30 Days of Night
Kota yang mengalami malam kutub dikepung vampir: Ulasan lengkap alur cerita 30 Days of Night, perpindahan para penyintas, dan ending-nya
Judul
30 Days of Night
Tahun / Durasi
2007 · 113 menit
Genre
Thriller / Horor
Sutradara
David Slade
Penulis
Steve Niles, Stuart Beattie, Brian Nelson
Rating
Pemeran
Josh Hartnett (sebagai Eben Oleson), Melissa George (sebagai Stella Oleson), Danny Huston (sebagai Marlow), Ben Foster (sebagai The Stranger), Mark Boone Junior (sebagai Beau Brower)
Karya asli
Miniseri komik berjudul sama karya Steve Niles dan Ben Templesmith
30 Days of Night adalah film horor produksi bersama Amerika Serikat dan Selandia Baru tahun 2007 yang disutradarai David Slade. Film ini diadaptasi dari miniseri komik berjudul sama karya Steve Niles dan Ben Templesmith, serta dibintangi Josh Hartnett, Melissa George, Danny Huston, Ben Foster, dan Mark Boone Junior. Film berdurasi 113 menit ini tayang di Amerika Serikat pada 19 Oktober 2007.
Per 31 Oktober 2026, film ini memperoleh rating 6,6 di IMDb dari 204.295 penilaian; tingkat kesegaran kritikus di Rotten Tomatoes mencapai 50% berdasarkan 156 ulasan, sedangkan skor penonton Popcornmeter mencapai 56% dari lebih dari 250.000 penilaian. Pendapat kritikus profesional terbagi seimbang antara positif dan negatif, sementara tanggapan penonton umum secara keseluruhan sedikit lebih baik daripada ulasan kritikus.
Matahari Terbenam Terakhir dan Serangkaian Sabotase
Kota kecil Barrow di Alaska akan memasuki malam kutub tahunan yang berlangsung selama tiga puluh hari. Sebagian besar penduduk pergi sebelum matahari terbenam untuk terakhir kalinya, sedangkan mereka yang tetap tinggal menutup rapat rumah dan menimbun persediaan. Seorang asing datang ke kota dari kapal yang berlabuh di kejauhan, lalu diam-diam membakar telepon satelit milik warga, merusak helikopter, dan membunuh anjing-anjing penarik kereta salju. Akibatnya, Barrow perlahan kehilangan sarana transportasi dan komunikasi dengan dunia luar.

Sheriff Eben Oleson dan wakilnya, Billy, menyelidiki berbagai kejanggalan itu secara terpisah. Eben juga mengetahui bahwa Stella, istrinya yang sedang berpisah dengannya, berada di kota untuk melakukan pemeriksaan pencegahan kebakaran. Stella ketinggalan pesawat terakhir yang meninggalkan kota sehingga harus menetap di Barrow sepanjang malam kutub.

Peringatan Orang Asing dan Terputusnya Barrow dari Dunia Luar
Orang asing itu mengganggu Lucy, seorang pelayan perempuan di rumah makan. Eben dan Stella bekerja sama untuk melumpuhkannya, lalu mengurungnya di kantor polisi. Setelah itu, layanan telepon, internet, dan listrik kota terputus. Eben bergegas ke stasiun komunikasi dan mendapati Gus, petugas yang menangani peralatan di sana, telah dibunuh dengan kepalanya ditinggalkan di luar bangunan. Para penyerang mulai memasuki rumah dan jalanan, membuat Barrow sepenuhnya terputus dari dunia luar.

Orang asing yang ditahan itu tidak menjelaskan asal-usul para penyerang dan hanya berulang kali memperingatkan bahwa warga kota akan segera mati. Marlow, pemimpin para vampir, kemudian masuk ke kantor polisi. Orang asing itu mengira dirinya akan diterima setelah membantu mereka menyabotase kota, tetapi Marlow justru langsung membunuhnya.

Pembantaian pada Malam Pertama dan Persembunyian di Loteng
Para vampir pimpinan Marlow membantai penduduk di jalanan dan di dalam rumah, sementara tembakan biasa sulit menghentikan mereka. Eben dan Stella diserang ketika berkendara untuk mencari para penyintas hingga kendaraan mereka terguling. Beau, seorang pengemudi bajak salju, datang dengan kendaraan berat, menabrak para pengejar, lalu membawa keduanya meninggalkan jalanan.

Eben, Stella, adik Eben yang bernama Jake, Beau, dan para penyintas lainnya bersembunyi di loteng tersembunyi dalam sebuah rumah kosong. Mereka merendahkan suara, membatasi penerangan, dan bertahan dengan sedikit makanan sambil menunggu waktu berlalu. Sementara itu, para vampir menggeledah satu demi satu rumah yang masih menjadi tempat persembunyian warga.

Umpan, Badai Salju, dan Krisis di Toko
Pada hari ketujuh, para vampir memaksa Dawn, seorang penyintas, meminta pertolongan sendirian di jalan untuk dijadikan umpan bagi warga lain. Eben melihat penyergapan di atap, tetapi tetap mengambil risiko keluar dari persembunyian. Ia gagal menyelamatkan Dawn, tetapi menemukan John di bawah rumah lain. John mulai berubah menjadi vampir dan menerjangnya, sehingga Eben terpaksa memenggal kepala John sebelum kembali.

Isaac, yang mengidap demensia, kemudian diam-diam meninggalkan loteng. Putranya, Wilson, keluar untuk mencarinya, tetapi keduanya tidak kembali. Setelah badai salju membuat pandangan memutih, para penyintas memanfaatkan cuaca itu untuk berpindah ke toko dan mengambil persediaan. Badai tiba-tiba mereda, lalu seorang gadis yang telah berubah menjadi vampir menyerang mereka di dalam toko. Jake membunuh gadis itu.


Lampu Ultraviolet dan Upaya Beau Menerobos Kepungan
Pada hari kedelapan belas, para penyintas memutuskan untuk berpindah ke kantor polisi. Demi mengalihkan perhatian para vampir, Eben berlari sendirian ke rumah neneknya dan menyalakan lampu untuk tanaman di dalam ruangan. Sinar ultraviolet dari lampu itu membakar Iris, vampir yang mengejarnya masuk ke rumah. Melihat Iris terluka parah, Marlow mengakhiri hidupnya dengan tangannya sendiri.
Beau kemudian mengendarai kendaraan berat dengan alat penggali parit berantai ke jalanan dan menabrak para vampir yang mengejarnya untuk memberi Eben waktu melarikan diri. Setelah kendaraannya menabrak sebuah bangunan, Beau meledakkan bahan peledak. Ledakan itu tidak membunuh Marlow, dan Marlow membunuh Beau saat ia keluar dari puing-puing yang terbakar.


Setelah Eben kembali ke kantor polisi, Carter, yang ikut bersamanya, mengaku telah dicakar di toko dan tubuhnya mulai berubah. Ia meminta Eben membunuhnya sebelum dirinya sepenuhnya menjadi vampir, dan Eben memenuhi permintaan itu.
Billy dan Serangan di Stasiun Utilitas
Billy mengirimkan sinyal dengan senter dari rumahnya di seberang jalan. Eben dan Stella membawanya kembali ke kantor polisi. Billy mengaku telah membunuh istri dan putrinya sebelum para vampir tiba agar keluarganya terhindar dari serangan, tetapi kerusakan senjata membuatnya gagal bunuh diri. Ketiganya mengetahui para penyintas lain telah berpindah ke stasiun utilitas yang masih memiliki aliran listrik, lalu berangkat menyusul mereka.
Dalam perjalanan, Stella berhenti untuk menyelamatkan Gail, seorang gadis yang melarikan diri sendirian, sehingga ia terpisah dari Eben dan Billy. Eben dan Billy tiba di stasiun utilitas secara bergantian, lalu seorang vampir menerobos masuk mengikuti Billy. Leher Billy digigit dan tangannya juga terpotong, tetapi ia masih berhasil menghantam penyerang itu hingga masuk ke mesin penghancur industri. Billy kemudian mulai berubah, sehingga Eben terpaksa membunuhnya.


Stella dan Gail Terjebak
Stella membawa Gail bersembunyi di bawah truk yang rusak, lalu memberi tahu Eben lokasi mereka melalui radio. Menjelang matahari terbit, para vampir memotong pipa minyak agar minyak mengalir ke jalanan. Mereka bersiap membakar kota untuk memusnahkan jejak keberadaan mereka. Stella dan Gail berada di area yang akan terbakar, sementara para vampir juga berpatroli di sekeliling mereka, sehingga keduanya tidak dapat melarikan diri sendiri ke stasiun utilitas.

Ending
Eben menyadari bahwa dalam kondisi sebagai manusia, ia tidak dapat menembus kepungan para vampir. Karena itu, ia menyuntikkan darah Billy yang terinfeksi ke dalam tubuhnya. Setelah tubuhnya mulai berubah, Eben turun ke jalan dan melawan Marlow untuk memberi Stella dan Gail waktu melarikan diri dari bawah truk. Eben membunuh Marlow dalam pertarungan, lalu para vampir lain yang kehilangan pemimpin segera meninggalkan Barrow.

Stella menemukan Eben yang telah berubah menjadi vampir. Mereka duduk di hamparan salju sambil menunggu matahari terbit untuk pertama kalinya setelah malam kutub berakhir. Ketika sinar matahari menyentuh Eben, tubuhnya perlahan terbakar menjadi abu dalam pelukan Stella. Stella pun tinggal sendirian di hamparan salju yang kembali terang.
