Truth or Dare
Penghinaan di sebuah pesta kelulusan berubah menjadi interogasi mematikan di pondok dalam hutan: ulasan lengkap alur cerita film Inggris Truth or Dare, rekaman yang disembunyikan, dan ending-nya
Judul
Truth or Dare
Tahun / Durasi
2012 · 96 menit
Genre
Thriller / Horor
Sutradara
Robert Heath
Penulis
Matthew McGuchan
Rating
Pemeran
Jennie Jacques (sebagai Eleanor), Liam Boyle (sebagai Paul), Florence Hall (sebagai Gemma), Jack Gordon (sebagai Chris), Alexander Vlahos (sebagai Luke), David Oakes (sebagai Justin), Tom Kane (sebagai Felix)
Truth or Dare (judul rilis di Amerika Serikat: Truth or Die) adalah film thriller psikologis Inggris tahun 2012 yang disutradarai Robert Heath dan ditulis Matthew McGuchan. Film ini dibintangi Jennie Jacques, Liam Boyle, Florence Hall, Jack Gordon, David Oakes, Tom Kane, dan lainnya. Film ini dirilis dalam format video rumahan di Inggris pada 27 Agustus 2012, dengan durasi 96 menit menurut IMDb.
Per 31 Oktober 2026, film ini mendapat nilai 5,6 di IMDb dari 11.605 pengguna. Di Rotten Tomatoes, skor dari kritikus adalah 22% berdasarkan 9 ulasan, sedangkan skor penonton mencapai 29% dari lebih dari 250 penilaian. Tanggapan kritikus dan penonton sama-sama rendah sehingga penerimaan keseluruhannya cenderung negatif.
Penghinaan di Pesta Halloween
Pada pesta Halloween setelah ujian kuliah berakhir, Felix yang pendiam datang sendirian. Chris dan pacarnya, Gemma, Paul dan pacarnya, Eleanor, serta Luke yang mengedarkan narkoba juga berada di pesta itu. Felix menyukai Gemma. Setelah menerima kokain dari Luke, ia memberanikan diri mendekati Gemma, tetapi Gemma menolaknya dengan sopan.

Eleanor memulai permainan truth or dare. Felix memilih truth dan, ketika ditanya dengan siapa ia paling ingin berhubungan seks, menyebut nama Gemma. Chris lalu memukuli Felix. Gemma menghentikan pertengkaran itu, memutuskan hubungan dengan Chris, lalu tetap tinggal untuk menghibur Felix yang terluka.
Undangan Ulang Tahun Membawa Mereka ke Sebuah Rumah Besar
Beberapa bulan kemudian, Gemma, Chris, Paul, Eleanor, dan Luke menerima undangan. Mereka mengira Felix akan mengadakan pesta ulang tahun di rumahnya. Mereka berkendara ke sebuah rumah besar terpencil, tetapi penjaga gerbang bernama Woodbridge justru mengarahkan mereka ke sebuah pondok jauh di dalam hutan.

Yang menunggu mereka di pondok bukanlah Felix, melainkan kakaknya, Justin. Justin pernah bertugas di Afganistan dan berulang kali melontarkan sebutan menghina bagi kaum gay saat berbicara. Pada awalnya, mereka masih menganggap pertemuan itu bagian dari pesta, tetapi kemudian menyadari bahwa Justin telah menguasai keadaan.

Justin Memulai Permainan Lagi
Justin mengatakan bahwa Felix tidak akan datang karena sehari setelah pesta Halloween ia pergi ke pondok itu dan gantung diri. Di saku Felix terdapat kartu pos bertuliskan kata-kata menghina dan “truth or dare”. Justin yakin salah seorang dari mereka menulis kartu itu dan menuntut mereka mengungkapkan kebenaran.
Ketika mereka mencoba melarikan diri, Justin menembak kaki Paul, lalu memaksa Luke mengikat yang lain. Demi menyelamatkan diri, Luke untuk sementara menuruti perintahnya. Gemma, Chris, Paul, dan Eleanor ditahan di dalam pondok, sementara pertemuan yang semula mereka kira pesta berubah menjadi interogasi penuh kekerasan yang dipimpin Justin.


Ujian Cairan Asam dalam Dua Stoples Kaca
Justin memasukkan selang ke tenggorokan Gemma, lalu mengeluarkan dua stoples kaca yang tampak sama. Ia menjelaskan bahwa salah satunya berisi air, sedangkan yang lain berisi asam baterai. Ia memaksa Chris memilihkan satu untuk Gemma. Stoples pilihan Chris ternyata berisi air sehingga Gemma untuk sementara selamat.
Selanjutnya, Justin memasang selang pada Chris dan menyuruh Paul yang terluka menentukan pilihan. Stoples pilihan Paul ternyata berisi asam. Setelah meminumnya, mulut dan tubuh Chris mengalami luka bakar fatal. Paul tidak memilih karena ingin membalas dendam, tetapi Chris tetap tewas di depan mereka semua.


Pistol Luke dan Pelarian Gemma
Jonesy, pemasok narkoba Luke, melacak keberadaan mereka dan tiba di pondok. Justin mematahkan lengan Jonesy, kemudian menyerahkan revolver dengan tiga peluru dan tiga ruang kosong kepada Luke. Ia menyuruh Luke memilih antara menembak Jonesy atau dirinya, lalu memperingatkan bahwa jika Luke menarik pelatuk ke arah Justin tetapi mengenai ruang kosong, Justin akan membunuhnya.
Luke mengarahkan pistol kepada Jonesy dan menembak. Jonesy terkena peluru dan tewas. Ketika perhatian semua orang tertuju pada pilihan ala rolet itu, Gemma melepaskan diri dari ikatannya, kabur dari pondok, lalu berlari sendirian kembali ke rumah besar untuk mencari pertolongan.

Gemma Menemukan Felix di Rumah Besar
Setelah memasuki rumah besar, Gemma mendapati Felix masih hidup. Namun, cedera akibat upaya gantung diri membuatnya lumpuh serta kesulitan menggerakkan tubuh dan berpikir dengan normal. Selama ini Woodbridge merawatnya. Woodbridge mengaku telah menyelamatkan Felix saat itu, lalu menodongkan pistol untuk mencegah Gemma membawanya pergi.
Saat Gemma dan Woodbridge berebut pistol, Woodbridge mengalami luka fatal. Justin kemudian tiba dan mematahkan leher Gemma di depan Felix. Gemma gagal membawa Felix keluar dari rumah besar, sedangkan Justin membawa adiknya kembali ke pondok dan terus mencari tahu tentang kartu pos serta alasan Felix mencoba bunuh diri.

Ending
Luke yang tetap berada di pondok mengaku bahwa dialah pengirim kartu pos itu, tetapi menolak membebaskan Paul dan Eleanor. Eleanor berpura-pura hendak mengisap kokain miliknya, lalu menggigit hingga putus jari kelingking Luke saat ia mendekat. Luke terhuyung mundur, tertusuk alat tajam di dalam pondok, dan tewas. Paul dan Eleanor lalu melepaskan diri dari ikatan, tetapi sebelum sempat pergi mereka berhadapan dengan Justin yang kembali bersama Felix.

Dalam perkelahian, Eleanor menembak bahu Justin, lalu melemparkan sisa stoples berisi asam ke tubuhnya. Wajah dan tubuh bagian atas Justin terbakar, kemudian ia diikat pada sebuah tiang. Paul berlari lebih dahulu ke mobil, sementara Eleanor tetap tinggal untuk menjelaskan bahwa kartu pos itu bukan alasan sebenarnya Felix gantung diri.

Eleanor mengaku bahwa setelah Paul mabuk hingga tidak sadarkan diri di pesta Halloween, ia memaksa Felix melakukan tindakan seksual terhadap Paul dan merekamnya untuk memeras Felix. Felix takut Justin, yang sangat membenci kaum gay, akan menemukan rekaman itu sepulangnya ke rumah. Karena itu, Felix gantung diri sehari sebelum kakaknya pulang. Eleanor meletakkan sebuah granat di tangan Felix, membiarkannya menentukan sendiri tindakan selanjutnya, lalu meninggalkan pondok.
Felix perlahan mencabut pin pengaman granat, dan ledakannya menewaskan dirinya serta Justin yang masih terikat. Eleanor naik ke mobil yang dikemudikan Paul, lalu keduanya meninggalkan kediaman itu; film berakhir saat mereka melaju pergi.