The Hunt
Balas dendam di arena berburu: seorang veteran perang melacak dalang di baliknya
Judul
The Hunt
Tahun / Durasi
2020 · 90 menit
Genre
Aksi / Thriller / Horor / Komedi hitam
Sutradara
Craig Zobel
Penulis
Nick Cuse, Damon Lindelof
Rating
Pemeran
Betty Gilpin (sebagai Crystal Mae Creasy), Hilary Swank (sebagai Athena Stone), Wayne Duvall (sebagai Don), Ethan Suplee (sebagai Gary), Emma Roberts (sebagai "Yoga Pants"), Ike Barinholtz (sebagai Moses / "Staten Island"), Amy Madigan (sebagai Miranda / "Ma"), Reed Birney (sebagai Julius / "Pop")
“The Hunt” adalah film thriller aksi satir Amerika Serikat garapan sutradara Craig Zobel, ditulis oleh Nick Cuse dan Damon Lindelof, dengan pemeran Betty Gilpin, Hilary Swank, Wayne Duvall, Ethan Suplee, Emma Roberts, dan Ike Barinholtz. Film ini berdurasi 90 menit dan tayang di bioskop Amerika Serikat pada 13 Maret 2020.
Saat data ini dicatat, film ini meraih skor 6,6 di IMDb; Rotten Tomatoes mencatat tingkat kesegaran kritikus sebesar 57% dan skor penonton 66%. Sambutannya terbelah: kritikus umumnya memuji penampilan Betty Gilpin yang tenang namun tegas, tetapi berbeda pendapat soal efektivitas film ini menyindir polarisasi politik Amerika lewat kekerasan yang berlebihan.
Pesawat pribadi dan arena berburu di hutan
Cerita dibuka dengan sepotong obrolan grup: Athena dan beberapa temannya yang kaya membicarakan rencana memburu para “orang menyedihkan” di sebuah “perkebunan”. Setelah itu, Randy, salah satu tawanan yang seharusnya dilepas ke arena berburu, terbangun lebih awal di dalam pesawat pribadi Athena. Ted berpura-pura sebagai dokter untuk mengendalikannya, lalu Athena membunuh Randy.
Sebelas tawanan lainnya terbangun di dalam hutan dengan mulut terkunci oleh alat bekap. Mereka tidak tahu di mana mereka berada, juga tidak tahu kenapa mereka diculik. Crystal lebih dulu memisahkan diri dari kelompok, sementara yang lain berjalan ke sebuah lahan terbuka di hutan dan menemukan kunci, seekor babi berpakaian, dan sejumlah besar senjata di dalam sebuah peti kayu.

Tak lama kemudian, tembakan terdengar dari kejauhan. “Yoga Pants” dan “Bandana Man” tewas tertembak satu demi satu; “Dead Sexy” terjatuh ke dalam perangkap tombak runcing. “Trucker” mencoba membawanya pergi, tetapi malah menginjak ranjau darat hingga tewas, dan ledakannya memperparah luka “Dead Sexy” hingga akhirnya ia menembak dirinya sendiri. Yang lain terus berlari menuju pagar dan jalan raya; “Target” akhirnya juga dibunuh oleh pemburu dengan panah dan granat.

Penyamaran di pom bensin
“Big Red”, “Staten Island”, dan “Vanilla Nice” melarikan diri ke sebuah minimarket pom bensin. Miranda dan Julius, yang mengelola toko itu, mengaku bahwa mereka berada di Arkansas, Amerika Serikat, dan berpura-pura tidak tahu apa-apa soal arena berburu. Berdasarkan pengalaman penculikan masing-masing, ketiga pelarian itu meyakini bahwa teori konspirasi “Manorgate” di internet ternyata benar terjadi, tanpa menyadari bahwa pemilik toko itu juga seorang pemburu.

“Big Red” tewas setelah memakan donat beracun; Miranda membunuh “Staten Island” dengan senapan laras panjang, sementara Julius membunuh “Vanilla Nice” dengan gas beracun. Setelah membersihkan tempat kejadian, Crystal datang sendirian ke toko itu. Ia menyadari kebohongan mereka dari harga rokok yang tidak sesuai dengan lokasi yang mereka sebutkan, lalu lebih dulu meraih senjata di bawah meja kasir dan membunuh keduanya.

Plat nomor palsu, kereta, dan kamp pengungsi
Saat memeriksa truk pikap di luar toko, Crystal melepas plat nomor Amerika Serikat yang dipakai sebagai penyamaran, dan menemukan plat nomor asli dengan lambang Kroasia di baliknya. Ia juga menemukan bom yang terpasang pada pintu mobil, sehingga mencegah Gary, seorang pembawa acara podcast teori konspirasi yang baru tiba, untuk membuka pintu. Keduanya menghindari pelacakan drone dan naik ke sebuah kereta barang yang mengangkut para pengungsi.

Gary yakin betul bahwa para pengungsi itu semuanya adalah “aktor krisis”. Ketika tentara Kroasia memeriksa kereta, “Crisis Mike” yang menyamar di antara para pengungsi mengakui bahwa dirinya seorang pemburu, tetapi menjelaskan bahwa pengungsi lain tidak terlibat dan penggerebekan militer itu pun bukan bagian dari rencana. Ia menawarkan kerja sama kepada Gary, tetapi Gary justru merebut granatnya dan meledakkannya hingga tewas. Crystal dibawa ke kamp pengungsi, dan di sana ia bertemu Don, korban buruan lainnya.


Mobil kedutaan palsu membongkar rute
Oliver, yang mengaku sebagai staf Kedutaan Besar Amerika Serikat di Kroasia, datang ke kamp untuk menjemput Crystal dan Don. Dalam perjalanan, Crystal menyadari kejanggalan dari perkataan Oliver, lalu tiba-tiba melawan di dalam mobil, menendang Oliver keluar dan menabraknya dengan mobil yang sama.


Di dalam bagasi, keduanya menemukan mayat Gary, sekotak uang yang ditandai sebagai uang suap, dan sebuah peta menuju markas para pemburu. Dalam perjalanan, Crystal menceritakan versinya sendiri tentang dongeng kura-kura dan kelinci kepada Don: sang kelinci tidak menerima kekalahan dan akhirnya membunuh sang kura-kura. Don bertanya siapa yang ia maksud sebagai kelinci dalam cerita itu, tetapi Crystal tidak menjawab secara langsung.
Balas dendam di markas pemburu
Crystal dan Don mengikuti peta hingga tiba di markas para pemburu. Crystal memanfaatkan tempat berlindung dan senjata untuk menyerang secara tiba-tiba, membunuh Richard, Ted, Martin, Peter, Liberty, dan pemburu lainnya dalam baku tembak, serta melukai Sersan Dale, penasihat taktis yang melatih kelompok ini.

Melalui radio, Athena mengatakan bahwa Don adalah mata-mata yang disusupkan di antara para korban buruan, dan menanyakan apakah ia sudah membunuh Crystal. Don tidak menuruti permintaan Crystal untuk meletakkan senjatanya, dan justru terus mengarahkan senjata itu ke arahnya, sehingga Crystal menembak dan membunuh Don. Ia lalu memaksa Dale untuk bicara dan mendapatkan lokasi Athena; percakapan itu juga mengungkap bahwa Crystal pernah bertugas di Afghanistan. Setelah mendapatkan informasi itu, ia membunuh Dale. Athena kemudian mengaku bahwa Don sebenarnya bukan pemburu dan tuduhan lewat radio itu hanya untuk memancing Crystal bertindak, tetapi film tidak lagi memberikan bukti independen yang dapat memastikan posisi Don yang sebenarnya.

Lelucon di internet yang menjadi kenyataan
Film kemudian mundur ke asal-usul “Manorgate”. Obrolan grup milik Athena dan teman-temannya awalnya hanya bercanda soal memburu kaum konservatif, tetapi isi obrolan itu bocor dan menyebar di internet, sehingga para penganut teori konspirasi meyakini bahwa kalangan elite kaya benar-benar membunuh orang di sebuah perkebunan berburu. Kehebohan itu membuat anggota grup obrolan itu kehilangan pekerjaan dan menanggung akibat sosial lainnya.
Athena menjelaskan kepada atasannya bahwa obrolan grup itu cuma bercanda, tetapi penjelasannya tidak diterima; anggota grup itu tetap kehilangan pekerjaan. Setelah itu, mereka memutuskan untuk benar-benar mewujudkan rumor tersebut. Mereka menyelidiki dan menculik orang-orang yang ikut menyebarkan teori konspirasi itu, menjalani pelatihan taktis, lalu membawa para tawanan ke arena berburu di Kroasia. Athena juga bersikeras memasukkan Crystal, yang ia yakini sebagai penulis komentar internet yang menyinggung dirinya, ke dalam daftar buruan.

Kesalahan identitas di rumah perkebunan
Crystal tiba di rumah yang disewa dan ditata Athena di Kroasia. Sambil menyiapkan makanan, Athena menjelaskan alasannya menjadikan Crystal sasaran utama; Crystal balas menegaskan bahwa pengguna internet yang dicari Athena mungkin adalah wanita lain di kota yang sama, dengan nama depan dan belakang mirip tetapi ejaan nama tengah berbeda. Ia tetap bersikeras tidak pernah menulis komentar itu. Athena tidak percaya penjelasannya, dan keduanya pun terlibat perkelahian jarak dekat di dapur.

Perkelahian berlanjut dari dapur ke ruangan sebelah, keduanya bergantian menyerang satu sama lain dengan pisau, pecahan kaca, dan perabot. Pada akhirnya, keduanya sama-sama terhempas ke arah mata pisau food processor yang terbuka, tertusuk, lalu jatuh ke lantai.

Ending
Terluka parah dan tergeletak di lantai, Crystal menyamakan Athena dengan Snowball dalam “Animal Farm”, membuktikan bahwa ia pernah membaca buku itu. Athena masih terus bertanya apakah Crystal benar penulis komentar internet itu, dan Crystal kembali menyangkalnya. Athena akhirnya meninggal karena lukanya; film tidak membalikkan pernyataan Crystal soal kesalahan identitas itu.

Setelah melihat seekor kelinci, Crystal bangkit kembali, mengobati luka di perutnya dengan panas, mengenakan pakaian Athena, dan membawa pergi anjing milik Athena. Ia naik ke pesawat pribadi Athena untuk pergi, berbincang dengan pramugari yang sama seperti di awal cerita, bahkan mengajaknya duduk bersama menikmati sampanye dan kaviar. Kisah ini berakhir dengan kepergiannya meninggalkan Kroasia dengan pesawat itu.
