Look Both Ways
Satu hasil tes kehamilan membuka dua jalur kehidupan: ulasan lengkap alur cerita film Look Both Ways, dari percabangan di malam kelulusan hingga akhir karier dan asmara yang dicapai kedua jalur hidup itu
Judul
Look Both Ways
Tahun / Durasi
2022 · 110 menit
Genre
Drama / Komedi / Romantis
Sutradara
Wanuri Kahiu
Penulis
April Prosser
Rating
Pemeran
Lili Reinhart (sebagai Natalie Bennett), Danny Ramirez (sebagai Gabe), David Corenswet (sebagai Jake), Aisha Dee (sebagai Cara), Luke Wilson (sebagai Rick Bennett), Andrea Savage (sebagai Tina Bennett), Nia Long (sebagai Lucy Galloway)
Look Both Ways adalah film drama komedi romantis asal Amerika Serikat yang dirilis pada 2022, disutradarai oleh Wanuri Kahiu dengan naskah karya April Prosser. Lili Reinhart berperan sebagai Natalie, seorang calon lulusan kuliah yang berkarier di dunia ilustrasi, sementara Danny Ramirez dan David Corenswet masing-masing berperan sebagai Gabe dan Jake yang muncul di dua jalur kehidupan berbeda. Film ini tayang di Netflix pada 17 Agustus 2022 dengan durasi 110 menit. Saat artikel ini ditulis, film ini mendapat nilai 6,3 di IMDb; Rotten Tomatoes mengumpulkan 42 ulasan kritikus dengan tingkat kesegaran 62%, sementara indeks Popcorn dari penonton sebesar 72%. Sambutan secara keseluruhan tergolong biasa saja; ulasan mengapresiasi akting yang ringan dan hangat serta konsep kehidupan paralel, tetapi juga menilai konflik pada kedua jalur cerita ditangani secara terlalu ideal.
Film ini tidak memperlakukan kedua kemungkinan hasil sebagai pilihan menang-kalah yang saling meniadakan, melainkan menampilkan secara bergantian bagaimana Natalie, baik sebagai ibu maupun setelah berangkat ke Los Angeles untuk mengejar karier animasi, menghadapi pilihan-pilihan keluarga, asmara, dan kreativitasnya masing-masing.
Dua Tes Kehamilan di Malam Kelulusan
Di tahun terakhir kuliah, Natalie dan sahabatnya Gabe melakukan hubungan intim satu kali tanpa niat mengubah hubungan pertemanan mereka. Natalie sudah merancang rencana hidup setelah lulus: ia akan pindah ke Los Angeles bersama sahabatnya Cara, masuk ke industri animasi, dan pada akhirnya membuat karyanya sendiri. Pada malam pesta kelulusan, ia tiba-tiba merasa mual, dan Cara menemaninya ke kamar mandi untuk melakukan tes kehamilan.

Film ini bercabang menjadi dua jalur paralel sejak saat hasil tes itu muncul. Pada satu jalur, hasilnya positif dan Natalie harus menyusun ulang rencana hidupnya; pada jalur lainnya, hasilnya negatif dan ia berangkat ke Los Angeles bersama Cara sesuai rencana. Selanjutnya, kedua alur cerita ini bergantian ditampilkan.
Jalur Positif: Mempertahankan Kehamilan dan Kembali ke Kampung Halaman
Pada jalur positif, Natalie memberi tahu Gabe tentang kehamilannya. Gabe menyatakan akan menghormati dan mendukung apa pun keputusannya; Natalie memilih mempertahankan kehamilannya, membiarkan Cara berangkat sendiri ke Los Angeles, sementara dirinya pindah kembali ke rumah orang tuanya, Tina dan Rick. Gabe segera melamarnya, tetapi Natalie menolak karena mereka berdua saat itu belum menjalin hubungan asmara, dan ia juga tidak ingin menyamakan kehamilan dengan pernikahan.

Menjelang akhir masa kehamilannya, Gabe tetap mendampingi Natalie, dan Tina serta Rick turut membantu merawatnya. Saat Natalie melahirkan, Gabe mengantarnya bergegas ke rumah sakit, disusul kedua orang tuanya.


Setelah putrinya, Rosie, lahir, kehidupan Natalie untuk sementara sepenuhnya dipenuhi urusan mengasuh anak. Tina menjelaskan kepadanya bahwa menjadi ibu tidak berarti harus melepaskan tujuan berkarya yang sudah dirintisnya; setelah orang tuanya dan Gabe ikut membantu mengasuh Rosie, Natalie mulai kembali memegang kuasnya.

Jalur Positif: Mengasuh Bersama dan Berkarya Kembali
Natalie dan Gabe mengasuh Rosie bersama tanpa tinggal serumah. Gabe berharap mereka bertiga tinggal bersama, tetapi Natalie tidak menyetujuinya dan justru mendorong Gabe untuk berkencan dengan orang lain. Gabe kemudian menjalin hubungan dengan Miranda hingga bertunangan, dan Natalie menyadari dirinya merasa tidak nyaman dengan hal itu, meski ia tetap berusaha mengalihkan perhatiannya kembali ke kehidupan pribadinya.

Saat Natalie membawa Rosie ke Los Angeles untuk mengunjungi Cara, ia mengetahui putrinya sempat dititipkan kepada pengasuh yang tidak dikenalnya, sehingga ia memutuskan pulang lebih cepat dari rencana. Kepulangan mendadak ini mengecewakan Cara, dan juga membuat Natalie makin menyadari bahwa ritme hidupnya kini berbeda dari teman-temannya yang belum punya anak. Sekembalinya ke rumah, ia mengubah pengalaman ini menjadi karya gambar, membuat komik seputar Rosie, yang kemudian mendapat kesempatan tampil di festival film SXSW.

Jalur Positif: Gabe Mengakhiri Pertunangannya
Lima tahun kemudian, Natalie membawa Rosie menonton penampilan band Gabe. Ia menyadari Miranda tidak hadir, dan setelah pertunjukan ia menanyakannya kepada Gabe. Gabe memberitahunya bahwa ia sudah mengakhiri pertunangannya karena orang yang masih dicintainya adalah Natalie. Pada titik ini, Natalie juga sudah bisa menempatkan peran sebagai ibu dan kariernya sebagai kreator dalam satu kehidupan yang sama, dan keduanya memutuskan untuk tidak lagi sekadar mengasuh bersama, melainkan sungguh-sungguh mencoba menjalin hubungan asmara.

Jalur Negatif: Pekerjaan dan Asmara di Los Angeles
Pada jalur negatif, Natalie dan Cara pindah ke Los Angeles sesuai rencana. Keduanya beradaptasi dengan kota baru sambil mencari peluang masuk ke industri masing-masing. Natalie ingin menjadi kreator animasi dan melamar sebagai asisten animator terkenal, Lucy Galloway; ia berkenalan dengan Jake di sebuah acara industri, dan dengan bantuannya, ia mempersiapkan diri untuk wawancara kerja hingga akhirnya mendapatkan pekerjaan itu.


Jake ingin menjadi produser film, dan ia maupun Natalie sama-sama punya rencana karier yang jelas. Keduanya perlahan jatuh cinta dan mempertimbangkan untuk tinggal bersama, tetapi Jake kemudian mendapat posisi produksi selama satu tahun di Nova Scotia. Mereka mencoba menjalani hubungan jarak jauh, tetapi jadwal kerja yang sering tidak sinkron dan komunikasi yang tidak stabil akhirnya membuat hubungan ini berakhir.

Jalur Negatif: Menemukan Karyanya Sendiri Setelah Kehilangan Sandaran
Natalie selalu menganggap Lucy sebagai panutan kariernya, tetapi pekerjaan sebagai asisten tidak otomatis menjadikannya seorang kreator. Ketika ia akhirnya menyerahkan portofolio pribadinya kepada Lucy, penilaian yang diterimanya adalah karyanya belum punya suara sendiri. Lucy menyarankannya untuk berhenti dari posisi asisten dan mencari arah berkaryanya sendiri secara mandiri. Setelah mengundurkan diri, Natalie pulang bersama Cara ke kampung halaman untuk menghadiri pesta baby shower seorang teman; melihat perkembangan hidup teman-teman seusianya, untuk sesaat ia merasa pekerjaan dan asmaranya sama-sama melenceng dari rencana.

Natalie kemudian menyelesaikan film animasi pendeknya sendiri dan terpilih tampil di festival SXSW di Austin. Di Austin, ia kembali menonton penampilan band Gabe dan berbincang dengannya setelah lima tahun tidak bertemu. Gabe memberitahunya bahwa ia sudah bertunangan; Natalie pun menyinggung tes kehamilan di malam kelulusan itu, dan membayangkan bagaimana hidupnya akan berubah seandainya hasilnya berbeda.
Jake datang dari luar kota untuk menonton pemutaran perdana film pendek itu, dan mereka berdua bertemu kembali; setelah menonton film pendeknya, Lucy juga meminta Natalie menghubunginya lagi begitu kembali ke Los Angeles. Kesempatan yang diperoleh Natalie kali ini datang dari karya yang ia selesaikan sendiri, bukan dari statusnya sebagai asisten.
Ending
Kedua jalur cerita bertemu kembali di Austin. Pada jalur negatif, Jake datang ke festival dan bertemu kembali dengan Natalie; keduanya masih harus mengurus karier masing-masing, tetapi memutuskan untuk kembali menjalani hubungan ini dengan sungguh-sungguh.

Pada jalur positif, Natalie dan Gabe memastikan perasaan mereka satu sama lain, sambil terus mengasuh Rosie bersama. Kedua versi Natalie masing-masing berjalan melewati rumah tempat mereka tinggal semasa kuliah, bersama pasangan di sisi mereka. Keduanya sama-sama memasuki sendiri kamar mandi tempat mereka melakukan tes kehamilan dulu, menatap diri mereka di cermin, memastikan bahwa hidup masing-masing telah sampai pada titik yang bisa mereka terima, lalu pergi.
