All I See Is You
Melihat kembali pernikahan setelah penglihatan pulih: rangkuman lengkap alur cerita All I See Is You, dari Gina menjalani operasi kornea dan James diam-diam merusak obat tetes matanya hingga keduanya sama-sama mengetahui rahasia satu sama lain pada ending
Judul
All I See Is You
Tahun / Durasi
2016 · 109 menit
Genre
Drama / Thriller
Sutradara
Marc Forster
Penulis
Marc Forster, Sean Conway
Rating
Pemeran
Blake Lively (sebagai Gina), Jason Clarke (sebagai James), Ahna O'Reilly (sebagai Carla), Miquel Fernández (sebagai Ramon), Yvonne Strahovski (sebagai Karen), Wes Chatham (sebagai Daniel), Danny Huston (sebagai Dr. Hughes)
All I See Is You adalah film drama psikologis yang disutradarai Marc Forster dan ditulis bersama Sean Conway. Film ini dibintangi Blake Lively, Jason Clarke, Ahna O’Reilly, Miquel Fernández, Wes Chatham, dan Danny Huston. Film ini tayang perdana di Toronto International Film Festival pada 14 September 2016 dan berdurasi sekitar 109 menit.
Hingga 1 Oktober 2026, film ini mendapat nilai 5,4 di IMDb dari 14.903 suara. Rotten Tomatoes menghimpun 54 ulasan kritikus dengan tingkat kesegaran 30%, sementara skor penontonnya 29%. Penilaian kritikus dan penonton sama-sama rendah. Para pengulas mengapresiasi pencapaian visual film ini, tetapi memberikan penilaian yang beragam terhadap narasi dan pengolahan karakternya.
Pernikahan di Bangkok Setelah Gina Menjadi Buta
Gina mengalami kecelakaan mobil saat masih kecil. Kedua orang tuanya meninggal dalam kecelakaan itu, sementara ia kehilangan penglihatannya. Setelah dewasa, ia tinggal di Bangkok bersama suaminya, James. James menggambarkan pemandangan di sekitar Gina, mengajaknya bepergian, dan menangani banyak urusan sehari-hari. Gina dapat merasakan cahaya serta melihat bentuk-bentuk yang samar, tetapi masih mengandalkan tongkat dan arahan suaminya untuk bergerak.

Mereka sedang berusaha memiliki anak. James mengatakan bahwa merawat Gina membuatnya merasa istimewa, sedangkan Gina menganggap James sebagai sandaran penting untuk memahami dunia di sekitarnya. Kehidupan mereka tampak tenang, tetapi hubungan itu dibangun di atas keadaan yang membuat Gina tidak dapat mengamati sekelilingnya secara mandiri.

Operasi Mata Kanan Memulihkan Penglihatan
Dokter mata Hughes memberi tahu Gina bahwa transplantasi kornea mungkin dapat memulihkan penglihatan mata kanannya. Setelah operasi berhasil, untuk pertama kalinya Gina dapat melihat dengan jelas dirinya di cermin dan James yang berdiri di hadapannya. Dokter memintanya menggunakan dua jenis obat tetes mata tepat waktu dan memeriksakan mata hasil transplantasinya secara berkala.

Gina mulai mengenali kembali warna, wajah, dan jarak, serta perlahan tidak lagi membutuhkan James untuk terus menuntunnya. Pada awalnya James menemani Gina menyesuaikan diri dengan perubahan itu. Namun, setelah Gina mampu mengamati dan menentukan pilihan sendiri, pola hubungan mereka yang lama mulai berubah.
Kehidupan Baru di Pasar Bunga
Gina memasuki pasar bunga dan melihat warna-warni yang berjejal, kerumunan orang, serta hewan. Ia mencoba memakai riasan, mengubah cara berpakaian, dan berinisiatif mengikuti berbagai kegiatan yang dahulu sulit dilakukannya sendirian. Pulihnya penglihatan memberi Gina kebebasan bergerak yang lebih besar dan membuatnya mulai memperhatikan orang lain selain suaminya.

James semakin gelisah melihat perubahan itu. Ia merindukan keadaan ketika Gina bergantung kepadanya, sementara kehidupan seksual mereka juga mulai bermasalah. Gina terus menjelajahi kota, sedangkan James bersikap waspada dan posesif ketika Gina berinteraksi dengan orang asing.

Kembali ke Hotel Lama di Spanyol
Untuk memperbaiki hubungan mereka, James mengatur perjalanan ke Spanyol. Ia mengaku telah memesan kamar hotel yang sama dengan tempat mereka menginap saat berbulan madu. Setelah melihat kamar itu, Gina menyimpulkan bahwa kamar tersebut bukan kamar yang dahulu mereka tempati. James tetap bersikeras dengan pengakuannya, tetapi informasi yang muncul kemudian membuktikan bahwa penilaian Gina benar.

Mereka kemudian mengunjungi kakak Gina, Carla, suaminya Ramon, dan anak-anak mereka. Carla sangat bahagia melihat adiknya kembali dapat melihat, sedangkan Gina untuk pertama kalinya dapat melihat keponakan-keponakannya dengan jelas. Pertemuan keluarga itu membuat Gina semakin terdorong untuk beraktivitas sendiri, sementara James tampak makin menjauh.

Keretakan di Kereta Malam dan Barcelona
Di kereta tidur menuju Barcelona, Gina menutup mata James. James bertanya apakah Gina pernah memikirkan pria lain ketika sedang sendirian. Gina akhirnya mengakui bahwa yang ia pikirkan bukan hanya James. Setelah itu, James berulang kali menonton rekaman mereka di kereta dan memusatkan perhatian pada hilangnya kendali dirinya serta reaksi Gina.
Di Barcelona, Gina pergi bersama Carla dan Ramon untuk menonton pertunjukan voyeurisme, sedangkan James tidak ikut. Dalam perjalanan pulang, seorang pria asing meraba Gina di jalan dan Ramon turun tangan menghentikannya. Setelah kembali ke tempat menginap, Gina merasa James tidak membelanya, lalu mereka bertengkar.

Rahasia Setelah Kembali ke Bangkok
Setelah kembali ke Bangkok, mata kanan Gina mulai berair dan penglihatannya kembali memburuk. Ia menyerahkan obat tetes matanya kepada Dr. Hughes untuk diperiksa. Sementara itu, hasil pemeriksaan kesuburan menunjukkan bahwa James mandul, tetapi ia tidak memberi tahu Gina.
Gina ingin pindah dari apartemen lama mereka, sehingga James membeli sebuah rumah dengan taman. Mereka tetap hidup bersama, tetapi masing-masing menyembunyikan informasi yang sudah diketahui. James tahu bahwa dirinya mandul, sedangkan Gina menunggu dokter mengungkap masalah pada obat matanya.

Daniel, Anak Anjing yang Hilang, dan Kehamilan
Gina berkenalan dengan Daniel di kolam renang umum. Suatu hari ketika Gina mengajak anjingnya berjalan-jalan, anak anjing itu merasa tidak nyaman karena cuaca panas. Daniel mengajak Gina dan anjing tersebut ke rumahnya untuk minum, lalu Gina berhubungan seks dengannya. Gina tidak menceritakan kejadian itu kepada James.

Tidak lama kemudian, Gina memberi tahu James bahwa dirinya hamil. Karena sudah mengetahui hasil pemeriksaan kesuburannya, James dapat menyimpulkan bahwa anak itu bukan anak biologisnya, tetapi ia tidak langsung meminta penjelasan. Pada saat yang sama, Gina mengetahui dari dokter bahwa obat tetes mata yang diserahkan untuk diperiksa telah dirusak seseorang. Ia juga tidak segera mengonfrontasi James.
Pembobolan dan Upaya Saling Menguji
Apartemen mereka kemudian dibobol, sementara anak anjing mereka juga menghilang. Polisi datang untuk menyelidiki dan menemukan bekas barang-barang yang diacak-acak di dalam rumah. Di depan Gina, James menangani pembobolan itu bersama-sama dengannya. Sementara itu, Gina memperoleh obat tetes mata baru dari dokter dan terus berpura-pura bahwa penglihatannya memburuk.

Seiring kehamilannya berlanjut, Gina kembali menggunakan tongkat dan membiarkan James menuntunnya. James pernah sengaja bersembunyi di tepi bidang pandang Gina untuk mengamati apakah Gina benar-benar tidak dapat melihat. Gina tidak membongkar upaya itu, sehingga keduanya terus menyembunyikan fakta yang mereka ketahui masing-masing.
Pindah Rumah dan Surat Anonim
Gina dan James pindah ke rumah baru. Barang-barang di apartemen lama mereka perlahan dimasukkan ke dalam kardus dan diangkut. James berencana datang ke sekolah setempat pada hari itu untuk menonton pertunjukan bakat yang diikuti Gina.

Setelah James pergi, Gina menerima surat anonim yang ditulis dengan krayon. Surat itu mengatakan bahwa pembobolan apartemen dan hilangnya anak anjing mereka diatur oleh James. Penulis surat sudah menemukan anak anjing tersebut, tetapi tidak berniat mengembalikannya. Setelah membaca surat itu, Gina tetap pergi ke sekolah sesuai rencana.
Ending
James kembali ke apartemen lama untuk mengambil barang-barang terakhir. Di dalam lemari kamar mandi, ia menemukan beberapa botol obat tetes mata yang sudah kosong. Dari temuan itu, ia memahami bahwa Gina sejak lama sudah mengetahui obatnya dirusak dan memperoleh obat pengganti dari dokter. Selama ini, Gina hanya berpura-pura kehilangan penglihatannya lagi.

Dalam pertunjukan bakat di sekolah, Gina tampil bersama anak-anak. Setelah James tiba, Gina menatap langsung ke arahnya melewati para penonton untuk menegaskan melalui tatapannya bahwa ia dapat melihat. Mereka tidak bertengkar secara terbuka di tempat itu, dan James berbalik lalu pergi.
Saat berkendara pulang, mata James berair dan pandangannya mulai kabur. Gambar berganti-ganti antara truk yang melaju dari arah berlawanan, mata Gina setelah kecelakaan masa kecilnya, dan jalan yang sedang dilalui James. Film tidak menunjukkan dengan jelas apakah James menabrak truk atau meninggal. Pada bagian terakhir, Gina sudah melahirkan. Ia membuka mata dan menatap bayi dalam pelukannya, sementara sang bayi juga memandangnya. Cerita berakhir ketika ibu dan anak itu saling bertatapan.