← Kembali ke beranda

Happiest Season

Rencana lamaran yang bertabrakan dengan hubungan yang masih dirahasiakan: alur lengkap Happiest Season, dari liburan pulang kampung, rahasia keluarga, hingga rekonsiliasi pada hari Natal

Judul

Happiest Season

Tahun / Durasi

2020 · 102 menit

Genre

Komedi / Romantis / LGBTQ+

Sutradara

Clea DuVall

Penulis

Clea DuVall, Mary Holland

Rating

Pemeran

Kristen Stewart (sebagai Abby), Mackenzie Davis (sebagai Harper), Alison Brie (sebagai Sloane), Aubrey Plaza (sebagai Riley), Dan Levy (sebagai John), Mary Steenburgen (sebagai Tipper), Victor Garber (sebagai Ted)

Penghargaan

GLAAD Media Awards ke-32: Film Terbaik kategori Rilis Luas

Happiest Season
Seorang wanita berambut cokelat duduk di pangkuan wanita berambut pirang, keduanya saling menatap di dapur Seorang wanita berambut pirang berbincang dengan pria berkacamata di seberang meja kecil Seorang wanita berambut pirang berdiri di depan etalase kaca, sementara pria di sebelahnya menganga menatap pramuniaga Dua wanita berbincang dari balik kaca depan sebuah mobil merah Seorang pria berambut putih mengangkat tangan mendekati wanita berambut pirang, sementara wanita lain berdiri di belakang mereka Seorang wanita berambut cokelat membungkuk menatap wanita berambut pirang yang duduk di tepi tempat tidur
Peringatan spoiler: Bagian berikut menceritakan alur lengkap, titik balik penting, dan endingnya. Kamu bisa langsung lompat ke bab yang ingin kamu ingat.

Happiest Season adalah film komedi romantis bertema hari raya asal Amerika Serikat yang disutradarai Clea DuVall, yang juga menulis skenarionya bersama Mary Holland. Film ini dibintangi Kristen Stewart, Mackenzie Davis, Alison Brie, Aubrey Plaza, Dan Levy, Mary Steenburgen, dan Victor Garber. Film berdurasi 102 menit ini tayang di Amerika Serikat pada 25 November 2020 dan kemudian meraih penghargaan Film Terbaik kategori Rilis Luas pada GLAAD Media Awards ke-32.

Hingga 28 Agustus 2026, film ini mendapat nilai 6,6 di IMDb dari 53.673 suara; Rotten Tomatoes mencatat tingkat kesegaran kritikus 82% dari 214 ulasan, sementara skor penontonnya 72% dengan keterangan 1.000+ penilaian di halamannya. Ulasan kritikus maupun penilaian penonton secara umum cenderung positif. Berikut alur lengkapnya secara kronologis, mulai dari Abby yang ikut Harper pulang merayakan Natal, hubungan mereka yang terpaksa disembunyikan, sampai rahasia itu terbuka dan keluarga itu kembali saling menerima.

Rencana Lamaran dan Rahasia di Dalam Mobil

Abby Holland dan Harper Caldwell sudah menjalin hubungan hampir satu tahun. Orang tua Abby meninggal saat ia masih muda, dan sejak itu ia tidak pernah menyukai Natal. Harper mengajaknya pulang ke kampung halamannya untuk berlibur bersama keluarga Caldwell; Abby setuju ikut dan berniat melamar Harper pada pagi hari Natal.

Seorang wanita berambut cokelat duduk di pangkuan wanita berambut pirang, keduanya saling menatap di dapur

Abby menceritakan rencana lamarannya kepada John, sahabatnya, dan memintanya menjaga hewan peliharaan di rumah selama mereka pergi. Setelah itu, ia mengambil cincin yang sudah disiapkan untuk Harper.

Seorang wanita berambut pirang berbincang dengan pria berkacamata di seberang meja kecil

Seorang wanita berambut pirang berdiri di depan etalase kaca, sementara pria di sebelahnya menganga menatap pramuniaga

Di tengah perjalanan dengan mobil, Harper baru mengakui bahwa ia belum pernah memberi tahu orang tuanya soal hubungan mereka. Ia khawatir hal itu memengaruhi Ted, ayahnya, yang sedang mencalonkan diri sebagai wali kota, sehingga ia ingin menjelaskannya kepada keluarga setelah Natal dan meminta Abby berpura-pura menjadi teman sekamarnya yang heteroseksual untuk sementara. Meski kecewa, Abby tetap setuju mengikuti cerita itu selama beberapa hari.

Dua wanita berbincang dari balik kaca depan sebuah mobil merah

Kembali ke Rumah Keluarga Caldwell

Sesampainya di sana, Abby bertemu Ted, ayah Harper, Tipper, ibunya, dan Jane, kakak kedua Harper. Ted sibuk dengan kampanyenya, Tipper memikirkan citra keluarga di mata orang lain, sedangkan Jane dengan antusias menceritakan novel fantasi yang sedang ia tulis. Orang tua Harper menyambut Abby sebagai teman yang tidak punya tempat merayakan Natal, tanpa tahu bahwa ia sebenarnya pasangan putri mereka.

Seorang pria berambut putih mengangkat tangan mendekati wanita berambut pirang, sementara wanita lain berdiri di belakang mereka

Bahkan ketika hanya berdua di dalam kamar, mereka tetap tidak bisa menunjukkan hubungan yang sebenarnya begitu kembali ke hadapan keluarga.

Seorang wanita berambut cokelat membungkuk menatap wanita berambut pirang yang duduk di tepi tempat tidur

Sloane, kakak tertua Harper, datang bersama Eric, suaminya, dan kedua anak mereka. Persaingan antarsaudari itu pun langsung hidup kembali. Saat seluruh keluarga pergi bermain seluncur es, Harper lebih banyak larut dalam kegiatan keluarganya, sementara Abby perlahan merasa terasing di tengah hubungan keluarga yang asing baginya.

Dua wanita berpegangan pada alat bantu seluncur berbentuk rusa kutub di arena es dalam ruangan

Kekacauan di Mal dan Tekanan Keluarga

Ketika keluarga itu berbelanja di mal, kedua anak Sloane menyelipkan sebuah kalung yang belum dibayar ke dalam tas Abby. Abby dihentikan saat keluar dari toko, dan karena anak-anak itu tidak mengakui perbuatan mereka, keluarga Caldwell menganggapnya pencuri. Ted sedang berusaha mendapatkan dukungan Harry, calon donatur kampanyenya, sehingga kekacauan ini membuat dirinya dan Tipper semakin khawatir Abby merusak citra keluarga.

Ted dan Tipper mulai tidak mengikutsertakan Abby dalam sebagian acara sosial mereka. Harper sendiri terus kembali ke gaya hidup yang diharapkan orang tuanya, dan waktunya bersama Abby makin sedikit. Abby yang semula berharap liburan ini menjadi jalan masuk ke keluarga Harper kini hanya bisa terus menyembunyikan hubungan mereka sambil menanggung kecurigaan keluarga itu terhadap dirinya.

Seorang wanita bersandar sendirian di kamar tidur yang dihias pernak-pernik Natal

Masa Lalu yang Diungkap Riley

Di kampung halaman Harper, Abby bertemu Riley, teman lama Harper. Riley bercerita bahwa semasa SMA ia pernah menjalin hubungan diam-diam dengan Harper; ketika teman-teman sekolah menemukan surat-surat kecil yang mereka tulis untuk satu sama lain, Harper tidak hanya menyangkal hubungan itu demi melindungi dirinya sendiri, tetapi juga membuat orang lain percaya bahwa Riley-lah yang mengejar-ngejarnya secara sepihak. Dari situ Abby sadar bahwa saat menghadapi tekanan keluarga dan orang-orang di sekitarnya, Harper pernah melukai orang lain dengan cara yang sama.

Dua wanita bertopi rajut berbincang berdampingan di jalanan pada malam hari

Abby Bersiap Pergi

Lewat telepon, Abby menceritakan keadaannya kepada John. Ia yang semula bersiap melamar kini mulai meragukan apakah dirinya bisa hidup bersama seseorang yang tidak mau mengakuinya di depan keluarga, dan ia mempertimbangkan untuk pulang lebih awal.

Seorang wanita berambut pirang menelepon di ruangan berisi rak buku dan kotak penyimpanan

Abby melihat Harper terus menuruti kemauan orang tuanya, dan menyadari bahwa ia harus menyembunyikan setiap sentuhan mesra di antara mereka. Pertengkaran keduanya makin sering terjadi, lalu Abby memutuskan untuk tidak lagi meneruskan sandiwara ini.

Rahasia Terbuka pada Malam Natal

Pada pesta malam Natal, Ted masih berusaha meraih dukungan Harry, sementara keluarga dan para tamu tetap menjaga citra hari raya yang sudah ditata rapi.

Dua wanita berdiri berdampingan di dekat para tamu, salah satunya memegang minuman

Setelah Abby meminta bantuan lewat telepon, John bergegas datang ke rumah keluarga Caldwell untuk menjemputnya. Melihat Abby bersiap pergi, Harper diam-diam memintanya bertahan. Keduanya menyingkir ke sebuah kamar untuk bicara, lalu dipergoki Sloane.

Seorang pria berkacamata berdiri di tepi tempat parkir bersalju pada malam hari

Sloane hendak membongkar hubungan Harper dan Abby, sedangkan Harper balik menyebut bahwa Sloane dan Eric sedang mengurus perceraian. Pertengkaran kedua saudari itu memuncak sampai mereka bergumul di depan para tamu. Sloane mengumumkan di hadapan semua orang bahwa Harper adalah lesbian, dan Harper yang ketakutan langsung menyangkalnya, sehingga Abby benar-benar kecewa.

Dua wanita bergaun pesta bergumul di atas karpet, sementara dua orang lain berdiri di dekat mereka

Abby keluar dari rumah itu dan John menyusulnya. Ia menjelaskan kepada Abby bahwa reaksi keluarga terhadap seseorang yang mengungkapkan orientasi seksualnya berbeda-beda: orang tua Abby dulu menerimanya, sedangkan ayah John mengusirnya dari rumah setelah mengetahui hal itu dan tidak menghubunginya selama tiga belas tahun. Abby memahami ketakutan Harper, tetapi ia tetap merasa dirinya tidak bisa terus-menerus diperlakukan sebagai rahasia.

Seorang wanita bergaun hitam berbicara di tengah kerumunan tamu pesta

Ending

Setelah Abby pergi, Harper kembali ke hadapan keluarganya, membenarkan apa yang diungkapkan Sloane, dan mengakui bahwa Abby adalah pasangannya. Sloane lalu mengumumkan keputusannya bercerai dari Eric, dan Jane pun memberi tahu orang tuanya bahwa selama ini ia merasa diabaikan. Karena itu, Tipper menuntut Ted menghadapi tekanan yang selama ini mereka bebankan kepada anak-anak mereka.

Harper menyusul Abby, meminta maaf atas penyangkalan dan kebohongannya, serta mengatakan bahwa ia ingin hidup bersama Abby. Abby tidak langsung mengubah keputusannya; setelah diingatkan John, akhirnya ia menerima permintaan maaf Harper, dan keduanya berbaikan di tepi jalan.

Dua orang berpelukan dan berciuman di tepi jalan pada malam hari

Keesokan paginya, Ted meminta maaf kepada putri-putrinya dan mengakui bahwa selama ini ia membuat mereka merasa harus memenuhi standarnya. Harry kemudian menawarkan dukungan untuk kampanyenya dengan syarat Harper terus menyembunyikan kehidupan pribadinya, tetapi Ted menolak syarat itu. Keluarga Caldwell pun mengambil ulang foto keluarga, dan kali ini Abby berdiri di samping Harper sebagai bagian dari foto itu.

Beberapa orang dewasa dan dua anak berfoto menghadap kamera di depan pohon Natal

Satu tahun kemudian, Abby dan Harper sudah bertunangan, novel fantasi Jane menjadi buku laris, dan Ted terpilih sebagai wali kota. Pada malam Natal, seluruh keluarga pergi ke bioskop untuk menonton It’s a Wonderful Life. Setelah film dimulai, Abby dan Harper yang duduk di antara keluarga dan teman-teman saling berpandangan sambil tersenyum, dan cerita ditutup dengan hubungan mereka yang tidak lagi disembunyikan.

Beberapa penonton duduk di dalam bioskop dan menatap ke arah layar