Hereditary
Sebuah keluarga perlahan ditelan rencana sekte yang ditinggalkan sang nenek dari pihak ibu: uraian lengkap seluruh alur Hereditary, mulai dari kematian Charlie, tipu daya pemanggilan arwah, kerasukan Paimon, hingga penobatan di rumah pohon
Judul
Hereditary
Tahun / Durasi
2018 · 127 menit
Genre
Horor
Sutradara
Ari Aster
Penulis
Ari Aster
Rating
Pemeran
Toni Collette (sebagai Annie Graham), Alex Wolff (sebagai Peter Graham), Milly Shapiro (sebagai Charlie Graham), Gabriel Byrne (sebagai Steve Graham), Ann Dowd (sebagai Joan)
Hereditary adalah film horor Amerika Serikat tahun 2018 yang ditulis dan disutradarai oleh Ari Aster, sekaligus film panjang pertamanya sebagai sutradara. Toni Collette, Alex Wolff, Milly Shapiro, Gabriel Byrne, dan Ann Dowd masing-masing memerankan keluarga Graham serta Joan, yang kemudian mendekati Annie. Film berdurasi 127 menit ini dimulai dengan sebuah pemakaman, lalu perlahan mengungkap takdir yang telah diatur untuk keluarga tersebut.
Per 28 September 2026, film ini meraih rating 7,3 di IMDb berdasarkan 470.730 penilaian. Rotten Tomatoes menghimpun 385 ulasan kritikus dengan skor 90%, sedangkan skor penontonnya mencapai 72%. Skor kritikus dan penonton sama-sama berada di atas 70%, sehingga tanggapan secara keseluruhan cenderung positif.
Keanehan Setelah Pemakaman Sang Nenek
Seniman model miniatur Annie Graham tinggal di Utah bagian utara bersama suaminya, Steve, putranya, Peter, dan putrinya, Charlie. Setelah ibu Annie yang sudah lama renggang dengannya, Ellen, meninggal, seluruh keluarga menghadiri pemakamannya. Dalam pidato belasungkawa, Annie menyebut bahwa banyak orang yang tidak dikenalnya datang ke pemakaman itu. Sementara itu, Charlie terus menggambar dan khawatir tidak akan ada yang merawatnya setelah Annie meninggal. Di kelompok dukungan, Annie kemudian menjelaskan bahwa Ellen sudah lama mengalami gangguan mental. Ellen pernah berusaha mendekati Peter, tetapi setelah Charlie lahir, ia lebih banyak mengasuh cucu perempuannya itu.

Keanehan segera muncul di rumah. Annie melihat sosok ibunya di studio, sedangkan Steve menerima telepon dari pihak pemakaman yang memberitahukan bahwa makam Ellen telah dirusak, tetapi ia belum memberi tahu istrinya. Di sekolah, Charlie melihat seekor burung menabrak jendela hingga mati, lalu memotong kepalanya dan membawanya pergi. Ia juga melihat seseorang di kejauhan melambaikan tangan kepadanya. Kilatan cahaya yang berulang kali muncul serta simbol pada barang peninggalan Ellen masih belum mendapat penjelasan pada saat itu.


Charlie Tewas dalam Perjalanan ke Rumah Sakit Setelah Pesta
Peter ingin pergi ke pesta teman sekolahnya, dan Annie menyuruhnya mengajak Charlie. Setibanya di sana, Peter meninggalkan adiknya di lantai bawah lalu naik ke lantai atas bersama teman-temannya. Charlie memakan kue cokelat yang mengandung kacang kenari dan segera mengalami reaksi alergi parah. Peter buru-buru mengemudi untuk membawanya ke rumah sakit. Charlie menjulurkan kepala ke luar jendela agar dapat bernapas, tetapi di jalan raya yang gelap, Peter membanting setir untuk menghindari seekor rusa mati sehingga kepala Charlie menghantam tiang listrik di tepi jalan.
Peter menghentikan mobil, tetapi tidak berani menoleh untuk memastikan apa yang terjadi. Ia kemudian membawa mobil pulang dan masuk sendirian ke kamarnya. Annie baru menemukan jasad Charlie tanpa kepala di kursi belakang mobil pada keesokan paginya. Kepala Charlie tergeletak di tepi jalan dan dikerubungi semut. Baru pada ending film terungkap bahwa sekte tersebut sebelumnya menempatkan Paimon di dalam tubuh perempuan Charlie, dan kematiannya membuat mereka melanjutkan pencarian inang laki-laki.

Duka Membuat Keluarga Saling Berhadapan
Setelah Charlie dimakamkan, Peter terhimpit rasa bersalah, sementara Annie mengarahkan amarah dalam dukanya kepada sang putra. Steve berusaha menjaga kehidupan keluarga mereka, tetapi tidak mampu membuat ibu dan anak itu benar-benar berbicara. Saat makan malam, Annie menyalahkan Peter karena tidak menjaga adiknya. Peter membalas bahwa Annie-lah yang bersikeras menyuruh Charlie ikut ke pesta. Keduanya menumpahkan semua kepahitan yang sebelumnya tidak pernah mereka ungkapkan.

Pada saat yang sama, Annie menciptakan ulang lokasi kecelakaan dengan model miniaturnya. Ia pernah bercerita kepada Joan bahwa saat berjalan dalam tidur, ia menuangkan pengencer cat ke tubuhnya sendiri dan kedua anaknya, lalu terbangun sambil memegang korek api. Sejak itu, hubungannya dengan anak-anaknya menyisakan keretakan. Setelah Charlie meninggal, Annie terkadang tidur di rumah pohon. Ia juga bermimpi bahwa Peter sudah meninggal, atau dalam kondisi setengah sadar mengaku pernah berusaha menggugurkan kandungannya saat mengandung Peter. Kenyataan, mimpi, dan fenomena supernatural mulai saling tumpang tindih.

Joan Mengajari Annie Memanggil Arwah
Annie bertemu Joan di tempat parkir kelompok dukungan. Joan mengatakan bahwa ia juga kehilangan putra dan cucunya, lalu memperoleh kepercayaan Annie melalui duka yang serupa. Saat mereka bertemu lagi, Joan mengaku belajar berkomunikasi dengan mendiang cucunya, Louie, setelah mengikuti acara pemanggilan arwah terbuka untuk umum. Ia kemudian mengundang Annie ke rumahnya untuk menyaksikannya. Sebuah gelas di atas meja bergerak sendiri, dan kapur menulis di papan tanpa disentuh, sehingga Annie percaya bahwa ritual itu berhasil.

Joan mengajarkan sebuah mantra kepada Annie, menyuruhnya memegang barang milik orang yang sudah meninggal dan memastikan seluruh keluarga berada di dalam rumah. Annie terlebih dahulu mencoba ritual itu seorang diri dengan buku sketsa Charlie, lalu membangunkan Steve dan Peter untuk mengulanginya. Benda-benda di ruangan mulai bergerak, dan suara Charlie keluar dari mulut Annie. Ia baru sadar kembali setelah Steve menyiramnya dengan air. Sejak itu, Peter terus mendengar bunyi decakan lidah Charlie, serta melihat kilatan yang tidak wajar dan bayangannya bergerak di luar kendali.

Rencana Sekte yang Ditinggalkan Ellen
Annie mencoba membakar buku sketsa Charlie, tetapi mendapati lengannya ikut terbakar saat halaman buku itu menyala. Ia mendatangi rumah Joan untuk meminta bantuan. Tidak ada yang membukakan pintu, tetapi Annie dapat melihat perlengkapan ritual yang telah ditata Joan serta foto Peter yang diletakkan di dalam segitiga ritual. Annie pulang dan memeriksa barang peninggalan Ellen. Ia menemukan album foto yang memperlihatkan ibunya dan Joan mengikuti ritual bersama, serta melihat Ellen disebut sebagai “Ratu Leigh”. Buku lain memperkenalkan Paimon, sang raja iblis. Para pemanggilnya percaya bahwa ia dapat memberi mereka pengetahuan dan kekayaan, serta bahwa ia lebih menyukai inang laki-laki.

Annie kemudian menemukan jasad Ellen yang membusuk dan tanpa kepala di loteng, sementara sebuah simbol berwarna darah tergambar di dinding. Pada saat bersamaan, Joan membacakan mantra di luar sekolah Peter untuk mengusir jiwa Peter sendiri. Di kelas, Peter sempat kehilangan kendali atas tubuhnya, membenturkan kepala ke meja, dan melukai hidungnya. Pada titik ini, jelas bahwa Joan bukan teman yang kebetulan muncul, melainkan anggota sekte Ellen. Mereka ingin mengusir jiwa Peter dan menyediakan tubuh laki-lakinya bagi Paimon.

Steve Terbakar dan Pengejaran di Loteng
Annie menjelaskan kepada Steve hubungan antara jasad Ellen, album foto, dan buku sketsa, lalu memintanya melemparkan buku itu ke perapian. Steve menganggap istrinya mengalami gangguan jiwa dan bahkan mencurigai Annie telah menggali jasad Ellen dari makam. Pada akhirnya, Annie merebut buku sketsa itu dan melemparkannya sendiri ke dalam api karena mengira dirinyalah yang akan terbakar. Namun, justru Steve yang tersulut, dan api segera melalap tubuhnya. Setelah menyaksikan kematian suaminya, Annie juga dikuasai oleh kekuatan yang sama.

Saat terbangun pada malam hari, Peter melihat jasad ayahnya yang hangus di dalam rumah. Ia juga melihat orang-orang asing telanjang berdiri di ambang pintu dan di dalam kamar. Annie yang kerasukan muncul dari sudut langit-langit dan mengejar Peter. Peter melarikan diri ke loteng dan menarik tangganya, lalu Annie berulang kali membenturkan kepala ke sisi lain pintu loteng. Di dalam loteng terdapat lilin dan foto Peter dengan kedua mata dicungkil, sedangkan jasad Ellen sudah menghilang.

Annie kemudian melayang di bagian atas loteng dan memenggal kepalanya sendiri dengan senar piano. Para anggota sekte menampakkan diri di ruangan itu, dan Peter yang ketakutan melompat keluar dari jendela. Setelah jatuh ke tanah, ia sempat tidak bereaksi. Kilatan cahaya yang sebelumnya berulang kali muncul memasuki tubuhnya, lalu ia bangkit kembali dan memperlihatkan gerak-gerik khas Charlie.

Ending
Peter mengikuti tubuh Annie yang tanpa kepala dan melayang menuju rumah pohon. Joan dan anggota sekte lainnya telah berkumpul di sana. Jasad Ellen dan Annie yang tanpa kepala menunduk di lantai, sementara sebuah patung mengenakan kepala Charlie yang terpenggal serta sebuah mahkota. Joan memanggil Peter dengan nama Charlie dan menjelaskan bahwa sebelumnya mereka telah menyediakan tubuh perempuan bagi Paimon, tetapi kini akhirnya berhasil memindahkannya ke inang laki-laki yang ia sukai.

Joan mengambil mahkota itu dan memasangkannya di kepala Peter, lalu mengumumkan bahwa sosok yang berdiri di hadapan mereka adalah Paimon. Para anggota sekte membungkuk kepadanya, sedangkan Peter tidak melawan. Gambar terakhir kembali mengecilkan rumah pohon hingga menyerupai salah satu model buatan Annie. Pemakaman, kecelakaan, pemanggilan arwah, dan kematian yang dialami keluarga Graham bukanlah rangkaian peristiwa yang lepas kendali secara tiba-tiba, melainkan bagian demi bagian dari rencana yang dijalankan Ellen dan para rekannya untuk memasukkan Paimon ke dalam tubuh Peter.
