← Kembali ke beranda

47 Meters Down

Krisis kehabisan oksigen 47 meter di bawah laut: Ulasan lengkap 47 Meters Down, dari liburan Lisa dan Kate di Meksiko, jatuhnya kerangkeng besi ke dasar laut, hingga terungkapnya halusinasi akibat narkosis nitrogen dan ending film

Judul

47 Meters Down

Tahun / Durasi

2017 · 89 menit

Genre

Thriller / Petualangan / Horor

Sutradara

Johannes Roberts

Penulis

Johannes Roberts, Ernest Riera

Rating

Pemeran

Mandy Moore (sebagai Lisa), Claire Holt (sebagai Kate), Matthew Modine (sebagai Captain Taylor), Chris Johnson (sebagai Javier), Yani Gellman (sebagai Louis), Santiago Segura (sebagai Benjamin)

47 Meters Down
Dua perempuan berdiri di air laut sambil berpelukan Dua perempuan berbicara dengan dua pria di dermaga tepi pantai Seorang pria membantu dua perempuan memeriksa perlengkapan selam di atas kapal Seorang pria membungkuk di sisi kapal untuk memeriksa kerangkeng yang setengah terendam air laut Sirip hiu di permukaan laut terlihat di depan dua orang yang mengamatinya Dua penyelam bermasker penuh duduk berdampingan di dalam kerangkeng besi
Peringatan spoiler: Bagian berikut menceritakan alur lengkap, titik balik penting, dan endingnya. Kamu bisa langsung lompat ke bab yang ingin kamu ingat.

47 Meters Down adalah film thriller bertahan hidup produksi bersama Inggris dan Amerika Serikat yang disutradarai oleh Johannes Roberts serta ditulis olehnya bersama Ernest Riera. Film ini dibintangi Mandy Moore, Claire Holt, Matthew Modine, Chris Johnson, Yani Gellman, dan Santiago Segura. Film berdurasi 89 menit ini tayang di Amerika Serikat pada 16 Juni 2017 dan di Tiongkok daratan pada 8 Desember pada tahun yang sama.

Hingga 21 September 2026, 47 Meters Down mendapat nilai 5,7 di IMDb dari 66.339 suara. Rotten Tomatoes menghimpun 157 ulasan kritikus dengan tingkat kesegaran 53%, sementara skor penontonnya 36% berdasarkan lebih dari 10.000 penilaian. Tanggapan kritikus berada di sekitar titik tengah, sedangkan penilaian penonton lebih rendah, sehingga sambutan secara keseluruhan cenderung biasa saja.

Liburan di Meksiko dan Ajakan dari Orang Asing

Lisa awalnya berencana berlibur ke Meksiko bersama pacarnya, tetapi mereka putus sebelum berangkat sehingga adik perempuannya, Kate, menemaninya. Lisa menganggap hubungan mereka berakhir karena dirinya kurang menyenangkan dan berharap perjalanan itu dapat mengubah pandangan mantan pacarnya terhadap dirinya. Setelah memergoki Lisa menangis larut malam, Kate mengajaknya ke sebuah pesta di tepi pantai agar ia bisa sejenak melupakan kesedihannya.

Dua perempuan berdiri di air laut sambil berpelukan

Di pesta itu, kedua saudari tersebut berkenalan dengan dua pria setempat, Louis dan Benjamin. Keduanya mengajak mereka mengikuti penyelaman dalam kerangkeng untuk melihat hiu pada hari berikutnya: wisatawan mengenakan perlengkapan selam lalu masuk ke dalam kerangkeng besi yang diturunkan ke bawah permukaan laut dengan derek di kapal agar dapat mengamati hiu putih besar dari dekat. Lisa awalnya menolak, tetapi akhirnya setuju ikut setelah dibujuk Kate.

Dua perempuan berbicara dengan dua pria di dermaga tepi pantai

Kerangkeng Berkarat dan Penyelaman Pertama

Keesokan harinya, Louis dan Benjamin membawa Lisa dan Kate ke kapal tua milik Captain Taylor. Lisa semakin gelisah setelah melihat kerangkeng pengamatan hiu yang berkarat dan peralatan yang seadanya. Taylor bertanya apakah mereka berpengalaman menyelam, lalu keduanya berbohong pernah menyelam agar diizinkan turun ke air. Louis dan Benjamin menyelesaikan penyelaman terlebih dahulu, kemudian tiba giliran Lisa dan Kate mengenakan perlengkapan mereka.

Seorang pria membantu dua perempuan memeriksa perlengkapan selam di atas kapal

Taylor menjelaskan cara memakai alat komunikasi di masker dan pengukur oksigen, lalu menggantung kerangkeng di sisi kapal. Setelah kedua saudari itu masuk, kerangkeng diturunkan hingga sekitar lima meter di bawah air. Awalnya hanya ada air laut dan kawanan ikan di sekitar mereka, sehingga awak kapal bernama Javier menuangkan darah ikan ke laut untuk menarik perhatian hiu.

Seorang pria membungkuk di sisi kapal untuk memeriksa kerangkeng yang setengah terendam air laut

Tak lama kemudian, seekor hiu putih besar muncul di dekat kapal. Lisa dan Kate melihat hiu itu mendekat dari dalam kerangkeng. Meski tegang, mereka juga merasa senang dapat mengamatinya dari dekat.

Sirip hiu di permukaan laut terlihat di depan dua orang yang mengamatinya

Jatuh dari Kedalaman Lima Meter ke Empat Puluh Tujuh Meter

Penyangga derek yang terhubung ke kerangkeng tiba-tiba terlepas dari kapal. Kehilangan penopang, kerangkeng yang membawa Lisa dan Kate terus jatuh hingga ke dasar laut sedalam 47 meter. Benturan menghamburkan pasir dan membuat kerangkeng miring. Mereka masih dapat berkomunikasi satu sama lain, tetapi tidak bisa mendengar suara dari kapal karena berada di luar jangkauan komunikasi.

Dua penyelam bermasker penuh duduk berdampingan di dalam kerangkeng besi

Kate mengambil risiko dengan berenang keluar dari kerangkeng dan naik sampai mencapai kedalaman tempat ia dapat kembali berkomunikasi dengan Taylor. Taylor memberitahunya bahwa Javier akan turun membawa kabel derek cadangan dan memperingatkan mereka agar tidak menjauh dari kerangkeng karena hiu masih berkeliaran di sekitar sana. Setelah Kate kembali ke dasar laut, kedua saudari itu hanya dapat menunggu pertolongan di tengah angka oksigen yang terus menurun dan kegelapan di luar kerangkeng.

Seekor hiu putih besar berenang di samping kerangkeng besi di bawah air

Javier dan Kejatuhan Kedua

Setelah melihat seberkas cahaya senter di kejauhan, Lisa, yang memiliki lebih banyak oksigen, berenang keluar dari kerangkeng untuk mencari Javier. Ia sempat kehilangan arah dalam kegelapan dan terpaksa berlindung di celah bebatuan ketika seekor hiu putih besar tiba-tiba mendekat. Setelah hiu itu pergi, ia terus berenang menuju sumber cahaya, tetapi menyaksikan langsung Javier diserang. Lisa mengambil kabel cadangan dan senapan tombak dari perlengkapan yang ditinggalkan Javier, lalu kembali ke kerangkeng dan memasang kabel itu di bagian atasnya.

Seorang penyelam mengangkat satu tangan di dalam kerangkeng besi dengan gelembung yang terus bermunculan di sekitarnya

Derek di kapal mulai menarik kerangkeng menuju permukaan, tetapi kabel cadangan putus di tengah perjalanan. Kerangkeng kembali jatuh ke dasar laut dan kali ini menindih salah satu kaki Lisa. Kate berenang naik untuk melaporkan keadaan mereka. Taylor berjanji akan menurunkan tabung oksigen baru dan mengatakan bahwa penjaga pantai masih membutuhkan sekitar satu jam untuk tiba. Ia juga memperingatkan bahwa menggunakan tabung kedua di kedalaman tersebut dapat memicu narkosis nitrogen dan halusinasi.

Tabung Oksigen, Senapan Tombak, dan Suar

Taylor menurunkan dua tabung oksigen dan tiga suar. Kate meninggalkan kerangkeng untuk mengambil perbekalan itu. Dalam perjalanan kembali, ia berhasil menghindari seekor hiu, tetapi kemudian diserang saat bergegas menuju kerangkeng. Tabung oksigen jatuh di dekat Lisa, sedangkan Kate menghilang dalam kegelapan dan komunikasi dengannya pun terputus.

Oksigen Lisa hampir habis, sementara kakinya tertindih kerangkeng sehingga ia tidak dapat langsung meraih tabung oksigen. Saat ia berusaha mengambil senapan tombak di dekatnya, pelatuknya tersentuh kerangkeng dan tombak menembus tangannya. Sambil menahan sakit, ia menggunakan senapan itu untuk menarik tabung oksigen lebih dekat dan kembali mendapat pasokan udara setelah mengganti tabungnya.

Lisa kemudian mendengar suara Kate melalui radio. Kate mengatakan bahwa ia masih hidup, tetapi kakinya terluka dan ada hiu di sekitarnya. Lisa mengisi perangkat pengatur daya apung dengan udara dan memanfaatkan daya apung itu untuk sedikit mengangkat kerangkeng. Ia pun membebaskan diri dari palang yang menindihnya, lalu mengikuti sinyal komunikasi untuk menemukan adiknya yang terluka.

Kedua saudari itu memutuskan untuk tidak lagi menunggu di dasar laut. Mereka menyalakan suar untuk mengusir hiu, lalu berenang menuju permukaan sambil mengendalikan kecepatan naik. Saat mencapai kedalaman sekitar 20 meter, Taylor meminta mereka berhenti selama lima menit untuk melakukan dekompresi agar tidak terkena penyakit dekompresi akibat naik terlalu cepat.

Cahaya merah menyinari wajah seorang penyelam bermasker penuh

Dua penyelam mendekati suar yang memancarkan cahaya merah di tengah air laut yang gelap

Satu suar padam, lalu Kate tidak sengaja menjatuhkan suar berikutnya. Setelah Lisa menyalakan suar terakhir, cahaya merahnya menampakkan beberapa hiu di sekitar mereka. Ketika suar hampir habis, keduanya melepaskan sebagian perlengkapan dan berenang sekuat tenaga menuju permukaan. Di tengah perjalanan, seekor hiu menggigit salah satu kaki Lisa, tetapi ia berhasil melepaskan diri dan tetap mencapai sisi kapal bersama Kate. Saat hiu itu kembali mendekat, Lisa memukul matanya sebelum akhirnya ditarik keluar dari air oleh orang-orang di kapal.

Seorang perempuan menopang perempuan lain di permukaan laut

Ending

Setelah naik ke kapal, Lisa menyadari bahwa separuh kakinya telah digigit hingga putus. Ia menunduk untuk memeriksa tangannya yang terluka, tetapi melihat tetesan darah mengambang naik secara tidak wajar, lalu adegan penyelamatan di depan matanya pun runtuh. Sebenarnya ia tidak pernah meninggalkan dasar laut sedalam 47 meter: pertemuannya kembali dengan Kate, proses naik dan melakukan dekompresi, lolos dari hiu, serta naik ke kapal hanyalah halusinasi akibat narkosis nitrogen setelah ia mengganti tabung oksigen.

Dalam kenyataan, Lisa masih tertindih kerangkeng dan Kate tidak pernah kembali ke sisinya. Melalui radio, Taylor memperingatkan bahwa Lisa sedang berhalusinasi dan memberitahunya bahwa penyelam penjaga pantai telah tiba. Tim penyelamat turun ke sisi kerangkeng, mengangkat struktur logam itu, dan menyelamatkan Lisa. Perlahan-lahan Lisa kembali sadar sambil terus memanggil nama Kate. Ia akhirnya menyadari bahwa adiknya telah tewas dalam serangan sebelumnya.

Seorang penyelam menggenggam erat jeruji logam di dalam kerangkeng yang miring