turun gunung untuk menyelamatkan Boo, tetapi Mike menganggap krisis ini terjadi karena Sullivan terus mengubah rencana dan menolak ikut.

Monster hijau bermata satu berdiri di gua es, sementara monster berbulu putih di sampingnya mengangkat kedua tangan

Sullivan menemukan pintu di desa seorang diri dan kembali ke perusahaan. Ia tiba di ruang bawah tanah dan menghentikan mesin ekstraksi jeritan agar tidak menyakiti Boo, tetapi Randall yang dapat menghilang menyerangnya. Mike kemudian juga kembali ke perusahaan dan tanpa sengaja memukul Randall yang sedang tidak terlihat saat mereka bertengkar, sehingga Sullivan dapat terus melarikan diri bersama Boo.

Monster berbulu biru berlari sambil membawa bungkusan ungu, sementara monster hijau bermata satu ditahan monster ungu

Pengejaran di Gudang Pintu dan Kekalahan Randall

Randall mengejar Sullivan, Mike, dan Boo dengan ketat. Ketiganya melarikan diri ke gudang raksasa tempat banyak pintu kamar anak disimpan. Rel bergerak mengirim pintu-pintu itu ke berbagai tempat, sementara tawa Boo mengaktifkan banyak pintu sekaligus. Mereka terus melewati pintu untuk bolak-balik antara Monstropolis dan berbagai kamar tidur manusia sambil menghindari Randall.

Monster bunglon merah mencengkeram gadis kecil berkostum ungu

Boo tidak lagi bersembunyi dari Randall. Ia menerjang dan memukul monster yang pernah menakutinya itu. Sullivan dan Mike kemudian melempar Randall melalui pintu milik sebuah keluarga. Keluarga itu mengiranya sebagai aligator dan memukulinya, sedangkan kedua monster menghancurkan pintu yang bersangkutan dari sisi Monstropolis untuk memutus jalan kembalinya.

Pintu warna-warni tersusun rapat dalam beberapa tingkat di gudang yang tinggi

Waternoose Tertangkap, Boo Pulang

Sullivan dan Mike akhirnya menemukan pintu Boo, tetapi Waternoose memindahkan pintu itu ke lantai penakut dan mencoba membuat Badan Deteksi Anak menangkap mereka. Mike mengalihkan perhatian para agen, sementara Sullivan membawa Boo dan memancing Waternoose ke kamar tidur simulasi. Dalam pengejaran itu, Waternoose mengakui bahwa ia bersiap menculik banyak anak. Mike merekam pengakuan tersebut dan memperdengarkannya kepada Badan Deteksi Anak.

Sejumlah monitor menayangkan konfrontasi antara monster berbulu biru dan monster berkaki banyak

Setelah Waternoose ditangkap, petugas administrasi bernama Roz mengungkapkan bahwa ia adalah pemimpin Badan Deteksi Anak yang sudah lama menyelidiki konspirasi di perusahaan. Ia mengizinkan Sullivan dan Mike mengantar Boo kembali ke kamar tidurnya, tetapi untuk mencegah kedua dunia tetap terhubung, pintu Boo segera dibongkar dan dihancurkan. Sullivan hanya dapat menyimpan sekeping kecil kayunya sebagai kenang-kenangan.

Gadis kecil berbaju merah berdiri membelakangi kamera di depan lemari yang terbuka

Ending

Berdasarkan tawa Boo, Sullivan mengusulkan cara baru untuk menghasilkan listrik. Monsters, Inc. tidak lagi mengirim pegawai untuk menakut-nakuti anak-anak, melainkan meminta mereka masuk ke kamar tidur dan melawak untuk mengumpulkan energi dari tawa. Krisis energi pun berakhir. Sullivan menggantikan Waternoose memimpin perusahaan, sedangkan Mike menjadi salah satu pelawak terbaik.

Sejumlah monster bekerja di pabrik yang dihiasi balon dan pita

Mike diam-diam mengumpulkan pecahan pintu Boo dan menyusun kembali seluruh pintu itu, kecuali kepingan terakhir yang selama ini disimpan Sullivan. Sullivan memasang kembali kepingan kayu tersebut dan pintu itu aktif lagi. Ia masuk ke kamar tidur Boo dan tersenyum setelah mendengarnya memanggil. Film berakhir ketika keduanya akhirnya bertemu kembali.

Monster berbulu biru dan monster hijau bermata satu berdiri di samping pintu putih bermotif yang tersambung ke mesin