← Kembali ke beranda

Boarding School

Sebuah sekolah di pegunungan yang khusus menerima anak-anak bermasalah: rangkuman lengkap alur cerita Boarding School, mulai dari Jacob yang dikirim pergi oleh keluarganya, mendapati teman-temannya tewas satu per satu, hingga mengungkap bisnis pembunuhan dan pulang untuk membalas dendam

Judul

Boarding School

Tahun / Durasi

2018 · 111 menit

Genre

Misteri / Horor

Sutradara

Boaz Yakin

Penulis

Boaz Yakin

Rating

Pemeran

Luke Prael (sebagai Jacob Felsen), Sterling Jerins (sebagai Christine Holcomb), Will Patton (sebagai Dr. Sherman), Tammy Blanchard (sebagai Nyonya Sherman/Lynn Adams), Nadia Alexander (sebagai Phil)

Boarding School
Remaja laki-laki berambut pendek duduk di meja makan bersama seorang wanita tua dengan bekas luka di wajahnya Remaja laki-laki berambut pendek berdiri di depan cermin bundar sambil merapikan pakaian bermotif yang dikenakannya Sebuah mobil melintasi jalan sempit yang membentang di atas permukaan air Beberapa anak duduk di ruang kelas yang dilengkapi meja belajar Seorang pemuda dengan bekas luka di wajah berdiri di balik pagar di luar ruangan Seorang pria memegang buku berdiri di depan papan tulis yang penuh tulisan
Peringatan spoiler: Bagian berikut menceritakan alur lengkap, titik balik penting, dan endingnya. Kamu bisa langsung lompat ke bab yang ingin kamu ingat.

Boarding School adalah film thriller misteri horor asal Amerika Serikat yang ditulis dan disutradarai oleh Boaz Yakin, dengan pemeran utama Luke Prael, Sterling Jerins, Will Patton, dan Tammy Blanchard. Film ini tayang terbatas di bioskop Amerika Serikat dan dirilis di platform streaming pada 31 Agustus 2018, dengan durasi 111 menit.

Per 17 September 2026, film ini memiliki rating IMDb 5,9 dari sekitar 4.400 suara.

Teror Malam, Sang Nenek, dan Anak yang Dikirim Pergi

Jacob, dua belas tahun, tinggal di New York bersama ibunya, Isabel, dan ayah tirinya, Davis. Ia takut gelap dan sering terbangun dari mimpi buruk di malam hari; ibunya semakin tidak sabar menghadapi hal ini, sementara ayah tirinya tampak lebih lembut di permukaan. Setelah Feiga, neneknya dari pihak ibu yang belum pernah ia temui, meninggal dunia, Jacob bertemu Tsipi, sahabat lama sang nenek, di pemakaman. Tsipi bercerita tentang pengalaman mereka berdua bersembunyi dari Nazi selama Perang Dunia II: demi menjaga agar orang-orang di tempat persembunyian tetap hidup, Tsipi pernah dipaksa menahan penyiksaan dari seorang tentara Nazi, sementara Feiga meruncingkan giginya dan akhirnya menggigit tentara itu hingga tewas.

Remaja laki-laki berambut pendek duduk di meja makan bersama seorang wanita tua dengan bekas luka di wajahnya

Jacob mewarisi pakaian neneknya dan mulai mengenakan gaun panjangnya, berdandan, serta menari. Ia juga dirundung di sekolah karena kekagumannya pada sang nenek, dan dikeluarkan sementara setelah melawan balik. Ibunya sangat terkejut saat mendapati Jacob mengenakan gaun panjang tersebut. Davis kemudian mengatur agar Jacob dikirim ke sebuah sekolah asrama yang jauh dari kota, khusus untuk anak-anak bermasalah.

Remaja laki-laki berambut pendek berdiri di depan cermin bundar sambil merapikan pakaian bermotif yang dikenakannya

Sebelumnya, Jacob pernah makan malam bersama orang tuanya di rumah Holcomb, atasan Davis, dan di sana ia berkenalan dengan Christine, putri Holcomb. Christine ternyata juga segera dikirim ke sekolah yang sama.

Sekolah di Pegunungan dan Tujuh Murid

Davis mengantar Jacob dengan mobil ke sebuah kediaman terpencil di pegunungan. Sekolah itu dikelola oleh Dr. Sherman dan Nyonya Sherman, sementara urusan sehari-hari ditangani oleh penjaga bernama Claude. Kediaman itu sangat luas, tetapi tidak ada guru atau staf lain, dan muridnya hanya berjumlah tujuh orang.

Sebuah mobil melintasi jalan sempit yang membentang di atas permukaan air

Selain Jacob dan Christine, murid lainnya adalah Phil yang mengalami luka bakar parah, Frederic yang memiliki gejala tic, Elwood yang membutuhkan perawatan orang lain, serta si kembar Lenny dan Calvin. Jacob menjadi teman sekamar Phil. Sementara itu, Christine secara terang-terangan mengejek anak-anak lain dan berusaha menarik Jacob ke pihaknya.

Beberapa anak duduk di ruang kelas yang dilengkapi meja belajar

Seorang pemuda dengan bekas luka di wajah berdiri di balik pagar di luar ruangan

Pendidikan ala Hukuman dan Kematian Frederic

Kurikulum sekolah hampir seluruhnya hanya berisi pembelajaran Alkitab dan pelatihan kepatuhan. Dr. Sherman menyita ponsel anak-anak, menjaga ketertiban dengan hukuman fisik, dan mengaliri pagar di sekeliling kediaman dengan listrik. Anak-anak perlahan menyadari bahwa tempat ini lebih mirip penjara daripada sekolah biasa.

Seorang pria memegang buku berdiri di depan papan tulis yang penuh tulisan

Tidak lama kemudian, Frederic ditemukan tewas tergantung dalam keadaan setengah telanjang di kamar mandi, dengan kondisi yang tampak seperti bunuh diri. Pihak sekolah tidak melapor ke polisi maupun mengizinkan anak-anak lain pergi. Kekacauan akibat kematian itu memberi Christine kesempatan; ia membawa Jacob kabur ke hutan, tetapi keduanya segera tertangkap dan dibawa kembali ke kediaman.

Remaja laki-laki berambut pirang duduk di meja luar ruangan sambil menopang kepalanya dengan tangan

Gadis berambut panjang duduk di samping bebatuan di dalam hutan

Di hadapan Jacob, Dr. Sherman mengungkap masa lalu Christine: ia pernah membunuh kakak laki-lakinya, Timothy, dan ibunya kemudian bunuh diri. Alih-alih membuat Christine menahan diri, kabar ini justru membuatnya semakin menyeret Jacob ke dalam kendalinya.

Pengakuan Christine

Christine membawa Jacob ke kamarnya dan mengakui bahwa kematian Frederic bukan bunuh diri. Ia menghasut Frederic untuk mencoba membatasi napasnya dengan tali, lalu mendorongnya hingga tewas agar bisa menciptakan kekacauan dan memanfaatkan kesempatan untuk kabur. Ia mengancam Jacob dengan rahasia ini agar mau menari bersamanya, lalu menyerangnya dengan gunting; Jacob merebut gunting itu dan berhasil melumpuhkannya.

Gadis berambut panjang dan remaja laki-laki berambut pendek saling menatap di depan jendela kaca berwarna

Dalam pertikaian itu, Christine mengakui bahwa ia menyukai Jacob dan sengaja memancingnya agar bertindak kasar. Jacob tidak melaporkannya kepada pasangan Sherman, tetapi mulai semakin waspada terhadap keanehan yang terus muncul di sekolah.

Kematian Elwood dan Mayat di Ruang Bawah Tanah

Jacob kemudian menemukan Elwood tewas di ranjangnya. Ia menguping pertengkaran pasangan Sherman dan mengetahui bahwa wanita yang mengaku sebagai Nyonya Sherman sebenarnya bernama Lynn Adams, dan Elwood memang dibunuh olehnya. Keduanya bahkan berencana membunuh anak-anak lain pada malam itu juga.

Jacob menyelinap ke ruang bawah tanah dan menemukan mayat Frederic di dalam lemari pendingin, bersama jasad Dr. Sherman dan Nyonya Sherman yang asli. Pria dan wanita yang mengelola sekolah itu ternyata telah mencuri identitas orang-orang yang sudah meninggal tersebut; mereka telah lama menerima bayaran dari orang tua untuk membunuh anak-anak yang tidak lagi ingin mereka besarkan, lalu menyamarkan kematian itu sebagai kecelakaan.

Remaja laki-laki berambut pendek berdiri di samping lemari pendingin yang terbuka di ruangan yang temaram

Nyonya Ramsay, ibu Elwood, datang ke sekolah. Karena sudah tidak sanggup lagi merawat putranya, ia sebelumnya telah membuat kesepakatan dengan Dr. Sherman palsu. Setelah Lynn menikam Nyonya Ramsay hingga tewas, Dr. Sherman palsu balik menyayat leher Lynn dan membunuh Claude sang penjaga, mulai menyingkirkan semua orang yang mengetahui kebenarannya.

Seorang pria menopang dari belakang seorang wanita dengan dada berlumuran darah

Bisnis Pembunuhan dan Kediaman yang Terbakar

Dr. Sherman palsu memberi tahu Jacob bahwa dirinya sudah dibayar untuk membunuh sejak masih remaja. Ia bersiap membakar kediaman itu agar seluruh kematian di dalamnya tampak seperti bencana. Dari situ Jacob juga mengetahui bahwa dirinya dikirim ke sini bukan sekadar untuk memperbaiki perilakunya; Davis berharap agar sekolah ini membuatnya lenyap selamanya.

Dengan mengenakan gaun panjang neneknya, Jacob melawan Dr. Sherman palsu. Ia memukul pria itu hingga tewas menggunakan benda berat, lalu membakar kediaman tersebut. Saat api dengan cepat menjalar, Jacob lebih dulu menyatakan cintanya kepada Christine, namun tetap meninggalkannya di dalam rumah karena telah membunuh Frederic. Ia membawa keluar anak-anak yang selamat seperti Phil dan si kembar, lalu melepas gaun panjang neneknya dan untuk pertama kalinya berdiri telanjang di hadapan anak-anak lain.

Api berkobar hebat di sepanjang lantai dan dinding dalam ruangan

Remaja laki-laki berambut pendek mengenakan pakaian tanpa lengan berwarna gelap menundukkan kepala di bawah cahaya oranye

Setelah petugas pemadam kebakaran tiba, anak-anak yang selamat berkumpul kembali dengan orang tua mereka. Jacob menyadari bahwa ayah Phil juga pernah ingin menyingkirkan putranya lewat sekolah ini, sehingga ia diam-diam memperingatkan pria itu bahwa ia akan menuntut pertanggungjawaban jika Phil kembali disakiti.

Ending

Setelah kembali ke rumah, Jacob berbaring sendirian di kamarnya yang gelap tanpa lampu menyala, dan ia tidak lagi takut akan kegelapan. Di meja makan lantai bawah, Davis roboh setelah meminum anggur yang telah diracuni, membuat Isabel menjerit ketakutan. Jacob tetap berada di lantai atas, mengoleskan darah ke bibirnya sambil tersenyum.

Remaja laki-laki berambut pendek menatap lurus ke depan dengan bekas warna merah tua di sekitar bibirnya

Gambar bekas merah di bibir Jacob disandingkan dengan citra sebelumnya, saat mulut Feiga berlumuran darah setelah menggigit mati tentara Nazi. Film berakhir setelah Davis roboh dan Jacob tidak lagi takut pada kegelapan.