I Spit on Your Grave 2
Dari audisi di New York hingga labirin bawah tanah Sofia: Ulasan lengkap tentang penculikan Katie, pelariannya dari jebakan dikubur hidup-hidup, serta upayanya memburu satu per satu pelaku demi membalas dendam hingga ending
Judul
I Spit on Your Grave 2
Tahun / Durasi
2013 · 106 menit
Genre
Thriller / Horor
Sutradara
Steven R. Monroe
Penulis
Neil Elman, Thomas Fenton
Rating
Pemeran
Jemma Dallender (sebagai Katie Carter), Joe Absolom (sebagai Ivan Patov), Yavor Baharov (sebagai Georgy Patov), Aleksandar Aleksiev (sebagai Nicolay Patov), Mary Stockley (sebagai Ana Patov)
I Spit on Your Grave 2 adalah film thriller horor Amerika yang disutradarai Steven R. Monroe dan ditulis Neil Elman serta Thomas Fenton. Film ini dibintangi Jemma Dallender, Joe Absolom, Yavor Baharov, Aleksandar Aleksiev, dan Mary Stockley. Film yang tayang pada 2013 ini berdurasi 106 menit dalam versi tanpa sensor. Ceritanya tidak melanjutkan karakter dari versi 2010 sehingga film ini merupakan sekuel mandiri.
Per 7 Oktober 2026, film ini mendapat rating 5,7 di IMDb dari 37.028 suara. Delapan ulasan kritikus yang dihimpun Rotten Tomatoes semuanya bernada negatif, sedangkan skor penontonnya mencapai 30%. Tanggapan kritikus dan penonton secara umum cenderung negatif. Kontroversi terutama berpusat pada penggambaran penderitaan korban yang panjang dan kejam, serta kekerasan yang ditampilkan secara gamblang dalam bagian balas dendam.
Tawaran Pemotretan Gratis
Katie Carter datang dari Missouri ke New York dengan harapan menjadi model profesional, tetapi untuk sementara ia hanya bisa bekerja sebagai penyambut tamu di sebuah restoran demi memenuhi kebutuhan hidup. Untuk memperbarui portofolionya, ia menghubungi iklan yang menawarkan jasa pemotretan gratis dan mendatangi studio milik Ivan. Dua saudara Ivan, Nicolay dan Georgy, juga berada di sana. Sejak pertama bertemu, Georgy menaruh perhatian khusus kepadanya.

Setelah pemotretan dimulai, Ivan meminta Katie melepas atasannya. Katie menolak melanjutkan sesi, mengenakan kembali pakaiannya, lalu pergi. Belakangan, Georgy datang ke apartemennya sambil membawa diska lepas berisi foto-foto dan berusaha meredakan ketegangan sebelumnya dengan meminta maaf.

Serangan Malam di Apartemen
Malam itu, Katie terbangun dan mendapati Georgy menerobos masuk ke kamarnya sambil membawa alat perekam. Ia sempat melawan, tetapi Georgy berhasil menaklukkan dan memerkosanya. Jayson, tetangga di sebelah apartemennya, mendengar keributan lalu masuk untuk menghentikan Georgy. Georgy menikam Jayson dengan pisau, kemudian menelepon Ivan dan Nicolay untuk meminta bantuan.

Ketiga bersaudara itu membersihkan jejak di apartemen, lalu Ivan memaksa Katie menelan ketamin. Obat itu membuatnya tak sadarkan diri. Mereka kemudian membawa Katie keluar dari New York, sementara Jayson meninggal di apartemen akibat luka parahnya.

Dibawa ke Sofia
Saat sadar, Katie mendapati dirinya telanjang dan diborgol di samping pipa di ruang bawah tanah. Ivan, Nicolay, dan Georgy bergantian melakukan kekerasan seksual, memukuli, dan menyiksanya. Ia memanfaatkan kesempatan untuk melumpuhkan Georgy lalu melarikan diri dari gedung. Setelah berlari ke jalan, barulah ia menyadari bahwa dirinya berada di kota yang asing. Polisi setempat membawanya ke kantor polisi, tempat Detektif Kiril memberitahunya bahwa ia berada di Sofia, ibu kota Bulgaria.

Setelah mencatat kesaksian Katie, Kiril menyerahkannya kepada Ana, yang mengaku berasal dari pusat penanganan krisis pemerkosaan. Katie meminta dibawa ke Kedutaan Besar Amerika Serikat, tetapi Ana justru membawanya kembali ke ruang bawah tanah rumah keluarga Patov. Ana ternyata ibu Nicolay dan Georgy sekaligus ibu tiri Ivan. Selama ini, ia membantu para pria dalam keluarganya mengendalikan para korban.

Peti Jatuh ke Saluran Pembuangan
Valko, teman keluarga Patov, datang ke ruang bawah tanah dan menyiksa serta melakukan kekerasan seksual terhadap Katie dengan alat kejut listrik. Setelah itu, Ivan kembali memukulinya. Mereka memasukkan Katie ke dalam peti kayu bersama kalung salib dan alat kejut listrik, menggali lubang di ruang bawah tanah, lalu menguburnya hidup-hidup. Mereka mengira tanah akan menutupi kematiannya sepenuhnya.
Namun, tanah di bawah peti itu tiba-tiba amblas sehingga Katie dan petinya jatuh ke sistem drainase bawah tanah. Setelah berhasil membebaskan diri, ia menyusuri terowongan untuk mencari jalan keluar. Di tengah perjalanan, ia menemukan pakaian lama untuk menutupi tubuhnya dan akhirnya tiba di sebuah gereja di dekat sana.

Pastor Dimov memergoki Katie mencuri makanan di gereja dan menyadari bahwa ia telah mengalami kekerasan. Tanpa menanyakan detailnya, ia memberi Katie makanan, air, pakaian bersih, dan Alkitab agar Katie dapat memulihkan tenaganya untuk sementara di gereja.

Meninggalkan Kedutaan, Kembali ke Bawah Tanah
Katie berjalan sampai ke depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, tetapi tidak masuk. Ia kembali lagi ke gereja, dan Dimov bersedia terus membantunya. Saat pergi, Katie membiarkan Alkitab terbuka pada bagian tentang pembalasan. Dari situ, Dimov menyimpulkan bahwa Katie belum berniat segera pulang ke negaranya, melainkan hendak memburu para pelaku.
Katie menyelinap ke rumah Ana untuk mencuri uang, membeli pakaian, pisau, dan perlengkapan lain, kemudian kembali ke saluran pembuangan yang sudah dikenalnya dan menjadikannya lokasi penyergapan. Ia mulai mengamati kegiatan keluarga Patov sambil menunggu kesempatan untuk memancing mereka menjauh satu per satu.

Nasib Georgy dan Nicolay
Katie terlebih dahulu memasukkan salib ke dalam kopi Georgy untuk memancingnya masuk ke saluran pembuangan, lalu menggantungnya di dinding. Ia melukai Georgy dan mencemari lukanya agar infeksi perlahan merenggut nyawanya. Khawatir Katie terus membalas dendam, Dimov menghubungi Kiril. Baru saat itulah sang detektif mengetahui bahwa Katie masih hidup dan menyadari Ana tidak melindunginya setelah membawanya pergi.

Berikutnya, Katie memasukkan obat ke minuman Nicolay di kelab malam. Ketika merasa tidak enak badan, Nicolay bergegas ke toilet. Katie mengikutinya dan menekan kepalanya ke dalam kloset hingga ia tewas kehabisan napas. Sementara itu, Kiril dan Dimov mulai mencari Katie dengan harapan dapat menemukannya sebelum ia menuntaskan seluruh aksi balas dendamnya.

Valko, Ana, dan Ivan
Setelah melihat Katie di gereja, Valko mengejarnya hingga ke ruang bawah tanah. Katie memukulnya dengan batu sampai tersungkur, mengikatnya pada rangka ranjang logam, lalu menyiksanya dengan alat kejut listrik yang pernah ia gunakan dan berbagai alat lain. Pada akhirnya, Katie menyambungkannya ke aliran listrik hingga ia tewas tersengat.

Setelah mengetahui rumahnya kemalingan, Ana juga ditangkap Katie. Katie mengikatnya di saluran pembuangan dan memaksanya menyaksikan Georgy tewas akibat infeksi lukanya. Sesudah itu, Katie menaklukkan Ivan, mengikatnya di atas meja, lalu meremukkan testisnya dengan ragum. Jeritan Ivan dan Ana bergema jauh ke dalam terowongan dan menjadi petunjuk bagi Kiril untuk menemukan mereka.

Ivan mengakui bahwa Ana bukan ibu kandungnya. Ana pernah diperkosa oleh ayah Ivan, dan dari peristiwa itulah Nicolay serta Georgy lahir. Setelah itu, Ana tidak hanya tetap tinggal bersama keluarga tersebut, tetapi juga ikut terlibat dalam kejahatan ketiga bersaudara itu terhadap Katie. Karena itu, Katie menganggap Ana juga bertanggung jawab.

Ending
Petunjuk dari Dimov membawa Kiril ke pintu masuk saluran pembuangan. Ia mengikuti teriakan Ivan dan Ana hingga masuk ke ruang bawah tanah, lalu melihat Katie sedang menahan keduanya. Kiril mengacungkan pistol dan menyuruh Katie berhenti sambil berusaha membujuknya agar menyerahkan perkara itu kepada polisi.

Saat perhatian Katie teralihkan, Ivan melepaskan diri dari ikatannya lalu mencekik leher Katie dari belakang. Kiril menembak Ivan hingga tewas dan menghentikan serangan tersebut. Ia tidak mengejar Katie yang pergi dan meminta maaf karena sebelumnya telah menyerahkannya kepada Ana. Ana menjadi satu-satunya kaki tangan keluarga Patov yang masih hidup dan kemudian ditangkap Kiril.
Katie akhirnya keluar dari saluran pembuangan dan kembali mendatangi Kedutaan Besar Amerika Serikat. Kali ini ia masuk untuk mencari perlindungan. Film berakhir setelah ia terbebas dari kendali keluarga Patov.