Below Zero
Pembajakan mobil tahanan di jalan yang membeku dan pengejaran main hakim sendiri: Mengulas lengkap perjalanan polisi Martín mengawal enam narapidana, tuntutan pembajak untuk menyerahkan Nano, hingga terungkapnya kebenaran tentang gadis yang hilang
Judul
Below Zero
Bajocero
Tahun / Durasi
2021 · 106 menit
Genre
Aksi / Thriller
Sutradara
Lluís Quílez
Penulis
Fernando Navarro; Lluís Quílez
Rating
Pemeran
Javier Gutiérrez (sebagai Martín Salas), Karra Elejalde (sebagai Miguel García), Luis Callejo (sebagai Ramis), Patrick Criado (sebagai Nano), Isak Férriz (sebagai Montesinos)
Below Zero adalah film laga thriller Spanyol yang disutradarai oleh Lluís Quílez dan ditulis olehnya bersama Fernando Navarro. Film ini dibintangi oleh Javier Gutiérrez, Karra Elejalde, Luis Callejo, Patrick Criado, dan Isak Férriz. Film berdurasi 106 menit ini tayang pada 29 Januari 2021.
Per 2 Oktober 2026, film ini mendapat nilai 6,2 di IMDb berdasarkan 23.296 penilaian. Di Rotten Tomatoes, skor dari kritikus adalah 86% berdasarkan 7 ulasan, sedangkan Popcornmeter dari penonton berada di angka 55% dengan lebih dari 100 penilaian. Persentase ulasan positif dari kritikus tergolong tinggi, sementara penilaian penonton umum berada pada tingkat menengah.
Penguburan di Hutan dan Pengawalan Malam Hari
Larut malam, seorang pemuda yang terluka melarikan diri di dalam hutan, tetapi ia segera tertangkap oleh orang yang mengejarnya. Pengejar itu berulang kali menanyakan keberadaan seorang perempuan. Karena pemuda tersebut tidak dapat menjawab, ia kemudian didorong ke dalam lubang yang sudah disiapkan dan dikubur hidup-hidup. Untuk sementara, film tidak menjelaskan identitas keduanya.

Setelah dipindahkan ke kantor polisi baru, Martín Salas menerima tugas pertamanya, yaitu mengemudikan mobil tahanan bersama polisi senior bernama Montesinos untuk memindahkan enam narapidana ke penjara lain pada malam hari. Saat menggeledah mereka, Montesinos sengaja mempermalukan para narapidana, tetapi Martín turun tangan dan mencegahnya terus menggunakan kekerasan.

Enam Narapidana dan Jalan Raya Berkabut Tebal
Keenam narapidana ditempatkan di sel terpisah di dalam mobil tahanan. Mereka terdiri dari Ramis, Golum, Rei, Pardo, Mihai, dan Nano yang masih muda. Sebuah mobil polisi yang membawa dua petugas mengawal mobil tahanan dari depan.

Setelah konvoi memasuki kabut tebal, mobil tahanan kehilangan kontak visual dan radio dengan mobil di depannya. Ranjau paku di jalan memaksa mobil tahanan berhenti mendadak. Montesinos turun untuk memeriksanya, lalu tidak lagi memberikan respons. Martín tetap berada di dalam mobil untuk menghubungi rekan-rekannya sambil mengawasi keadaan di dalam sel.

Penyergapan di Jalan dan Sel Tahanan yang Terbakar
Martín turun untuk mencari Montesinos dan menemukannya tergeletak sambil berdarah. Ia juga melihat mobil polisi pengawal sudah terguling dan dua petugas di dalamnya telah ditembak. Seorang penembak yang bersembunyi di hutan menembaki Martín. Martín membalas hingga magasinnya kosong, lalu tertembak di kaki dan terpaksa kembali ke mobil tahanan.

Seorang narapidana yang diam-diam telah melepaskan borgol mencoba menguasai Martín, tetapi Martín untuk sementara berhasil menahan mereka dengan pistol kosong. Penyerang menuangkan bensin ke dalam dua sel melalui ventilasi lalu membakarnya. Martín membuka pintu sel untuk menyelamatkan para tahanan, tetapi Pardo tetap tewas dalam kebakaran. Narapidana lain berhamburan keluar dari sel dan bergumul dengan Martín di tengah api, asap, dan kekacauan.

Nano Diminta Diserahkan dan Mobil Tahanan Lepas Kendali
Melalui radio, penyerang memberi tahu semua orang bahwa pistol Martín sudah kehabisan peluru dan mengajukan satu-satunya syarat: serahkan Nano, maka yang lain akan dibiarkan hidup. Untuk menjauhkan dirinya dari penyergapan itu, Nano menuduh Mihai sebagai dalangnya lalu membunuhnya. Ketika semua orang memperebutkan kunci milik Martín, Nano menelan kunci tersebut. Ramis dan yang lain kemudian melumpuhkan Martín serta mengurungnya bersama Nano di salah satu ujung kabin. Saat itulah Ramis mengenali Martín sebagai mempelai pria di sebuah pesta pernikahan tempat ia pernah tampil, dan Martín akhirnya juga mengingatnya.

Penyerang yang memperkenalkan diri sebagai Miguel masuk ke ruang kemudi, mematikan pemanas, lalu membawa mobil tahanan pergi. Rei masuk ke ruang penyimpanan di bawah mobil dan berusaha membongkar panel yang menuju ke luar. Montesinos kemudian sadar. Di dalam mobil yang ditinggalkan Miguel di hutan, ia menemukan sepucuk pistol, foto gadis hilang bernama Soledad, dan kliping berita terkait, lalu mengendarai mobil itu untuk mengejar mobil tahanan. Ia menembaki ruang kemudi, tetapi Miguel memaksanya keluar dari jalan hingga tewas dalam kecelakaan. Ketika mobil tahanan berbelok tajam, Rei juga tewas tertusuk batang sekrup panjang di ruang penyimpanan.

Martín mendesak Nano untuk menjelaskan mengapa dirinya menjadi sasaran. Nano mengaku tidak tahu apa-apa dan hanya mengatakan bahwa Chino, yang disebut Miguel, adalah teman yang tumbuh bersamanya sejak kecil. Dari situ, Martín menyadari bahwa kejadian di hutan, gadis yang hilang, dan pembajakan mobil tahanan ini saling berkaitan.
Mobil Tenggelam di Danau Beku dan Tiga Orang Lolos
Saat fajar, Miguel membawa mobil tahanan ke atas permukaan danau yang membeku, lalu menembaki es di sekeliling kendaraan agar mobil itu perlahan tenggelam. Setelah ia pergi, air es terus membanjiri kabin. Martín memberi tahu Ramis bahwa mobil itu memiliki pintu keluar darurat lain, sehingga Ramis melepaskannya. Martín, Ramis, dan Nano memanjat keluar melalui pintu tersebut, sedangkan Golum tewas di dalam mobil akibat suhu dingin ekstrem.

Ramis menarik Martín yang tercebur kembali ke permukaan es lalu memberinya pertolongan pertama. Nano melarikan diri lebih dahulu. Martín tidak mencegah Ramis pergi, dan keduanya berpisah di tepi danau. Sementara itu, Miguel berjaga di dekat sana dan terus mencari Nano.

Ending
Martín berjalan ke desa terdekat dan menemukan Miguel sedang menembaki Nano yang bersembunyi dari tempat yang lebih tinggi. Miguel menjelaskan bahwa ia dahulu juga seorang polisi. Putrinya yang berusia tiga belas tahun, Soledad, menghilang setelah pergi ke pekan raya bersama seorang teman. Nano dan Chino membuatnya mabuk, melakukan kekerasan seksual dan menyiksanya hingga tewas, lalu menyembunyikan jenazahnya. Polisi tidak dapat menjerat mereka karena kekurangan bukti, sehingga Miguel melakukan penyelidikan sendiri. Ia menangkap Chino dan memaksanya mengungkap tempat jenazah itu dikubur, tetapi Chino tidak mengetahui jawabannya. Orang yang dikubur hidup-hidup pada bagian pembuka film adalah Chino.
Martín tidak membiarkan Miguel langsung membunuh Nano. Keduanya bergumul memperebutkan senapan gentel, dan Martín akhirnya merebut senjata itu. Miguel tetap mengejar Nano dan memukulinya, tetapi Martín tiba dan menghentikannya. Ketika melihat helikopter penyelamat mendekat, Nano mengira dirinya sudah selamat. Ia lalu mengejek Miguel bahwa Miguel tidak akan pernah menemukan jenazah putrinya, sehingga secara tidak sengaja mengungkap keterlibatannya sendiri dalam kejahatan tersebut.

Martín terlebih dahulu menembak kaki Nano hingga terluka, lalu menembak tangannya untuk memaksanya mengungkap lokasi jenazah Soledad. Nano akhirnya mengatakan bahwa jenazah itu dikubur di dalam sumur sebuah peternakan, dan tim penyelamat kemudian tiba. Di akhir film, Martín kembali ke kantor polisi, mengosongkan lokernya, lalu keluar dari gedung sambil membawa barang-barang pribadinya. Film tidak menjelaskan lebih lanjut ke mana ia pergi setelah meninggalkan kantor polisi.
