Locusts
Belalang mutan kebal pestisida kabur dari lab dan membentuk dua gerombolan: rangkuman lengkap upaya Maddy, Peter, dan Dan menghentikan bencana nasional dalam Locusts
Judul
Locusts
Tahun / Durasi
2005 · 95 menit
Genre
Aksi / Fiksi ilmiah / Horor
Sutradara
David Jackson
Penulis
Doug Prochilo
Rating
Pemeran
Lucy Lawless (sebagai Dr. Maddy Rierdon), Dylan Neal (sebagai Dr. Dan Dyrer), John Heard (sebagai Dr. Peter Axelrod), Gregory Alan Williams (sebagai Jenderal Miller), Mike Farrell (sebagai Lyle Rierden)
Locusts adalah film televisi bencana alam asal Amerika Serikat yang disutradarai oleh David Jackson dan ditulis oleh Doug Prochilo, dibintangi Lucy Lawless, Dylan Neal, John Heard, Gregory Alan Williams, dan Mike Farrell. Film ini tayang perdana di jaringan CBS Amerika Serikat pada 24 April 2005, dengan durasi 95 menit.
Per 19 September 2026, film ini punya rating IMDb 3,7 dari 1.494 pengguna. Rotten Tomatoes tidak memiliki entri rating yang bisa dipastikan sesuai dengan film ini, jadi angkanya tidak dicantumkan di sini. Rating pengguna yang bisa diverifikasi ini rendah, dan opini publik yang ada soal film ini secara umum cenderung negatif.
Belalang Kebal Pestisida di Lab C-12
Di Institut Penelitian Pertanian Virginia yang berada di bawah Departemen Pertanian AS, teknisi lab Gina masuk ke ruang belalang tertutup untuk memberi makan tanpa mengenakan alat pelindung. Belalang-belalang itu tidak menyerbu tanaman yang ia bawa, tapi malah langsung hinggap di tubuhnya; untungnya pacarnya, Willy, segera membuka pintu luar sehingga ia bisa kabur. Maddy Rierdon, kepala divisi entomologi Departemen Pertanian, menerima kabar dari asistennya, Vivian, bahwa tim audit telah menandai salah satu lab di institut itu sebagai anomali. Maddy langsung menghentikan waktunya bersama pacarnya, Dan, dan bergegas ke lokasi.

Lab C-12 dipimpin oleh Dr. Peter Axelrod, mantan mentor Maddy. Peter menunjukkan kepadanya hasil persilangan belalang Australia dengan belalang gurun: spesies ini kebal terhadap pestisida yang ada, serta berkembang biak dan hidup jauh lebih lama dari belalang biasa. Maddy menilai makhluk ini cukup berbahaya untuk dijadikan senjata, lalu memerintahkan penelitian dihentikan, seluruh belalang dimusnahkan, dan Peter dicopot dari jabatannya. Petugas membakar habis ruang belalang, tapi orang yang bertugas membereskannya diam-diam menyimpan satu tabung sampel; selain itu, beberapa belalang juga lolos ke luar lewat saluran pembuangan wastafel.

Maddy pulang beberapa jam lebih lambat dari yang ia janjikan. Dan, yang hidupnya terus-menerus terganggu oleh pekerjaan Maddy, memutuskan mengakhiri hubungan mereka dan memintanya mengemasi barang-barangnya.
Pemindahan Rahasia dan Dua Gerombolan Belalang
Sampel yang disembunyikan itu diam-diam diambil alih oleh militer, lalu diterbangkan dari Pangkalan Angkatan Udara Andrews di Maryland ke Pangkalan Angkatan Udara Beale di California. Kotak logam berisi sampel itu terjatuh di landasan saat diturunkan, lalu tergilas kendaraan yang datang untuk mengambilnya, sehingga belalang di dalamnya lolos keluar. Bersamaan dengan itu, belalang yang kabur lewat saluran pembuangan lab di Virginia juga berkembang biak di wilayah timur. Kedua kebocoran ini akhirnya membentuk dua gerombolan belalang, satu di barat dan satu di timur.

Sebulan kemudian, Maddy memastikan dirinya hamil, tapi tidak sempat menyampaikan kabar itu lewat telepon karena Dan sedang menjamu delegasi pertanian internasional. Para pengemah di California mendapati belalang berkumpul dalam jumlah besar di luar tenda mereka; tak lama kemudian, gerombolan itu menyapu Lembah Napa dan menghabiskan pohon buah serta tanaman anggur hingga tersisa batangnya saja. Maddy melacak gerombolan itu dengan lab bergerak milik Departemen Pertanian dan memastikan bencana ini berkembang dengan cepat.

Serangan di Bus Sekolah dan Eskalasi Bencana
Peter melihat gerombolan belalang terbang naik dari ladang jagung di Virginia dan sadar bahwa itu adalah belalang hasil persilangannya sendiri. Ia melihat gerombolan itu terbang ke arah bus sekolah yang ditumpangi putrinya, Sofia, dan langsung mengejarnya dengan mobil. Belalang-belalang itu mengepung bus dan menyerbu masuk lewat celah yang terbuka; anak-anak di dalam bus satu per satu pingsan. Peter menggendong putrinya yang sudah tak sadarkan diri keluar dan membawanya ke rumah sakit. Sofia jatuh koma, dan Peter mengaku kepada istrinya bahwa bencana ini berasal dari eksperimennya sendiri.

Maddy mengeluarkan peringatan bencana belalang untuk seluruh negeri dan meminta badan meteorologi memprediksi jalur kedua gerombolan itu. Gerombolan barat terus bergerak ke pedalaman California, sementara gerombolan timur mendekati Pittsburgh. Setelah melihat peringatan itu, Dan menghubungi Maddy lagi, dan hubungan mereka mulai membaik, tapi dua bencana yang terjadi bersamaan di seluruh negeri segera membuat urusan pribadi mereka jadi nomor dua.

Serangan di Festival dan Krisis di Pittsburgh
Dalam perjalanan menuju Visalia, Maddy mengetahui bahwa kota itu sedang menggelar festival jeruk, dan ia memperkirakan gerombolan barat akan lebih dulu menyerang lokasi yang padat pengunjung itu. Ia dan timnya bergegas ke lokasi untuk mengevakuasi para pengunjung, tapi gerombolan belalang sudah terlalu dekat, sehingga mereka hanya bisa menyuruh orang-orang mencari tempat berlindung terdekat.

Belalang menutupi langit dan menyerbu masuk ke area festival; kios-kios dan kerumunan orang langsung kacau balau. Sebuah kamera yang terjatuh di tanah merekam proses serangan itu, dan rekamannya kemudian ditayangkan di program berita.

Pada waktu yang sama, gerombolan timur memasuki pusat kota Pittsburgh dan menyusup ke gedung-gedung perkantoran lewat sistem ventilasi. Peter bergegas ke bandara untuk memperingatkan petugas pengatur lalu lintas udara agar menghentikan penerbangan ke arah timur laut, tapi sebuah pesawat kargo yang sudah lepas landas tetap menabrak gerombolan belalang, mesinnya mati, dan pesawat itu jatuh di dekat landasan. Peter kemudian dibawa pergi oleh petugas investigasi federal.

Rencana Gas Saraf VX
Departemen Pertanian, otoritas keamanan dalam negeri, militer, dan Departemen Energi menggelar rapat darurat. Dan mengusulkan agar panen tanaman pangan nasional dipercepat untuk mengurangi sumber makanan gerombolan belalang; pada saat yang sama, rapat itu juga menerima laporan bahwa belalang di wilayah timur sudah mulai menyerang manusia setelah kehabisan tanaman. Jenderal Miller dari pihak militer mengusulkan penyemprotan gas saraf VX. Meski rencana ini akan membahayakan warga di area penyemprotan, presiden tetap memberi wewenang untuk menggunakannya sebagai langkah darurat.

Peter, yang ditahan di fasilitas senjata biologis, memberi tahu Maddy soal rencana penggunaan gas itu. Maddy dan Peter lalu naik helikopter bersama Miller untuk melakukan uji coba di atas Ohio; sebelum lepas landas, Maddy diam-diam membocorkan rencana itu ke media berita. Gerombolan belalang tiba-tiba berbelok ke arah selatan Indiana yang berpenduduk lebih padat, tapi Miller tetap menuntut agar operasi dilanjutkan.

Setelah mengetahui area penyemprotan telah berubah, Maddy memukul wadah gas beracun di dalam helikopter dengan alat, sehingga risiko kebocoran yang membahayakan awak pesawat memaksa helikopter itu kembali. Pada saat yang sama, media juga mengumumkan bahwa militer bersiap menggunakan VX, sehingga operasi yang mengandalkan kerahasiaan itu pun dibatalkan.
Silo Pertanian dan Kematian Peter
Gerombolan belalang di Indiana bergerak menuju peternakan Lyle, kakek Maddy dari pihak ibu. Dan berangkat lebih dulu, disusul Maddy dan Peter. Mereka menggiring ternak masuk ke kandang, lalu berlindung di dalam silo logam. Maddy melihat alat pembasmi serangga listrik di luar silo berhasil membunuh beberapa belalang, dan itu memberinya ide untuk mengalirkan listrik ke dinding luar silo.

Generator di dalam silo kehabisan bahan bakar, sementara persediaan minyaknya berada di ujung lain peternakan. Untuk menebus kesalahannya menciptakan belalang ini, Peter berlari keluar dengan menutupi tubuhnya untuk mengambil bahan bakar itu. Gerombolan belalang langsung mengepungnya; saat kembali ke silo, tubuhnya sudah penuh luka, yang sekaligus membuktikan bahwa belalang-belalang ini sudah mulai memakan daging.

Lyle menyalakan generator, dan Dan menyambungkan kabel ke dinding luar silo, sehingga belalang yang mengerumuni di luar mati tersengat listrik. Namun Peter meninggal akibat luka dan kehilangan darah yang terlalu banyak. Maddy dan Dan kembali ke Washington dengan bukti bahwa sengatan listrik efektif, berusaha mencari cara untuk menjangkau kedua gerombolan belalang sebelum militer kembali menyemprotkan VX.

Rencana Jaringan Listrik Nasional
Rapat pemerintah semula bersiap menyetujui kembali rencana penggunaan gas beracun. Menteri Energi Lorelei Wentworth memastikan bahwa kedua gerombolan belalang, barat maupun timur, akan melewati dekat jaringan listrik nasional, sehingga pasokan listrik di wilayah lain bisa dimatikan sementara dan dialihkan ke dua jalur transmisi utama untuk menciptakan medan listrik bertegangan tinggi yang cukup kuat untuk membunuh belalang. Penilaiannya ini membuat para pengambil keputusan beralih ke rencana jaringan listrik.

Dan khawatir gerombolan belalang tidak akan mendekati kabel listrik dengan sendirinya. Maddy teringat bahwa belalang-belalang itu pernah menyerbu gedung tinggi yang memantulkan cahaya dan silo logam, sehingga ia menyimpulkan bahwa cahaya terang bisa mengarahkan gerombolan itu. Badan meteorologi menerbangkan balon reflektif di dekat jalur transmisi listrik, dan angkatan udara turut menyesuaikan posisi balon-balon itu untuk mengarahkan kedua gerombolan menuju jaringan listrik di barat dan timur.
Ending
Saat fajar, pasokan listrik di wilayah lain dimatikan sementara, dan Departemen Energi mengalirkan listrik secara terpusat ke dua jalur target. Gerombolan belalang mengikuti balon-balon itu masuk ke medan listrik bertegangan tinggi; kabel transmisi dan transformator berturut-turut memercikkan cahaya dan terbakar akibat arus yang sangat besar. Kedua gerombolan belalang akhirnya musnah tersengat listrik, dan operasi VX yang disiapkan militer pun tidak jadi dilaksanakan.
Setahun kemudian, Maddy dan Dan bersama-sama merawat anak mereka yang sudah lahir. Ketika menerima telepon kerja lagi, Maddy tidak langsung pergi seperti dulu, melainkan lebih dulu membicarakannya dengan Dan; mereka berdua tetap bersama merawat anak mereka.
