← Kembali ke beranda

Drishyam

Ayah yang cuma tamat SD, menutupi kejahatan dengan trik yang dia pelajari dari film: sinopsis lengkap Drishyam, tentang bagaimana keluarga biasa lolos dari jerat hukum setelah membunuh putra kepala kepolisian, lewat tipuan waktu yang dirancang dengan sangat rapi

Judul

Drishyam

Tahun / Durasi

2015 · 163 menit

Genre

Kriminal / Drama / Misteri / Thriller

Sutradara

Nishikant Kamat

Penulis

Jeethu Joseph / Upendra Sidhaye

Rating

Pemeran

Ajay Devgn, Tabu, Shriya Saran, Rajat Kapoor, Ishita Dutta

Penghargaan

Filmfare Awards ke-61: Peran Antagonis Terbaik (Tabu)

Drishyam
Adegan dari Drishyam Adegan dari Drishyam Adegan dari Drishyam Adegan dari Drishyam Adegan dari Drishyam
Peringatan spoiler: Bagian berikut menceritakan alur lengkap, titik balik penting, dan endingnya. Kamu bisa langsung lompat ke bab yang ingin kamu ingat.

Di sebuah kota kecil di Goa, Vijay Salgaonkar (diperankan oleh Ajay Devgn) menjalankan sebuah perusahaan televisi kabel. Dia cuma tamat SD kelas empat, tapi cerdas dan pekerja keras, serta menjaga istrinya Nandini (diperankan oleh Shriya Saran) dan dua putrinya — putri sulung Anju (diperankan oleh Ishita Dutta) dan putri bungsu Anu — dengan baik. Hobi terbesar Vijay adalah menonton film, segala jenis film, terutama film kriminal dan thriller. Dari layar bioskop, dia belajar banyak sekali soal kejahatan, penyelidikan, dan cara mengelabui penyelidikan, meski tak pernah menyangka suatu hari dia akan benar-benar memakainya.

Adegan dari Drishyam

Malam Itu

Anju ikut acara camping alam yang diadakan sekolahnya. Di lokasi camping, Sam, putra kepala kepolisian Meera Deshmukh (diperankan oleh Tabu), berniat jahat terhadap Anju. Diam-diam dia merekam video Anju sedang berganti baju lewat ponselnya, lalu memakainya untuk mengancam Anju. Sam memanggil Anju ke rumah Vijay, mengancam akan menyebarkan video itu kalau Anju tidak menurut padanya.

Adegan dari Drishyam

Saat Sam berusaha melecehkan Anju di rumah Vijay, Nandini tiba di tempat kejadian. Dalam pergumulan sengit, Anju memukul kepala Sam dengan sebatang pipa besi. Sam jatuh ke lantai dan tewas.

Ibu dan kedua anaknya sangat ketakutan. Mereka menyembunyikan mayat itu sambil menunggu Vijay pulang. Begitu Vijay pulang dan melihat semua yang terjadi, dia tidak melapor ke polisi — sebab ibu Sam adalah perempuan paling berkuasa di Goa, sang kepala kepolisian Meera. Melapor sama saja menyerahkan diri. Vijay memutuskan untuk menangani semuanya sendiri.

Rencana yang Dipelajari dari Film

Vijay bertindak dengan tenang. Malam itu juga dia memindahkan mayat Sam dan mobilnya ke tempat lain, mengubur mayat itu di bawah sebuah proyek konstruksi yang sedang dikerjakan — lokasi yang sebentar lagi akan dicor fondasi semennya. Ponsel Sam dihancurkan, mobilnya dibuang ke sungai. Semua bukti fisik lenyap.

Setelah itu, dia mulai menjalankan bagian paling cerdik dari seluruh rencananya: menciptakan alibi.

Adegan dari Drishyam

Kejadian itu terjadi pada tanggal 2 Oktober. Vijay perlu membuat semua orang percaya bahwa dia dan keluarganya sama sekali tidak ada di rumah pada tanggal 2 sampai 3 Oktober — mereka sedang berziarah ke kota lain. Karena itu, pada tanggal 3 Oktober (sehari setelah kejadian), dia benar-benar membawa seluruh keluarganya ke kota tersebut, menempuh rute yang sudah dia rancang sebelumnya: mampir sembahyang di kuil, lalu makan di sebuah restoran, check-in di sebuah hotel, naik bus antarkota, mengambil uang di ATM (supaya terekam kamera), dan terakhir menonton film di bioskop. Di setiap langkah, dia sengaja meninggalkan jejak — struk, tiket, catatan check-in, rekaman CCTV.

Trik intinya adalah: Vijay membuat pemilik restoran, resepsionis hotel, kondektur bus, dan semua orang lainnya benar-benar mengingat keluarganya, lalu berkali-kali kembali mengunjungi tempat-tempat itu di hari-hari berikutnya, memperkuat ingatan orang-orang itu tentang ‘hari itu’ lewat obrolan santai. Ketika polisi menyelidiki belakangan, semua saksi akan bersaksi dengan yakin bahwa keluarga Vijay sudah datang sejak tanggal 2 Oktober — sebab dalam ingatan mereka, Vijay memang ‘sudah datang dari dulu’, hanya saja tanggal pastinya sudah bercampur dengan ingatan tentang tanggal 3 Oktober.

Inilah trik paling jitu yang dipelajari Vijay dari film-film: bukan memalsukan bukti, melainkan mengubah ingatan orang.

Penyelidikan Sang Kepala Polisi

Adegan dari Drishyam

Setelah Sam menghilang, ibunya, Meera Deshmukh, mengerahkan segala kekuasaannya untuk mencari. Meera bukan cuma seorang ibu, tapi juga polisi yang cerdik dan tangguh. Dia segera mencurigai keluarga Vijay — sebab lokasi terakhir Sam terlihat mengarah ke rumah Vijay.

Meera menginterogasi keluarga Vijay dengan kejam. Dia memisahkan Nandini dan kedua putrinya, menekan mereka dengan berbagai cara, mencoba membuat kesaksian mereka saling bertentangan. Tapi Vijay sudah memperhitungkan semua ini sejak awal. Dia sudah melatih keluarganya berulang kali untuk menghafal cerita yang sama persis, detail demi detail: berangkat pagi-pagi tanggal 2 Oktober, mampir ke kuil dulu, lalu restoran, hotel, bus, bioskop… Waktu, tempat, dan detail yang diceritakan setiap orang, semuanya sama persis tanpa cela.

Meera tidak percaya. Dia memerintahkan penggalian di halaman rumah Vijay, menggeledah seluruh rumah, dan menyisir ladang-ladang di sekitarnya — tapi tidak menemukan apa pun. Dia bahkan diam-diam menyuruh anak buahnya menyiksa Vijay. Vijay babak belur dihajar, tapi tetap tidak buka mulut.

Suami Meera, Mahesh (diperankan oleh Rajat Kapoor), juga melampiaskan kekerasan pada Vijay karena putus asa, tapi semuanya sia-sia.

Kebenaran Ada di Bawah Kaki

Akhirnya, ada yang memberi petunjuk bahwa mayat mungkin terkubur di bawah sebuah proyek konstruksi. Meera datang ke lokasi itu dengan pasukan polisi dalam jumlah besar — lokasinya adalah sebuah kantor polisi yang baru dibangun. Para pekerja menggali fondasi semennya, dan di dalam tanah mereka menemukan… sesosok mayat.

Tapi itu adalah bangkai seekor anjing.

Vijay sudah memperkirakan sejak awal bahwa lokasi penguburan mungkin akan bocor ke orang lain. Sebelum semen dicor, dia memindahkan mayat Sam ke tempat yang lebih dalam, lalu mengubur bangkai anjing yang sudah mati di atasnya. Ketika polisi menggali dan menemukan bangkai anjing itu, semua orang menganggap petunjuk itu palsu, dan pencarian pun dihentikan.

Tidak ada mayat, tidak ada bukti fisik, dan semua saksi membenarkan bahwa keluarga Vijay memang tidak ada di tempat kejadian. Kasus itu pun tak bisa dipecahkan.

Adegan dari Drishyam

Ending

Vijay membawa keluarganya keluar dari kantor polisi. Warga kota, yang marah atas kekerasan polisi terhadap keluarga Vijay, menggelar protes, dan Vijay hampir menjadi pahlawan di mata masyarakat.

Tapi di adegan terakhir, Vijay datang sendirian ke kuil dan berlutut di depan arca dewa. Ekspresinya bukan kepuasan seorang pemenang, melainkan rasa bersalah dan beban yang begitu dalam. Dia sudah melindungi keluarganya, tapi dia juga tahu apa yang telah dia lakukan. Dia memohon ampun kepada Tuhan, lalu bangkit dan melangkah keluar, menyongsong terik matahari Goa yang cerah.

Kamera perlahan bergerak turun, menembus lantai kantor polisi yang baru itu — di situlah mayat Sam terkubur, tepat di bawah kaki setiap polisi, di bawah bangunan tempat keadilan ditegakkan. Kebenaran ada di sana, tapi tidak akan pernah terungkap.