Jurassic World: Rebirth
Dinosaurus di ambang kepunahan, tapi manusia butuh gen mereka untuk bertahan hidup: alur cerita lengkap film Jurassic World: Rebirth, mulai dari misi rahasia, petualangan di pulau dinosaurus, dinosaurus hasil mutasi, hingga ending-nya.
Judul
Jurassic World: Rebirth
Tahun / Durasi
2025 · 134 menit
Genre
Aksi / Fiksi ilmiah / Thriller / Petualangan
Sutradara
Gareth Edwards
Penulis
David Koepp / Michael Crichton
Rating
Pemeran
Scarlett Johansson, Mahershala Ali, Jonathan Bailey, Rupert Friend, Manuel Garcia-Rulfo
Prolog: Laboratorium Genetika yang Ditinggalkan
Tahun 2008, di Île Saint-Hubert, sebuah pulau di Samudra Atlantik. Perusahaan InGen menjalankan laboratorium genetika rahasia di sana, yang khusus meneliti dinosaurus transgenik dan hasil mutasinya. Seorang ilmuwan bernama Williams sedang melakukan eksperimen rutin ketika bungkus camilan tersedot masuk ke ruang penampungan dan menyebabkan peralatan rusak. Seekor Tyrannosaurus mutan berkaki enam yang disebut “Distortus Rex” (disingkat D-Rex) memanfaatkan kesempatan itu untuk kabur dan menerkam Williams. Laboratorium itu langsung ditinggalkan, semua personel dievakuasi darurat, dan pulau ini beserta dinosaurus mutan di dalamnya pun terkubur dalam sejarah.
Dinosaurus di Ambang Kepunahan dan Gen Penyelamat Nyawa
Waktu berlanjut ke tahun 2025. Lima tahun telah berlalu sejak peristiwa Jurassic World Dominion, dan perubahan iklim bumi membuat sebagian besar dinosaurus yang dihidupkan kembali sulit bertahan hidup. Kini mereka hanya bisa bertahan di sejumlah kecil wilayah dekat khatulistiwa, sementara populasinya terus menuju kepunahan.
Namun, perusahaan farmasi ParkerGenix menemukan fakta yang mengejutkan: sampel biologis dari beberapa dinosaurus berukuran besar mengandung gen kunci yang bisa menyembuhkan penyakit kardiovaskular pada manusia. Jika sampel-sampel ini berhasil didapatkan, jutaan nyawa manusia bisa terselamatkan. Eksekutif perusahaan, Martin Krebs (diperankan oleh Rupert Friend), mulai membentuk tim operasi rahasia.
Ia menemui mantan agen Zora Bennett (diperankan oleh Scarlett Johansson) dan paleontolog Dr. Henry Loomis (diperankan oleh Jonathan Bailey). Zora kemudian merekrut pemimpin tim Duncan Kincaid (diperankan oleh Mahershala Ali), pengemudi kapal LeClerc, tentara bayaran Nina, dan ahli keamanan Bobby Atwater. Misi mereka jelas: pergi ke Île Saint-Hubert untuk mengumpulkan sampel biologis dari tiga jenis dinosaurus besar — Mosasaurus yang hidup di air, Titanosaurus yang hidup di darat, dan Quetzalcoatlus yang terbang di udara.

Pertemuan di Laut dan Penyelamatan Tak Terduga
Tim berangkat diam-diam dengan kapal menuju Île Saint-Hubert. Pada saat yang sama, Reuben Delgado (diperankan oleh Manuel Garcia-Rulfo) sedang berlayar di perairan sekitar bersama kedua putrinya, Teresa dan Isabella, serta pacar Teresa, Xavier. Tiba-tiba seekor Mosasaurus menyerang kapal layar mereka, dan keluarga itu pun terjebak dalam bahaya besar.
Meski Martin menentang keras penyimpangan dari rencana misi, tim Zora tetap memutuskan untuk menyelamatkan keluarga tersebut. Saat proses penyelamatan berlangsung, Mosasaurus kembali muncul ke permukaan, dan tim memanfaatkan momen itu untuk mengambil sampel pertama. Namun tak lama kemudian, sekelompok Spinosaurus ikut menyerang, dan Bobby, sang ahli keamanan, tewas dibunuh Spinosaurus dalam kekacauan itu.
Watak asli Martin pun terbongkar saat itu — ia mencegah Teresa memakai radio untuk meminta bantuan, bahkan membiarkannya begitu saja ketika Teresa terpeleset dan jatuh ke laut. Xavier melompat ke air untuk menyelamatkan Teresa, tetapi keduanya pun terpisah dari rombongan utama.

Mendarat di Pulau: Misi Pengambilan Sampel di Hutan
Kapal mereka kandas di Île Saint-Hubert, memaksa semua orang naik ke darat. Seekor Spinosaurus mengejar dan membunuh tentara bayaran Nina. Zora memberi tahu semua orang bahwa helikopter penyelamat baru akan tiba 24 jam kemudian, dan sampai saat itu mereka harus menjaga keheningan radio.
Tim memutuskan memanfaatkan waktu itu untuk menyelesaikan pengambilan dua sampel yang tersisa. Mereka menemukan sekawanan Titanosaurus di pedalaman pulau dan berhasil mendapatkan sampel kedua.
Sampel ketiga — Quetzalcoatlus — jauh lebih sulit didapat. Mereka bersarang di sebuah kuil gua kuno, sehingga tim harus turun menggunakan tali untuk mengambil telur dari sarangnya. Saat Zora dan Henry sedang berhati-hati melakukan pengambilan, seekor Quetzalcoatlus dewasa tiba-tiba kembali dan langsung menelan sang pengemudi kapal, LeClerc. Namun Zora dan Henry tetap nekat mendapatkan sampel tersebut meski nyawa mereka terancam.

Perjuangan Bertahan Hidup Keluarga Delgado
Keluarga Delgado, yang terpisah dari tim utama, tidak tinggal diam. Mereka menemukan sebuah rakit karet dan menyusuri sungai. Dalam perjalanan, mereka bertemu berbagai dinosaurus, termasuk makhluk hibrida raptor/pterosaurus yang disebut Mutadon — sisa hasil mutasi dari laboratorium InGen. Putri bungsu mereka, Isabella, bahkan menjalin ikatan dengan seekor Aquilops kecil dan memberinya nama Dolores.
Serangan seekor Tyrannosaurus rex hampir membuat mereka semua tewas, tetapi berkat kecerdikan dan keberuntungan, keluarga itu berhasil bertahan hidup dan akhirnya hanyut menyusuri sungai hingga tiba di dekat bekas lokasi laboratorium InGen, tempat mereka bertemu kembali dengan tim Zora.
Pengkhianatan dan Pelarian
Setelah kedua kelompok bersatu, Teresa membongkar perbuatan Martin yang membiarkannya nyaris tenggelam di laut. Kedoknya terbongkar, Martin melepas topengnya, mengeluarkan pistol untuk mengancam semua orang, merampas kotak berisi seluruh sampel, lalu kabur sendirian mengendarai kendaraan off-road menuju landasan helikopter.
Sekawanan Mutadon mulai mengejar para penyintas yang tersisa di terowongan bawah tanah. Helikopter penyelamat akhirnya tiba, tetapi D-Rex — Tyrannosaurus mutan berkaki enam yang kabur di prolog — muncul, menghancurkan helikopter tersebut, dan membunuh pilotnya.

Semua orang berlari sekuat tenaga hingga tiba di sebuah gerbang besi yang terkunci. Di baliknya ada sebuah perahu kecil dan panel kontrol — jalan keluar terakhir mereka. Seekor Mutadon terus mendekat dari belakang, dan hanya tubuh mungil Isabella yang cukup kecil untuk menyelinap di antara jeruji besi. Dengan berani, Isabella menyelinap melewati jeruji, membuka kunci gerbang dari sisi lain, dan menyelamatkan semua orang.
Tepat saat mereka menerobos gerbang besi itu, D-Rex menerkam dari kegelapan. Martin yang sedang melarikan diri tidak berhasil lolos dari monster itu — ia ditelan bulat-bulat bersama kotak sampel yang dibawanya. Di tengah kekacauan, Zora berhasil mengambil kembali kotak sampel yang terjatuh.
Flare Terakhir
Duncan sebelumnya terpisah dari rombongan saat pertempuran, dan semua orang mengira ia sudah tewas. Namun ketika para penyintas mengemudikan perahu menjauhi pantai, mereka melihat sebuah flare menyala di garis pantai yang jauh — Duncan ternyata selamat secara ajaib.

Perahu itu berbalik untuk menjemput Duncan, dan semua penyintas akhirnya menuju perjalanan pulang. Zora, Duncan, Henry, keluarga Reuben yang beranggotakan empat orang, ditambah Xavier — mereka membayar harga yang mahal, tetapi berhasil selamat, dan sampelnya pun tetap aman.
Pilihan untuk Open Source
Di atas kapal dalam perjalanan pulang, Henry mengajukan sebuah usul kepada Zora: alih-alih menyerahkan sampel gen dinosaurus yang berharga ini kepada ParkerGenix untuk dimonopoli demi keuntungan, lebih baik data tersebut dijadikan open-source, sehingga ilmuwan di seluruh dunia bisa memakai gen-gen ini untuk mengembangkan obat penyakit kardiovaskular.
Zora berpikir sejenak, teringat akan keserakahan Martin dan rekan-rekannya yang gugur demi kepentingan korporasi dalam misi ini, lalu mengambil keputusan: membuka data sampel biologis itu untuk seluruh dunia. Ia memilih harapan, alih-alih membiarkan perusahaan tamak lain menguasai sumber daya yang bisa mengubah nasib umat manusia.
Film ini tidak memiliki adegan post-credit; selama credit berlangsung, hanya suara alam hutan yang mengalun perlahan, seolah mengingatkan penonton bahwa dinosaurus-dinosaurus itu masih ada di suatu tempat, hidup dengan tenang.