Fresh
Pria sempurna yang ditemuinya di bagian daging segar supermarket mengurungnya di ruang bawah tanah: rangkuman lengkap alur cerita film Fresh, dari kencan online yang buruk sampai makan malam romantis ala tukang daging manusia, termasuk spoiler ending.
Judul
Fresh
Tahun / Durasi
2022 · 114 menit
Genre
Komedi / Thriller / Horor
Sutradara
Mimi Cave
Penulis
Lauryn Kahn
Rating
Pemeran
Daisy Edgar-Jones (sebagai Noa), Sebastian Stan (sebagai Steve/Brendan), Jojo T. Gibbs (sebagai Mollie), Andrea Bang (sebagai Penny), Charlotte Le Bon (sebagai Ann), Dayo Okeniyi (sebagai Paul)
Fresh (2022) adalah debut penyutradaraan Mimi Cave, dengan naskah ditulis oleh Lauryn Kahn. Film ini diproduksi bersama oleh Legendary Pictures dan Hyperobject Industries milik Adam McKay, dengan McKay dan Kevin Messick sebagai produser. Sinematografinya digarap oleh Pawel Pogorzelski, yang beberapa kali bekerja sama dengan Ari Aster, sementara musiknya digubah oleh Alex Somers. Syuting utama berlangsung dari 3 Februari hingga 17 Maret 2021 di British Columbia, Kanada.
Kedua pemeran utamanya adalah Daisy Edgar-Jones, yang namanya melejit lewat Normal People, dan Sebastian Stan, sang “Winter Soldier”. Untuk mendapatkan peran antagonis, Stan mengirimkan video audisi ke Cave berupa dirinya menari sambil memegang pisau — menurutnya, adegan menari adalah bagian yang paling dikhawatirkan sang sutradara, jadi ia lebih dulu merekam dirinya sendiri menari.
Fresh tayang perdana secara daring di Festival Film Sundance pada 20 Januari 2022, lalu dirilis oleh Searchlight Pictures pada 4 Maret, tayang di Hulu untuk pasar Amerika Serikat dan lewat kanal Star di Disney+ untuk wilayah lain — ini adalah film pertama Legendary Pictures yang didistribusikan Disney. Film berdurasi 114 menit ini meraih skor segar 82% di Rotten Tomatoes (dari 208 ulasan, rata-rata 7,1/10), 67 di Metacritic, dan 6,7 di IMDb. Berikut alur cerita lengkapnya, termasuk spoiler.
Disapa di Bagian Daging Segar Supermarket
Noa (Daisy Edgar-Jones) tinggal di Portland dan mengenal pria lewat aplikasi kencan, tetapi hampir semua yang ia temui online bikin ilfeel. Ia menggeser satu demi satu foto profil yang dibuat-buat, lalu menyapa duluan seorang pria yang memakai foto anjing sebagai avatar — balasannya malah foto alat kelamin.

Film dibuka dengan adegan makan malam Noa bersama salah satu pria itu, Chad (Brett Dier). Sebelum kencan, Chad sudah mewanti-wanti Noa untuk “bawa uang tunai”. Sepanjang makan sambil menyeruput mi, ia melontarkan berbagai komentar: katanya Noa “akan terlihat bagus pakai rok” dan mengeluh Noa tidak feminin seperti perempuan di generasi orang tuanya; ia juga bersikap kasar dan rasis pada pelayan; setelah makan ia membungkus semua sisa makanan untuk dibawa pulang, lalu keluar tanpa membukakan pintu untuk Noa. Ketika ia mencoba menciumnya dan ditolak, Chad langsung marah dan memaki.

Setelah kencan bencana itu, Noa bertemu Steve (Sebastian Stan) di bagian daging segar supermarket. Steve menyapanya duluan, obrolan mereka nyambung, dan keduanya bertukar nomor telepon.

Pacar Sempurna Tanpa Jejak Media Sosial
Pada kencan pertama, Steve langsung menunjukkan sisi yang sangat berbeda dari pria-pria di aplikasi kencan: lucu, penuh perhatian, dan romantis dengan gestur-gestur besar. Ia mengaku sebagai dokter bedah plastik asal Texas dan tidak punya keluarga. Saat makan, ia berkata, “Aku tidak makan hewan” — bukan “aku vegetarian”, melainkan kalimat yang terdengar agak janggal seperti itu.

Noa cepat jatuh hati, dan mereka langsung tidur bersama malam itu juga. Saat Steve tertidur, Noa memotret wajahnya lalu mengirimkannya ke sahabatnya, Mollie (Jojo T. Gibbs), untuk pamer.

Namun reaksi Mollie justru waspada: seseorang yang mengaku dokter bedah plastik tapi tidak punya jejak media sosial sama sekali, bahkan tidak punya akun Instagram — bagi Mollie ini jelas tanda bahaya. Setelah beberapa kali kencan, Steve mengajak Noa menghabiskan akhir pekan di suatu tempat yang tidak diberitahukan lokasinya. Mollie menentang keras, tapi Noa tetap menyanggupi.

Diborgol di Ruang Bawah Tanah
Karena harus berangkat pagi-pagi keesokan harinya, Noa menginap semalam sebelumnya di rumah mewah Steve yang nyaris terisolasi — tempat yang belum pernah disebutkan Steve sebelumnya. Keduanya minum koktail sambil mengobrol di ruang tamu, lalu tiba-tiba Noa merasa pusing, lemas, dan ambruk — minumannya ternyata sudah dibubuhi obat bius.

Saat siuman, Noa mendapati dirinya diborgol di lantai ruang bawah tanah. Barulah Steve membuka kartu: ia adalah tukang daging manusia — memakan dagingnya sendiri sekaligus menjualnya kepada sekelompok klien kanibal yang sangat kaya. Ia rutin mengincar dan menculik perempuan muda, dan Noa hanyalah korban terbarunya. Steve mengatakan akan berusaha membuat Noa tetap hidup selama mungkin demi menjaga dagingnya tetap “segar” — ia berencana mengambil dagingnya sedikit demi sedikit seiring waktu.


Penny di Sel Sebelah
Di sel sebelah, ditahan seorang perempuan lain bernama Penny (Andrea Bang). Penny bercerita bahwa dagingnya sudah beberapa kali diambil dan sebagian anggota tubuhnya sudah diamputasi; ada juga seorang perempuan bernama Melissa yang sudah kehilangan akal sepenuhnya. Selama ditahan, Noa mengisi waktu dengan berolahraga dan membaca majalah.

Noa mencoba kabur saat diberi kesempatan mandi, tapi berhasil dilumpuhkan Steve dan dibawa ke meja operasi. Sebagai hukuman, Steve mengambil sepotong daging dari bokongnya selagi ia masih sadar.

Penyelidikan Mollie
Hilangnya kabar dari Noa dalam waktu lama membuat Mollie gelisah. Ia menemui Paul (Dayo Okeniyi) — bartender yang melayani Noa dan Steve pada malam kencan pertama mereka — untuk menyelidiki bersama. Berbekal foto wajah yang dikirim Noa, Mollie menggali informasi di internet dan akhirnya menemukan bahwa nama asli “Steve” adalah Brendan, seorang pria yang sudah menikah dengan Ann (Charlotte Le Bon) dan punya anak.

Tanpa tahu duduk perkara sebenarnya, Mollie mengira ini hanya soal perselingkuhan, lalu mendatangi rumah Ann untuk mencari petunjuk.

Brendan kebetulan pulang saat itu dan langsung menyangkal kenal Noa ketika ditanyai Mollie. Sebelum pergi, Mollie menelepon nomor Noa — dan dering itu terdengar dari saku Brendan. Begitu identitasnya terbongkar, Ann yang berdiri di belakang Mollie langsung memukulnya hingga pingsan. Ann ternyata adalah kaki tangan Brendan; ia mengenakan kaki palsu. Mollie pun berakhir di ruang bawah tanah itu juga, tanpa sepengetahuan Noa.

Makan Malam Lilin
Dari Penny, Noa mengetahui satu hal: dari semua perempuan yang ditahan, hanya dirinya yang pernah berhubungan intim dengan Brendan. Ia memanfaatkan celah ini dan mulai berpura-pura — mempercantik diri dan menunjukkan rasa penasaran terhadap rasa daging manusia.

Brendan mengajaknya menikmati hidangan daging manusia, dan Noa berpura-pura melahapnya dengan nikmat, lalu langsung memuntahkannya begitu kembali ke selnya. Di saat bersamaan, Brendan membawa Mollie untuk diambil dagingnya.
Kebersamaan mereka selama beberapa waktu membuat Brendan jatuh hati pada Noa. Ia menyiapkan gaun merah muda untuknya dan mengajaknya makan malam romantis dengan cahaya lilin.

Di sela-sela hidangan, Brendan menunjukkan sebuah kotak tersembunyi berisi koleksi barang pribadi dua lusin korbannya. Di antara barang rampasan itu, Noa mengenali ponsel Mollie — barulah ia sadar sahabatnya juga sudah jatuh ke tangan pria ini. Ia menahan diri dan terus berpura-pura.

Ending
Setelah makan malam dan berdansa bersama, Noa berinisiatif mengajak Brendan berhubungan intim dan menawarkan diri untuk oral seks padanya. Tepat pada momen itu, ia menggigit keras selangkangan Brendan. Saat Brendan menutupi lukanya, Noa membebaskan Mollie dan Penny — Penny yang keempat anggota tubuhnya sudah diamputasi dibawa keluar ruang bawah tanah lewat lift pengangkut makanan. Ketiga perempuan itu bertarung dengan Brendan yang mengejar mereka di dapur, berhasil merobohkannya, lalu kabur ke hutan.

Setelah pulih, Brendan mengejar mereka ke hutan sambil membawa pistol. Di saat yang sama, Paul yang tidak bisa menghubungi Mollie melacak lokasi ponselnya dan sampai ke rumah Brendan; namun ia ragu-ragu di depan pintu, dan setelah mendengar suara tembakan, ia memutar balik mobilnya dan pergi.
Di hutan, ketiga perempuan itu kembali mengeroyok Brendan — Mollie dan Penny bergantian menghajarnya — sampai akhirnya Noa merebut pistol dan menembaknya hingga tewas.

Ann tiba tak lama kemudian dan mendapati mayat suaminya. Di hutan itu ia menyerang Noa dari belakang dan berusaha mencekiknya. Noa menusukkan kunci mobil ke leher Ann; ketika Ann pulih dan kembali menyerangnya, kali ini Mollie yang berdiri di belakangnya menghantam Ann dengan sekop hingga tewas.
Setelah selamat dari maut, Noa dan Mollie akhirnya duduk beristirahat bersandar pada sebatang pohon. Ponsel Noa berbunyi — sebuah pesan masuk tengah malam dari Chad, pria yang ia kencani sebelum mengenal Brendan.

Di adegan pasca-kredit, lima klien kelas atas Brendan duduk mengelilingi meja makan di sebuah ruangan putih, dengan daging manusia yang masih meneteskan darah tersaji di tengah meja.
Foto Lainnya
Poster Lainnya

Foto Lainnya





